Apa sih yang membuat harga lukisan mahal? Apa yang dilihat pembeli pada lukisan itu?

Dilihat 28,1 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Lukisan adalah suatu karya seni yang dihasilkan dari goresan warna pada kertas, kanvas, ataupun dinding. 


Karya seni ini susah menarik banyak peminat karena harga lukisan biasanya tergolong mahal. Lagipula hanya orang-orang tertentu yang bisa menikmati keindahan gambar yang disajikan dalam lukisan tersebut. Ada beberapa aliran lukisan tertentu yang harga penjualannya sangat tinggi. 


Namun, ada juga dimana lukisan terlihat biasa saja, hanya karena nama senimannya sudah mendunia, lukisan tersebut akan masuk dalam daftar lukisan termahal


lukisan


Saya akan menjawab pertanyaan terakhir lebih dulu. 


Anda tidak perlu memahami apa yang ingin disampaikan sang seniman. Seni adalah tentang ekspresi. Seorang seniman mengekspresikan dirinya sendiri lewat kanvas (atau kertas) dengan mengikuti aturan tertentu dari komposisi dan warna, dll. Begitu si seniman telah mengekspresikan dirinya sendiri, proses seninya pun berakhir. 


Saat seorang seniman memajang lukisan, ia suka melihat apa yang orang mungkin dapatkan dari karyanya. Terserah kepada kita untuk menginterpretasikan lukisan dengan cara kita sendiri. Saya rasa itulah sebabnya mengapa seni dianggap sebagai cermin masyarakat, karena seperti cermin, lukisan juga mampu merefleksikan kepribadian anda.


Ini membawa saya ke pertanyaan kedua. Saat pembeli melihat sebuah lukisan untuk menerjemahkannya dengan cara mereka sendiri, terkadang mereka jatuh cinta dengan apa yang mereka lihat jika lukisannya menggambarkan keadaan pikiran mereka dengan tepat, dan itulah sebabnya mereka siap menghabiskan puluhan juta rupiah untuk sebuah karya seni. 


Di waktu lain, mereka merasa terhubung dengan gaya ekspresi sang seniman, dan mereka pun mulai mengoleksi hasil karya seniman tersebut (sayangnya, ada pembeli tertentu yang membeli karya seni hanya untuk simbol status. Terkadang juga hanya untuk mencocokkan lukisan dengan warna tembok rumah mereka).


Untuk menjawab pertanyaan pertama anda. Dikatakan bahwa saat anda membeli sebuah karya seni, anda membeli bagian dari jiwa seniman tersebut. Para seniman jutawan ini spesial karena satu alasan. Mereka mendedikasikan hidup mereka demi seni. Dan begitulah adanya! Mereka semua datang dari latar belakang ekonomi, gaya hidup, dan pendidikan seni yang berbeda. 


Beberapa seniman meninggalkan rumah di usia 12-13 tahun untuk meresapi dunia seni. Beberapa seniman menderita karena depresi dan menemukan kedamaian lewat seni. Beberapa orang berjuang untuk membebaskan negara mereka lewat lukisan. Dan itulah tepatnya makna sebuah seni. Seni bukanlah sekedar hiburan atau media pesan sosial. Menyelesaikan sebuah lukisan butuh banyak waktu serta memasukkan perasaan pelukis di dalamnya tidaklah mudah. 


Hidup sang seniman habis demi memberikan perasaan yang melampaui hasrat duniawi. Milyaran rupiah dari harga sebuah lukisan adalah untuk merayakan kehidupan mereka dan bukan sekedar lukisan itu sendiri. Harga itu adalah untuk merayakan kerja keras dan dedikasi mereka terhadap seni dan usaha konstan mereka untuk mengembangkan masyarakat melalui hasil karya mereka.


lukisan terbagus


Pelukis dengan Lukisan Termahal 


Berikut ini adalah daftar pelukis ternama yang terkenal dengan harga lukisan termahal :


1. Michelangelo (1475 - 1564)


Tak pelak lagi, tokoh terdepan dalam seni visual dalam sejarah adalah budayawan besar masa Renaissance, Michelangelo. Bukan kepalang briliannya selaku pelukis, pemahat dan arsitek, meninggalkan hasil karya yang mempesona tiap orang yang melihatnya selama lebih dari empat abad. Karyanya secara mendalam mempengaruhi perkembangan seni lukis dan pahat Eropa sesudahnya.


2. Leonardo da Vinci  (1452 - 1519)


lukisan terkenal


Leonardo dikenal dengan lukisannya ''Last Supper" dan "Monalisa" yang tak ternilai harganya. Mungkin dialah manusia genius yang paling brilian yang pernah hidup di planit bumi ini. Tokoh berasal dari Itali ini adalah seniman kelas tinggi dan termasyur karena bakat dan reputasinya, tidak saja ahli melukis, dia adalah seorang arsitek, sastrawan, musisi dan pematung. 


Dalam buku catatannya banyak sketsa penemuan-penemuan modern, misalnya masalah pesawat terbang dan kapal selam, namun banyak ide idenya tidak dapat dilaksanakan. Karya karya lukisan artistiknya tidak sampai dua puluh lima jumlah yang masih tertinggal.



3. Rembrandt Van Rijn (1606 - 1669)  


Lukisan Rembrandt van Rijn lainnya yang berjudul "Penjaga Malam" dibuat tahun 1642 dan sangat terkenal. Lukisan setinggi 12 kaki dan panjang 14 kaki. Lukisan itu mengenai Penjaga Malam sekelompok penduduk kota Amsterdam yang digambarkan sebagai para pengawal Kapten Frans Banning Cocq.


Rembrandt Harmenszoon van Rijn lahir di Leiden, Belanda pada hari Sabtu, 15 Juli 1606. Rembrandt adalah seorang pelukis warga negara Belanda dan dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Belanda bahkan Éropa. Kontribusinya dalam seni berada dalam masa kejayaan Golden Dutch Golden Age.



4. Paul Cezanne (1839 - 1906)


cara melukis


Cezanne adalah pelukis Perancis yang hidup pada masa Post Impresionisme. Karyanya merupakan peralihan dari konsep seni abad 19 menuju kebebasan mutlak seni pada abad 20. Jiwanya yang inovatif dan selalu melakukan perubahan tercermin pada karyanya, pemberontakan terhadap paham impresionisme yang saat itu sedang populer. 


Hal ini menjadi inspirasi seniman pembaharu seperti gaya kubisme Picasso, meskipun gaya Cezanne sendiri belum bisa disebut kubisme. Karyanya juga menginspirasi seniman fauvisme. Bagi kalangan seni modern pada abad 20, Cézanne adalah bapak konsep kesenian modern. Pablo Picasso memanggilnya "Bapak bagi kita semua". 



5. Claude Monet (1840 - 1926)


Pelukis warga negara Perancis ini penganut aliran impresionisme. Awal April 1851 Monet memasuki sekolah Le Havre. Ia segera terkenal dengan karikatur-karikatur carchoalnya. Pada Juni 1861 Monet bergabung dengan pasukan Resimen I Kavaleri Ringan Afrika di Aljazair selama dua tahun dari tujuh tahun masa wajib militer. Kemudian Claude Monet kembali ke dunia lukisan, yakni bergabung dengan studio Charles Gleyre di Paris, dan kemudian bertemu Pierre-Auguste Renoir, Frederic Bazille, dan Alfred Sisley. Mereka bersama mengembangkan teknik baru dalam seni rupa dengan melukis berdasarkan efek-efek pantulan cahaya yang ditangkap mata, konsep dasar awal dari aliran Impresionisme yang kita kenal. 



6. Pierre Aguste Renoir (1841 - 1919)


Pada tahun 1862, belajar melukis secara profesional ke Atelier Gallery, dan bergabung dengan pelukis-pelukis Claude Monet, Camille Pissarro, dan Paul Cezanne. Dia pun dianggap sebagai pelopor aliran impresionis.


Menjelang usia 60 tahun Renoir menderita lumpuh karena serangan radang sendi, sehingga tak bisa menggerakkan tangannya secara kuat dan bebas. Dalam kondisi seperti itu dia terus melukis, dengan gerakan lengan yg serba terbatas, dia terus menyesuaikan sentuhan-sentuhan kuas dengan gaya lukisan yang lebih bebas. Sebelum wafatnya pada 3 Desember 1919, Renoir berhasil menyelesaikan lukisan terakhirnya, “The Nymps”. 



7. Vincent Van Gogh (1853 - 1890)


lukisan termahal

 

Van Gogh pernah bekerja pada sebuah perusahaan penjual karya seni, sebagai guru, dan sebagai misionaris di wilayah pertambangan yang sangat miskin. Ia baru menjadi seniman pada tahun 1880. 

Mulanya karya-karyanya menggunakan warna-warna yang suram. Ketika dia tinggal di Aries Paris terpengaruh oleh gaya impresionisme dan post impresionisme, warna-warna lukisammya lebih cerah dan gaya lukisannya unik dan mudah dikenali. Termasuk karya seni yang terbaik, paling terkenal, dan paling mahal di dunia. Van Gogh dianggap sebagai salah satu pelukis terbesar dalam sejarah seni Eropa.



8. Gustav Klimt (1862 - 1918) 


Gustav Klimt adalah seorang pelukis Austria beraliran simbolisme, lahir 14 Juli 1862 kemudian wafat 6 Pebruari 1918, Ia adalah anggota aktif dan paling terkenal dari gerakan Art Nouveau Wina (Vienna Secession). Sebagian besar karyanya dipajang di Vienna Secession Gallery. 


Karya-karya besarnya termasuk lukisan, mural, sketsa, dan obyek-obyek seni lainnya. Subyek utama Klimt adalah wanita, dan karya-karyanya menunjukan erotisme dan kecantikan. Gambar-gambarnya dengan pensil, yang berjumlah sangat banyak, dianggap sebagai peninggalan terbaiknya. 



9. Edvard Munch (1863 - 1944) 


"The Scream" sebuah lukisan karya pelukis ekspresionis Norwegia, Edvard Munch. Kisah seorang yang ketakutan menjerit dengan latar belakang cakrawala yang berwarna merah darah dan dataran biru gelap kehitaman dalam lukisan Edvard Munch berjudul "The Scream" 1893, Galeri Nasional, Oslo.  


Sebagaimana halnya dengan banyak karya lainnya, Munch juga melukis beberapa versi untuk lukisan berjudul The Scream. Salah satu dicuri pada tahun 1994 dan lainnya pada tahun 2004. Kedua lukisan yang dicuri ini akhirnya dapat ditemukan kembali. 


The Scream(1893) awalnya disebut Despair, lukisan paling terkenal Munch, dianggap sebagai ikon penggambaran penderitaan dan merupakan salah satu bagian dari seri yang disebut The Frieze of Life, di mana Munch mengeksplorasi tema kehidupan, cinta, takut, kematian, dan kesedihan. Diduga Munch sedang mengalami depresi berat saat mengerjakan lukisan ini seperti dituliskannya dalam catatan hariannya mengenai latar belakang pembuatan The Scream.

 


 10. Pablo Picasso (1881 - 1973)


Gaya seni Picasso dikagumi karena imajinasinya, vitalitasnya dan kepercayaannya terhadap dunia luar. Dia merupakan tokoh utama dalam seni modern dan tokoh central dalam perkembangan "Kubisme" dan dia juga ternama karena kebrilianan otak serta kemampuan tekniknya. 


Sepanjang usianya dia sudah mencipta lebih dari 20.000 hasil seni yang mencengangkan. Mungkin tak ada pelukis dalam sejarah yang sanggup melakukan karya dengan kualitas begitu tinggi dengan banyak cara dan gaya. Karyanya selalu mencapai harga tinggi, karena itu dia menjadi orang yang amat kaya raya.


lukisan pablo picasso

Itulah beberapa pelukis dengan karyanya yang terkenal dan mampu membuatnya menjadi lukisan termahal di dunia. Jadi, tak banyak orang yang rela merogoh kocek dalam untuk membeli sebuah lukisan. 


Namun, bagi pecinta lukisan, tentunya mereka paham bagaimana dan lukisan yang cocok dibayar dengan harga tinggi dan hal apa yang harus dipertimbangkan dalam membeli lukisan. Fokus tiap orang dalam memandang lukisan pun berbeda, sehingga penilaian seperti apa lukisan yang bagus itu tidak terlalu jelas. Semoga jawaban yang telah saya berikan dapat membantu anda.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang