Apa tanda dari sakit gigi yang parah untuk masuk ke UGD?

Dilihat 383 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

    sakit gigi

Kita sering mendengar bahwa sehat itu mahal harganya. Jumlah uang yang harus dikelurkan untuk menyembuhkan penyakit kita tidaklah sedikit, dari pelayanan dokter serta untuk menebus obat. Selain itu, sakit juga menghambat berbagai aktifitas kita sehari-hari. Tentu saja tak ada yang senang ketika sakit. Hal ini juga berlaku untuk sakit gigi.

Walaupun terlihat sepele, sakit gigi tidak bisa dibiarkan begitu saja. Meskipun ada beberapa cara mengobati sakit gigi dengan meminum obat sakit gigi untuk menghilangkan rasa sakit tak terkira yang ditimbulkan. Ada beberapa kasus ketika sakit gigi tidak bisa disembuhkan dengan obat sakit gigi saja, melainkan harus ditangani langsung oleh dokter gigi.

Namun apa yang terjadi ketika kita mengalami sakit gigi yang parah dan harus ditangani saat itu juga? Apakah dengan membawanya ke UGD di rumah sakit hal yang benar? Akan dijelaskan lebih lanjut di dalam artikel ini mengapa datang ke UGD itu bukanlah hal yang baik dan apa yang harusnya anda lakukan.


Perawatan yang di berikan di UGD


UGD (Unit Gawat Darurat) merupakan salah satu bagian di rumah sakit yang menyediakan pelayanan bagi pasien menderita sakit dan cedera yang dapat mengancam kelangsungan hidupnya. Di UGD dapat ditemukan dokter dari berbagai spesialisasi dan sejumlah perawat serta asisten dokter. Biasanya asisten dokter dan perawat akan memeriksa serta memberikan penanganan pertama pada penyakit yang diderita sebelum ditindaklajuti oleh dokter spesialis yang bersangkutan.

Namun jika itu bersangkutan dengan sakit gigi, adakah dokter spesialis gigi yang akan menanganinya?


    perawatan gigi oleh dokter


Kebanyakan (hampir semua) UGD tidak memiliki spesialis gigi. Kebanyakan yang dilakukan UGD adalah memberikan sedikit obat sakit dengan resep, setelah pemeriksaan umum. Karena memang begitulah cara kerja Unit Gawat Darurat, yaitu melakukan diagnosis umum dan diberikan pertolongan cepat yang sementara untuk mengurangi dampak luka atau cidera. Setelah melakukan perawatan, dokter biasanya hanya akan memberikan pengobatan yang berhubungan dengan penahan rasa sakit.

Ini mungkin baik dan bisa dijadikan pertimbangan bila anda benar-benar memerlukan pertolongan gawat darurat dengan gigi anda. Bukan karena kerusakan pada gusi atau kerusakan mahkota gigi, melainkan kerusakan gigi akibat kecelakaan atau cidera fisik lainnya. Selebihnya, dianjurkan untuk membuat perjanjian dengan dokter gigi anda sebelum kerusakan dan sakit gigi anda menjadi sangat parah.


Pengalaman dan Pendapat Pribadi


Di tempat aku bekerja kami hanya memberikan sedikit obat sakit gigi saat kamu di UGD, tapi sepertinya akan sekuat dengan yang kamu punya di lemari obatmu. Kami sepertinya akan memberi saran kalau kamu harus menghubungi dokter gigi. Saya hanya tahu satu RS di daerahku yang ada dokter gigi, tapi dia MD/DDS. Dia khusus di rekonstruksi wajah, dan tidak akan datang ke UGD untuk lihat gigimu.

Saya sangat menyarankan tidak pergi ke UGD untuk sakit gigi. Sepertinya akan jauh lebih baik untuk menghubungi dokter gigi untuk mendapatkan resep untuk obat sakit sampai kamu bisa ketemu dengannya. Kamu akan dapat obat dengan cepat, akan lebih murah, dan anda tetap akan harus ketemu dokter gigi. UGD bukan klinik gigi.


Kesimpulannya, cegahlah sebelum terlambat. Datanglah ke dokter gigi secara rutin, atau berkonsultasi kepada dokter gigi terdekat anda tentang sakit gigi anda. Atau jika anda merasa anda bisa menahan rasa sakit, anda bisa melakukan pengobatan sementara.

Terjawab 8 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang