Apa yang di rasakan bila kita dibesarkan oleh orang tua penderita schizophrenia?

Dilihat 2,28 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ibu saya di diagnosa menderita penyakit bi polar ,Lalu tak lama setelah itu ibu saya di diagnosa dengan schizophrenia setelah saya menyelesaikan SMA.


Cara yang mudah untuk menjelaskan apa yang saya alami setelah diagnosa tersebut itu adalah seperti berlari lari di dalam lingkaran emosi yang tidak berhenti . Emosi yang di rasakan itu adalah Kebingungan , Ketakukan , Kesedihan , Muak , Malu , Kasihan , Kemarahan , Cemburu , Toleransi , Kesabaran , Kaget , Bersyukur , dan Harapan . Setelah itu kembali lagi ke Kebingunan , ketatukan dan seterusnya .


Kebingunan

Apa yang anda rasakan apabila anda dan adik anda datang ke ibu anda sendiri , dan tiba tiba dia mengaku bahwa dia telah di ikuti oleh CIA dan FBI. Dia juga mengaku bahwa ruang keluarga kita sudah di pasangi oleh alat alat pelacak.Dia percaya bahwa saat dia tidur , banyak orang melihat nya dia tidur .Rasanya anda pasti kebingunan. Apa yang anda lakukan? Anda tau bahwa ibu anda itu salah , tapi bagaimana cara menenagnkan Ibu anda? Pasti yang ada di pikiran anda itu adalah kebingunan . Hal yang biasanya di lakukan adalah bawa Ibu anda ke dokter


Ketakukan

Pertama tama ibu anda di bawa ke Dokter , dan lama lama kelamaan ke Psikitiaris , Setelah itu anda harus memberitahu ibu anda bahwa ibu anda di diagnosa dengan schizophrenia . Lalu dokter anda berkata kepada anda bahwa schizophrenia itu tidak bisa di sembuhkan dengan pengobatan atau terapi apapun . Tapi dokter masih berkata anda masih bisa mengurus ibu anda dengan beberapa teknik teknik yang tersedia dan di ketahui oleh ahli yang menangani pasien schizophrenia . Dokter menghimbau bahwa hidup anda tidak akan bisa menjadi sama seperti yang dulu lagi karena kondisi baru yang di alami oleh ibu anda . Ibu anda tidak lagi bisa mengurus anda dan anda harus mengurus diri anda sendiri . Tak hanya itu bahkan anda harus mengurus ibu anda. dan masih banyak lagi hal yang akan berubah setelah ibu saya mengidap schizophrenia


Kesedihan

Setelah anda merasa ketakukan dan setelah anda bisa memikarkan orang lain yaitu ibu anda dengan kondisi baru nya ini . Anda menyadari bahwa ibu anda tidak bisa hidup seperti normal lagi , Tidak seperti orang yang kehilangan tangan atau kaki , Tapi ibu anda itu benar benar tidak bisa melakukan apa apa dan tidak berdaya untuk melakukan apapun , Hal ini sangat menyedihkan bagi anda .


Muak

Setelah melawati rasa ketakutan dan kesedihan , dan setelah melewati masa masa yang luar biasa menekan mental anda . Setelah beberapa hari anda harus memandikan ibu anda karena dia sendiri menolak untuk di mandi sendiri . Tak hanya itu kondisinya memarah sehingga anda harus memberikan dia makan , karena dia menolak untuk memakan dan bahwa memakai baju . Semua sikap nya menjadi seperti anak kecil lagi . Misalnya , uang yang dia miliki itu di belanjakan untuk coklat , Minuman keras , dan kebutuhan kebutuhan yang tidak penting lainnya , sedangkan kita masih mencari uang untuk membayar sewa rumah kita . Dia mulai berbohong dan menutup nutupi perilakunya agar dia bisa melakukan ini semua . Semua ini membuat anda muak dengan ibu anda sendiri . Walaupun terdeangar durhaka , tapi memang inilah kenyataan yang pahit mengenai orang yang menderita schizophrenia .


Malu

Anda mulai merasa malu membawa ibu anda berjalan jalan di depan publik , anda merasa tidak memiliki ibu anda yang sungguhan atau ibu yang anda pernah kenal . Anda merasa anda membawa orang yang memiliki pasien gangguan jiwa jika anda pergi ke lingkungan publik . Anda jadi tidak lagi pergi ke tempat umum bersama ibu anda lagi , kecuali apabila keberadaan ibu anda itu sangat di perlukan . Anda jadi harus terpaksa memanggil polisi dan ambulans apabila ibu anda mulai bertingkah di depan umum . Lama kelamaan , orang orang di sekitar anda mulai mengenal anda dan ibu anda , karena sangat sering menarik perhatian. Anda mulai mendapatkan ucapan ucapan seperti "Saya turut berbela sungkawa atas kondisi ibu anda"


Marah dan Cemburu

Anda mulai sadar , tak hanya diri anda yang merasa kashian , tapi juga orang lain juga merasa kasihan kepada diri saya . Saya mulai sadar bahwa  masa kecil saya yang seharusnya di habiskan oleh orang tua saya yang indah dan tanpa beban harus hilang kerena kondisi ibu saya sekarang . Sering kali pikiran itu muncul dan rasa yang di radakan itu adalah rasa cemburu karena sayang nya , saya tidak bisa menjalani hidup yang tanpa beban yang seperti orang lain jalani . Saya masih harus berjuang dan mengurus ibu saya yang sejujurnya sangat memuakkan untuk di urus .Anda juga cemburu kepada orang lain karena sebagai remaja , orang lain tidak perlu menaruh makanan di atas meja dan tidak perlu mengurus dan menghadapi cobaan yang sangat besar ini .


Toleransi dan kesabaran

Ya memang hidup itu tidak adil , Tapi tidak hanya untuk diri saya juga , Ada banyak orang lain yang merasa kelaparan secara tidak manusiawi . banyak anak yang tidak memiliki orang tua sama sekali dan harus menfkahi hidup nya dari awal , dan tidak memiliki rumah dan atap untuk melindunginya saat hujan atau dari panas nya teriak matahari tanpa ada orang yang peduli kepada kondisi mereka .Setelah anda menyadari banyak hal ini terjadi , anda jadi menyadari bahwa ibu anda itu ada di samping anda dengan kondisi nya itu bukan karena untuk menjatuhkan mental anda , tapi Untuk suatu alasan yang lebih besar dari pada  yang anda kira . Misalnya saja , saya merasa saya sudah bisa mengatur waktu dan uang dengan baik dalam banyak dan berbagai kondisi . Memang semuanya itu sulit , tapi mengapa kita tidak mengambil hal yang positif saja?


Apresiasi dan Rasa Syukur

Setelah anda merasa bahwa hidup anda itu tidak sepenuhnya di landa dengan kesedihan , Anda mulai sadar dengan keindahan hidup setiap orang , dan keunikan hidup setiap orang . Anda sadar bahwa tak hanya  anda saja yang menderita . Tapi juga Ibu anda juga sangat menderita di dalam pikirannya sendiri . Anda sadar bahwa memang ini lah kondisi yang harus di lalui oleh anda dan juga ibu anda . Anda mulai menghargai hal hal kecil yang ada pada diri anda . Anda jadi lebih sensitif dengan perasaan orang lain , anda jadi lebih bisa menyediakan pelayanan kepada banyak orang yang membutuhkan .


Ketakukan dan Harapan

Semua perasaan ini membuat anda merasakan emosi yang sangat poetik setiap hari nya . harapan bahwa ibu anda memiliki kekuatan untuk melewati semua tantangan dan cobaan yang melanda akibat kondisi ini . Anda sadar bahwa semua ini hanyalah bagian dari hidup anda yang untuk dan tidak bisa di jalani oleh orang lain . Ketakukan di sisi lainnya , berbisik kepada anda setiap malam. Bagaimana jika hari esok itu ibu anda tidak membaik . Bagaimana jika kondisi nya memburuk dan tidak membaik . Bagaimana jika.....

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang