Apa sajakah tips sahur yang cocok untuk anak kost?

Dilihat 1,31 rb • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Menjadi perantauan di tanah orang ketika bulan Ramadan memang selalu meninggalkan cerita tersendiri. Homesick, merindukan kampung halaman dan keluarga ketika berbuka dan sahur pasti terjadi kepada sebagian besar anak rantau yang mengadu nasib dan mengejar toga di seberang pulau atau di provinsi tetangga. Ketika jauh dari rumah, selain suasana, masakan ibu memang selalu menjadi hal yang paling dirindukan. Anak-anak kost hanya bisa masak seadanya di dapur umum, membeli makan yang hanya itu-itu saja dan terkadang harga tidak sesuai dengan rasanya, dan mie instan sebagai andalan. Maka dari itu, dikenal kata ‘perbaikan gizi’ setiap kali anak-anak kost pulang ke kampung halaman.


Sahur bagi anak kost tidak pernah jadi perkara mudah, karena tidak semua warung makan buka saat sahur dan memasak sendiri makanan untuk sahur sangatlah merepotkan, terutama ketika dapur yang disediakan oleh rumah kost sangat tidak memadai dan tidak nyaman. Maka, tips sahur yang seperti apakah yang dibutuhkan oleh para anak kost agar tetap kuat saat menjalankan ibadah puasa? Tips sahur anak kost tentu saja sangat berbeda apabila dibandingkan dengan rumah tangga biasa, dengan anggaran biaya yang jauh berbeda pula.


tips sahur



Tips Sahur Sehat dan Murah untuk Anak Kost

Satu masalah yang sering terjadi bagi anak-anak perantau kebanyakan adalah uang kiriman bulanan yang terkadang telat datang dan jumlahnya pas-pasan. Untuk menghindari gali lubang tutup lubang, maka olahlah setiap rupiah yang masuk dan jangan habiskan terlalu berlebihan untuk makanan dan minuman, di bulan Ramadan sekalipun. Ada banyak cara untuk bertahan di bulan Ramadan dengan uang yang pas-pasan tanpa perlu menderita dan meminjam mie instan ke penghuni kamar sebelah.


Sebagai mantan anak kost, berikut ini saya berikan beberapa cara untuk mendapatkan sahur yang murah dan cukup sehat, sekaligus menghemat uang bulananmu. Ikutilah cara-cara berikut ini:


  •  Hindari membeli air minum botolan/kemasan terus menerus. 

 Memang sebotol air yang kamu beli di Indomaret atau Alfamart hanya seharga 4.500 perak, tapi hitung saja apabila kamu membelinya setiap hari, berapa total uang yang kamu keluarkan hanya untuk air minum? Apalagi di bulan Ramadan kita harus meminum banyak air putih, sebotol air tidak mungkin cukup untuk berbuka dan sahur. Belilah galon air, memang sedikit mahal di awal, tapi selanjutnya kamu akan menghemat uang bulananmu. Satu galon air isi ulang biasanya sekitar 3.000-7.000 Rupiah dan akan bertahan setidaknya seminggu apabila dikonsumsi oleh 2 orang. Akan lebih hemat lagi apabila kamu urunan untuk membeli air galon bersama beberapa temanmu. Berikut ini saya berikan perbandingan pengeluaran pembelian air minum kemasan dan galon:

Sebut saja 1 botol perhari dengan harga 4.500. Maka dalam seminggu: 7 x 4.500 = 31.500

Dalam sebulan: 4 x 31.500 = 126.000

Bandingkan jika kamu menggunakan galon air:

Pembelian pertama: 50.000

Isi ulang per minggu sebut saja 5.000, maka dalam sebulan setelah pembelian pertama 3 x 5.000 = 15.000

Total: 50.000 + 15.000 = 65.000

Dan pada bulan selanjutnya, kamu hanya akan mengeluarkan 20.000-40.000 Rupiah untuk urusan air minum


  •  Sediakan makanan cepat saji yang sehat dan murah 

Cepat saji memang selalu menjadi andalan anak kost. Perlu diketahui bahwa makanan cepat saji yang tersedia tidak hanya mie instan. Kamu bisa mencoba oatmeal untuk sahur dan divariasikan sesuka hati, bisa menggunakan susu milo atau telur. Selain lebih sehat, oatmeal juga bagus untuk pencernaan, terutama bagi mereka yang ingin diet saat puasa Ramadhan karena tinggi akan serat. Meskipun demikian, menyediakan stok mie instan juga bukanlah pilihan yang buruk. Selain itu, kamu juga bisa menyimpan abon, sarden kalengan siap makan, kornet, dan bubur instan.


Jika kamu punya rice cooker di dalam kamarmu, jangan lupa untuk beli beras dan masaklah nasi sebelum beranjak tidur. Untuk lauknya kamu bisa menggunakan makanan instan kalengan yang telah disebutkan sebelumnya atau gunakan masakan siap saji dalam bungkusan terbaru keluaran Indofood. Ada beberapa macamnya, saya pernah mencoba semur daging dan opor ayam, rasanya sama sekali tidak buruk dan porsinya cukup banyak untuk dua kali makan. Jika memilih alternatif ini, kamu bisa menggunakannya untuk makan malam dan sahur sekaligus, aman!


tips sahur



  •  Penolong ketika telat bangun sahur 

Tips sahur anak kost memang spesial. Tidak ada orang tua yang akan membangunkan kita ketika sudah masuk waktu sahur, dan terbangun ketika bel imsak sudah berbunyi bukanlah hal yang baru lagi. Alhasil, kita terpaksa hanya meminum air putih sebanyak dan secepat mungkin, dan niat sahur. Untuk menyelamatkan saat-saat genting seperti ini, selalu sediakan minuman semacam Energen, susu kental manis, oatmeal buah instan, atau biskuit. Meskipun tetap tidak mengenyangkan, setidaknya mangandung gizi dan kalori yang cukup untuk membantumu mengikuti pelajaran di kampus atau menghadapi setumpuk pekerjaan di kantor.

Kalau kamu suka makan roti, maka roti gandum juga bisa menjadi pilihan yang baik untuk ‘sahur yanng terburu-buru’. Kamu bisa memakannya dengan mentega dan mesis, keju, hingga saus sambal. Sereal juga bisa menjadi alternatif, namun karena kedua makanan ini tidaklah semurah yang lainnya, maka pastikan terlebih dahulu bahwa uang yang kamu miliki masih akan bertahan hingga waktu kiriman yang selanjutnya dari orang tuamu.



tips sahur

  •  Masak makananmu sendiri 

Kalau kamu memang bisa memasak dan dapur di kostanmu sangat memadai, maka tidak ada salahnya untuk memasak sendiri makanan sahurmu. Jangan masak untuk dirimu sendiri dan ajak juga teman-teman kostmu. Kalian bisa urunan membeli bahan makanan dan memasaknya bersama, dengan demikian kamu akan menghemat tenagamu, waktu, dan uang. Tidak perlu memasak makanan ‘wah’ seperti opor dan makanan bersantan lainnya, masak saja tumisan sayur (kangkung, bayam, sawi, kol) dan telur dadar atau tempe.

Jika kamu tidak memiliki banyak bahan makanan, maka kau bisa membuat makanan berkuah seperti sayur sop atau sayur asem dengan nasi hangat untuk sahur. Lebih mengenyangkan, lebih hemat, lebih banyak, aman!


Sebisa mungkin, hindari mengonsumsi nasi dengan MSG seperti Royco dan Masako, atau nasi dengan kecap dan kerupuk untuk sahur karena gizinya sangat tidak baik, dan makanan-makanan tersebut hanya akan menjadi racun di dalam tubuhmu. 

Jika kamu ingin memasak sendiri makananmu namun dapurmu tidak memadai, kamu bisa menggunakan rice cooker untuk memasak apa saja; menggoreng telur, membuat sup ayam, nasi tim, bubur. Namun menggunakan rice cooker akan memakan waktu cukup lama, maka pastikan kau bangun setidaknya dua jam sebelum imsak agar tidak terburu-buru. Dulu saya pernah merebus dada ayam menggunakan rice cooker dan memakan waktu kurang lebih 45 menit, sekitar 20 menit lebih lambat dibandingkan menggunakan kompor biasa.



Memang kehidupan sebagai anak rantau di tanah orang tidak mudah, tidak ada ibu yang akan menyiapkan segala kebutuhan kita, memasak untuk kita, dan membantu kita ketika sedang dalam kesulitan. Tapi percayalah, kamu harus bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk berkembang, menjadi dewasa, dan merasakan secara langsung seperti apa kerasnya dunia yang sesungguhnya. Semoga tips sahur ini bermanfaat, dan selamat Ramadan!


Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang