Apa yang dimaksud dengan ejakulasi dini?

Dilihat 1,15 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Ejakulasi Dini atau ED. Ejakulasi dini merupakan disfungsi seksual yang paling sering terjadi pada pria, dan kadang pada wanita, di seluruh dunia. Ejakulasi dini bahkan lebih sering terjadi dibandingkan disfungsi ereksi. Dan ejakulasi dini juga merupakan hal yang paling sering diabaikan dan tidak benar - benar dipahami. Seringkali penanganan ejakulasi dini dilakukan dengan bantuan Dr. Google dan ke tukang obat yang sudah mengintai.


Definisi dari ejakulasi dini. Seringkali, inilah awal mula dari masalahnya. Sampai saat ini, masih belum ada definisi ejakulasi dini yang disetujui bersama oleh seluruh para ahli. Baik Komunitas Internasional untuk Pengobatan Seksual maupun Klasifikasi Internasional mengenai penyakit memberikan definisi yang hanya berhubungan dengan penggunaan stopwatch sebagai alat pendiagnosanya. 


Organisasi yang pertama mengatakan bahwa ejakulasi dini adalah ejakulasi dalam waktu kurang dari satu menit setelah melakukan hubungan seksual, sedangkan yang satu lagi mengatakan dalam waktu 15 detik sudah bisa disebut ejakulasi dini. Bagi saya, hanya menggunakan waktu dalam mendefinisikan ejakulasi dini berarti melewatkan poin utamanya.


Menurut saya definisi yang tepat untuk ejakulasi dini adalah "Ketidakmampuan untuk mengendalikan waktu ejakulasi secara terus menerus yang menyebabkan kebutuhan seksual dari salah satu pihak menjadi tidak terpenuhi". Bagaimanapun juga, dalam prakteknya saya percaya seorang pria mengalami ejakulasi dini jika dia mengatakannya kepada saya, ketika dia menganggap bahwa waktu ejakulasinya merupakan masalah. 


Cara mengatasi ejakulasi dini. Hanya ada tiga cara yang layak dilakukan dalam menangani ejakulasi dini. 

  • Perubahan tingkah laku. Hal ini membutuhkan latihan dan bantuan dari konsultan seks mungkin berguna. Pada dasarnya cara ini mengenai belajar untuk menyadari titik balikmu ketika kamu mengetahui bahwa jika rangsangan seksual terus berlanjut melewati titik tersebut, kamu akan mengalami ejakulasi. Pada titik itu kamu menghentikan seluruh rangsangan dan menenangkan diri sebelum memulai kembali. Banyak pria yang mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak mampu melakukan hal ini dan saya menghargai kebenaran dari sudut pandang mereka. 
  • Penggunaan anestesi. Biasanya berbentuk krim atau gel seperti Emla atau Promescent. Uji klinis menunjukkan bahwa cara ini cukup efektive. Dimana kamu menggunakan gel tersebut adalah hal yang penting dan saya bisa membantumu kalau kamu membutuhkannya.
  • Obat antidepresan. Cara ini juga cukup efektif dalam mengatasi ejakulasi dini. Memang ada efek sampingnya tapi biasanya rasio manfaat / resikonya masuk akal. 

Kalau kamu mengalami masalah dengan ejakulasi dini dan kesulitan untuk menemukan solusi yang tepat, saya bisa membantumu.


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang