apa yang kamu lakukan ketika kapal musuh menyerang?

Dilihat 824 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Seperti dengan hal-hal lain dari waktu ke waktu telah berubah. 


Di masa emas untuk berlayar, sebagian besar kapal-kapal telah mandiri, artinya, mereka bisa memperbaiki semuanya langsung...layar, sekat kapal, senjata, tali, sistem kemudi, tenaga (tenaga dari angin), tiang-tiang, kemudi, d.l.l. Tentang yang tersulit untuk menggantikan bola meriam dengan ukuran sama. Kemampuan untuk berkomunikasi bisa dikirim melalui bendera isyarat. 


Jadi kapal layar yang diambil alih bisa langsung diperbaiki secepatnya untuk bertarung. (contoh USS constitution di tahun 1812 yang menenggelamkan HMS guerriere yang mana diambil alih oleh negara inggris dari perancis dan ditekan untuk pelayanan). 


Dengan kapal-kapal modern, bagian-bagian mesin, instrumen, radio, radar, d.l.l. amunisi tidak semuanya bisa ditukarkan dengan kapal musuh, dan kapal sekutu harus bergantung pada satu sama lain pengendalian tembakan sehingga interoperabilitas di CCC(Command(perintah), Control(kontrol), Communication(komunikasi)) tidak untuk mengambil alih kapal. Jadi akan sangat membutuhkan usaha yang banyak untuk mengambil alih kapal-kapal saat atau setelah perang dunia 2 untuk dipakai si pemenang. 


Secara umum alasan utama untuk mengambil alih kapal yaitu untuk mendapatkan akses ke teknologi dan kriptologi. Dengan kata lain, kami ingin mengetahui kelemahan radar musuh, jarak tembakan senjata, dan sistem sasaran mereka dan bagaimana cara mengalahkan mereka. Kami juga ingin tahu kemampuan pertahanan supaya misil kita bisa mengalahkan mereka. Dan kami ingin memiliki buku sandi mereka supaya dapat menterjemahkan enkripsi mereka. 


Biasanya mereka akan menjegal kapal mereka untuk menghindari ambil alih dan kehilangan informasi seperti itu. Di perang dunia 1 dan perang dunia 2, mengambil alih kapal musuh sangat jarang, Kapal selam dimana-mana dan kru mereka tidak menjegal dengan cepat. 


Kecuali sesuatu di kapal musuh perlu dipelajari secara mendalam, biasanya akan ditenggelamkan karena akan menjadi beban untuk membawanya, kamu tidak butuh itu, tidak bisa memakainya, dan jika kamu mendapatkan sesuatu yang berguna, kamu tidak mau kalau musuh mengetahui kalau kamu mendapatkan kapal mereka. 


Setelah perang dunia 2, kita dapat banyak sekali kapal-kapal perang dari Jerman dan Jepang sebagai bagian dari reparasi (dan saya duga untuk retribusi supaya mereka tidak dapat bertarung lagi) di saat yang sama  kami menggores kapal utama kami untuk digunakan sebagai percobaan senjata nuklir yang saya kira menunjukkan betapa berharganya kapal yang diambil alih.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang