Apa yang dipikirkan orang Asia Tenggara yang lain mengenai Indonesia?

Dilihat 647 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tak seperti Thailand, yang notabene merupakan negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah, negara kita Indonesia memang memiliki sejarah perjuangan melawan kolonialisme yang amat panjang. Sempat dijajah oleh negara Eropa seperti Inggris dan Belanda hingga 350 tahun, setelah itu masih harus diduduki oleh negeri matahari terbit, Jepang, yang meski hanya seumur jagung, namun benar-benar menghabisi negeri ini. Yah, ini memang bukan sebuah sejarah yang membanggakan, namun tentunya ada hal khusus mengenai Indonesia dimata dunia yang menarik negara-negara asing tersebut untuk datang ke sini, baik di masa lalu, maupun masa sekarang.


Di era modern ini, banyak sekali warga Indonesia yang merasakan kekecewaan terhadap negara mereka sendiri sehingga banyak orang yang ingin pindah dan menetap di negara lain, bahkan memiliki keluarga di sana, dan tak ingin kembali lagi. Jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah seperti Thailand, mungkin Indonesia memang tidak ada apa-apanya. Tapi, tahukah Anda bahwa Indonesia memiliki banyak sekali potensi atau mungin Anda sudah melupakannya? Miris, namun memang pada faktanya di masa kini rakyat Indonesia sendiri bahkan pemerintah sendiri yang mengabaikan potensi tersebut.


Di bawah ini saya akan membahas bagaimana Indonesia dimata dunia.


Potensi Indonesia dimata dunia


Salah satu potensi yang cukup mampu menakuti negara-negara lainnya adalah fakta bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini memiliki pertahanan nasional dan kekuatan militer yang menakjubkan. Saat ini, Indonesia berada di peringkat ke dua belas dalam daftar negara dengan kekuatan militer terkuat di dunia. Di antara negara Asia Tenggara, negara kita tentunya tergolong superior karena tak ada yang menandinginya. Andai saja pemerintah lebih memperhatikan kekuatan militer negara, lalu dana yang dialirkan pun tidak dikorupsi dan tidak ada krisis ekonomi di Indonesia, tentunya peringkat ini bisa naik dan bukan tidak mungkin jika Indonesia bisa menyaingi Jepang atau India yang masuk ke dalam sepuluh besar dalam peringkat tersebut. Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki seratus juta penduduk produktif yang layak untuk bergabung dengan tim militer dan maju perang. Dan sejauh ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki lima ratus penduduk yang terdaftar sebagai pasukan aktif fan empat ratus penduduk yang terdaftar sebagai pasukan cadangan. Jika jumlah ini bertambah, sangat mungkin bagi Indonesia untuk memperkuat pertahanan negara.




Potensi yang amat menonjol yang dimiliki Indonesia, tentunya tak lepas dari bidang pariwisata. Dengan ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke, Indonesia memiliki banyak sekali keindahan alam yang mempesona mulai dari laut, pantai, hingga pegunungan. Belum lagi tempat-tempat wisata buatan seperti taman bermain atau water park, dan tak lupa situs-situs bersejarah yang bahkan masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia seperti Candi Borobudur. Meski mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam dan konflik ISIS sedikit banyak menimbulkan stereotip buruk sehingga mempengaruhi jumlah wisatawan yang datang, pariwisata di Indonesia masih sangat menarik bagi turis yang datang.


Daya tarik wisata Indonesia tak terpaku hanya pada tempat-tempat indah atau bersejarah yang dapat dikunjungi, namun juga pada pesona budaya yang beragam dan tentunya kuliner. Tak hanya bagi turis, bahkan meski warga negara Indonesia yang mungkin lama tinggal di luar negeri, mereka pasti tetap merindukan hal-hal yang dianggap 'Indonesia banget' tersebut. Walau untuk negara Asia Tenggara yang masih menjadi primadona pariwisata adalah Thailand, negeri Gajah Putih, bukan tidak mungkin suatu saat Indonesia akan menyainginya. Dilihat dari jumlah tempat wisata yang ada juga ragam budaya yang dimiliki, Indonesia tentunya menang telak mengingat wilayah NKRI sangat luas berkali-kali lipat dari negara Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah tersebut. Yang masih kurang dari negara kita ini adalah pengelolaan dan marketing yang bagus untuk mempromosikan pariwisata negara. Dengan promosi yang baik, amat memungkinkan bagis Indonesia untuk menjadi bintang pariwisata di Asia Tenggara, bahkan di Asia menyaingi Jepang dan Korea Selatan.




Indonesia dijajah di masa lalu bukanlah tanpa alasan dan alasan paling utama adalah fakta bahwa negeri ini adalah sebuah negeri yang amat sangat kaya dengan berbagai sumber daya. Karena Indonesia dimata dunia begitu kaya terutama akan sumber daya alam, itulah yang menarik mereka untuk datang di masa lalu. Meski pada prosesnya negara ini malah dijajah dan itu merupakan sejarah mengerikan, kini kita sudah merdeka dan berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun kekayaan tersebut masih kita miliki, buktinya Indonesia kini menduduki peringkat ke tujuh dalam daftar negara produsen gas alam terbesar di dunia. Ingat tambang emas Freeport yang sempat ramai di berita dulu? Freeport juga bukti nyata kekayaan Indonesia karena merupakan tambang emas terbesar di dunia.


Tak hanya itu, karena kaya akan budaya dan aspek wisata, negara kita ini bahkan mendapat julukan 'Heaven Earth' atau yang kurang lebih berarti surga di bumi lah ya. Saking kayanya, Indonesia memiliki kadal terbesar di dunia yaitu komodo dan juga bunga terbesar di dunia yaitu bunga Rafflesia Arnoldi. Lalu, kita juga memiliki Danau Toba yang diakui sebagai danau terbesar di Asia Tenggara dan tak lupa Candi Borobudur yang merupakan candi Budha terbesar yang ada di seluruh dunia. Selain itu banyaknya hutan yang masih alami, terutama di daerah Kalimantan membuat Indonesia digadang-gadang sebagai paru-paru dunia. Sebutan ini diberikan oleh Amerika Serikat dan Singapura setelah melihat banyaknya hutan di Kalimantan yang dirasa harus dilindungi. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, wajar Indonesia dijuluki sebagai negara maritim. Indonesia juga memiliki banyak sekali pantai dan disebut-sebut sebagai negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Panjang garis pantai di Indonesia bisa mencapai 85.000 kilo meter secara total.




Terlepas dari berbagai potensi yang diakui dunia, sayangnya Indonesia masih kurang bisa mengelola dan menghargai semua kekayaan tersebut. Banyaknya korupsi dan buruknya pemerintah membuat di sisi lain Indonesia dipandang buruk dimata dunia. Hal ini juga menyebabkan warganya tidak betah untuk tetap tinggal di Indonesia. Fakta yang paling miris adalah bahwa negeri kita ini terkenal sebagai negara terkorup di dunia. Terlebih lagi konflik antar agama atau suku juga merusak perdamaian yang ada. Lama sudah waktu berlalu semenjak Sumpah Pemuda dan rasanya kini 'Bhinneka Tungal Ika' hanya tinggal sebuah semboyan yang makna tak begitu dimaknai oleh rakyat. Walau tak sedikit orang yang masih menghargai perbedaan, namun konflik-konflik yang ada menyorot Indonesia dan ini membuat nama Indonesia di mata internasional menjadi buruk. Jika kita bisa bersatu demi Indonesia dan mengesampingkan semua ego, Indonesia sebenarnya adalah sebuah negara yang penuh potensi dan bisa disegani oleh dunia.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang