Apa yang bisa dilihat oleh penderita katarak?

Dilihat 411 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Supaya orang bisa melihat dengan jelas, mata harus transparan kepada cahaya. Permukaan pertama untuk fokus cahaya pada mata adalah permukaan terluar. Kornea. Struktur lain yang memfokuskan cahaya adalah lensa. Otot kristalin menjadi rileks ketika mata melihat sesuatu yang jauh. Ketika obyek mendekat, otot ini mulai bekerja supaya fokus. Jadi lensa pada mata melakukan "perbaikan" fokus.

Katarak adalah pengabutan pada lensa. Cahaya tidak menembus kabut sehingga kualitas pandangan berkurang. Karena lensa berada di dalam mata, dan teknik operasinya belum berumur lebih dari 100 tahun, dalam sejarah manusia, seseorang yang lahir dengan katarak, atau yang mendapatinya seiring umur bertambah, pada akhirnya mengalami kebutaan.

Tahap awal pembentukan katarak, perubahan ketajaman pandangan tidak berasa. Tapi, seiring waktu, katarak melebar dan menutupi lebih banyak cahaya. Orang yang terjangkiti harus melihat sesuatu lebih dekat, sampai pada titik tidak ada lagi yang bisa dilihat. Pandangan kabur seperti kacamata yang di olesi vaselin.

Pada awal pengembangan operasi pengambilan lensa, mata yang dioperasi akan kehilangan lensa sepenuhnya. Mata tersebut tetap bisa menerima cahaya dan memerlukan kaca mata tambahan untuk melihat dengan normal. Sampai pada akhirnya ada lensa buatan, mata yang di operasi diberi lensa tersebut. Hal spesial tentang lensa buatan ini adalah mengoreksi kesalahan optik pada mata sehingga tidak memerlukan kaca mata lagi. Jadi orang yang rabun dekat seumur hidupnya bisa memiliki pandangan normal. Tapi karena lensa ini bukan benda hidup, dia tidak bisa merubah bentuk ketika obyek mendekat.

Tapi orang lebih memilih salah satu matanya memiliki rabun dekat, supaya mereka bisa membaca, sedang mata lainnya melihat obyek jauh. Pengalaman pribadiku, pada 10 tahun yang lalu katarak kecil terdeteksi di pusat lensa mata kiriku, mpandanganku tidak berkurang, tapi semakin lama makin kabur dan aku pergi untuk membeli kacamata, setiap semester aku harus menambah jumlah minus dikacamata sampai akhirnya tidak bisa lagi melihat di mata kiriku.

Inilah kekurangan dari memakai lensa kontak ketika setelah di operasi mata ku tetap melakukan koreksi selama berbulan-bulan, jadi aku harus tetap memakai lensa kontak selama 44-6 minggu setelah operasi. Kamu bisa melakukan tes sederhana dengan melubangi kardu dan cobalah melihat sesuatu dijalanan, jika matamu payah akan terlihat bedanya.

Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang