Apa strategi pemasaran dibalik handphone "Xiaomi"?

Dilihat 3,33 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Xiaomi pada awalnya memulai sebagai perusahaan software yang didirikan pada April 2010 oleh eks-CEO Kingsoft Lei Jun, menciptakan kustomisasi ROM baru berbasis Android milik Google. MIUI, ROM yang diciptakan timnya, merangkak naik dan mencapai kesuksesan besar yang kemudian ditransfer ke banyak perangkat. Di tahun 2014 MIUI bisa diunduh dan diinstal ke lebih dari 200 perangkat dalam bahasa Inggris dan Cina, bahkan non-developer pun bisa dengan mudah menginstal MIUI ke handphone mereka menggunakan MIUI Express APK. Pada akhir tahun 2013 Xiaomi telah memiliki lebih dari 30 juta pengguna MIUI di seluruh dunia! Sangat luar biasa untuk sebuah perusahaan yang masih muda!


Pendiri dan CEO, Jun Lei dianggap sebagai "Steve Jobs-nya Cina". Fakta yang paling menarik adalah bahwa Xiaomi juga disebut sebagai "Apple-nya Cina". Xiaomi melakukan ekspansi di tahun 2012, Xiaomi mengirimkan 7,2 juta smartphone dan di tahun 2013 angkanya meningkat menjadi 18,7 juta. Juga, di kuartal pertama tahun 2014, Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 11 juta smartphone, yang jauh lebih banyak daripada yang mereka lakukan sepanjang tahun 2012. Permintaan terus meningkat karena harganya yang murah dan spesifikasi hardware yang tinggi. Xiaomi telah melanjutkan ekspansinya keluar Cina dengan menyewa Hugo Barra (mantan eksekutif android Google) yang tugasnya mencari pasar baru untuk ekspansi. Penjualan telah dimulai di luar negeri seperti Malaysia, Filipina, India, Indonesia, Thailand, Vietnam, Rusia, Turki, Brasil dan Meksiko.


Xiaomi tidak terbatas hanya pada handphone. Xiaomi juga mengelola perangkat selain mobile phone. Smart TV, Power Bank, Router Wi-Fi, Tablet, pita dan casing adalah barang-barang yang dibuat Xiaomi. Xiaomi telah mengirimkan lebih dari 60 juta unit di akhir tahun 2014. Bahkan dengan basis fans internasional mereka yang besar dan popularitasnya yang besar, bisa dilihat jika Xiaomi dapat bertahan dalam kompetisi dan seberapa besar kemampuan gaya pemasaran mereka dalam pasar yang lebih dewasa.


Tentang Xiaomi -- Bagaimana Xiaomi menjadi startup yang paling bernilai di seluruh dunia

Keuangan sebesar $1,1 milyar di Desember 2014 membuat Xiaomi menjadi startup paling bernilai di seluruh dunia meninggalkan Uber di urutan kedua. Nilai terkini dari Xiaomi lebih dari $46 milyar melampaui Uber sebanyak $6 milyar. Kembali ke beberapa tahun sebelumnya dan melihat pada tahun 2011, Facebook berada di posisi teratas dengan nilai sebesar $50 milyar, yang lebih banyak daripada nilai terkini Xiaomi tapi Facebook sejak itu berubah menjadi Perseroan Terbatas dan Xiaomi meluncur di posisi pertama dalam kategori perusahaan yang didanai pribadi.


Lei dengan hati-hati membangun image Steve Jobs bahkan dalam cara berpakaian dengan memakai jins dan baju hitam dan sangat ambisius dalam menciptakan brand-nya menjadi satu dari Top 500 Perusahaan Terbaik Dunia. Mengawali dengan stabil pada pasar Cina tanggal 6 April 2010, Xiaomi dengan cepat mengencangkan pencapaiannya pada pasar smartphone Cina dan skenario terbarunya mengatakan bahwa Xiaomi adalah pembuat smartphone terbesar ketiga di seluruh dunia.


Seperti yang disebutkan sebelumnya, perusahaan yang baru saja didirikan 5 tahun lalu di tahun 2010 itu telah mengambil alih pasar mobile raksasa kembar Samsung dan Apple di Cina. Semuanya ini menjadi mungkin karena strategi pemasaran mereka yang unik yang menawarkan hardware kualitas tinggi dengan harga murah yang tertanam di dalam handphone-nya. Diharapkan sekitar 500 juta smartphone akan terjual hanya di Cina pada tahun 2015, yang akan menjadi tiga kali lipat lebih banyak daripada yang terjual di Amerika Serikat. Hingga saat ini, perusahaan telah mengumpulkan 6 tahap pendanaan untuk ekspansi dan perencanaan pengembangan produknya. Xiaomi sekarang adalah pembuat smartphone terbesar ketiga di dunia disusul oleh Lenovo dan LG di urutan keempat dan kelima. Samsung dan Apple memegang posisi pertama dan kedua berurutan.


Mengapa Cina mengeluarkan iPhone dari negaranya?

Ini adalah alasan-alasan mengapa Cina beralih ke Xiaomi dan iPhone mulai keluar dari sana.

  • Xiaomi mengungguli brand mobile lainnya dalam penjualan
  • Para pengguna Xiaomi dapat mengirim file ke smartphone lainnya menggunakan Bluetooth, sedangkan pengguna Apple tidak bisa
  • MIUI milik Xiaomi jauh lebih dapat dikustomisasi ketimbang UI milik Apple
  • iOS Store milik Apple memiliki banyak app yang dijual dengan harga yang mahal sedangkan Xiaomi gratis di Playstore (contohnya Ankidroid adalah sebuah aplikasi yang harganya 1500 INR untuk Apple, sedangkan gratis untuk pengguna Xiaomi dan android)
  • Xiaomi bekas dapat dijual lebih tinggi daripada harga maksimum retail-nya sedangkan Apple tidak bisa seperti itu
  • Handphone Xiaomi memiliki nilai uang terbesar di pasaran
  • Diatas semua itu, Apple jauh lebih mahal daripada Xiaomi

Terjawab sekitar 3 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang