Apa yang membuat penggunaan Sharpie untuk eyeliner begitu berbahaya?

Dilihat 354 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Kata pepatah, wanita adalah makhluk Tuhan yang indah. Dan sudah menjadi kodrat jika setiap wanita ingin selalu tampil cantik. Demi mencapai itu, banyak peralatan wanita yang digunakan untuk mendukung aktivitasnya tersebut. Dari mulai pakaian, sepatu, tas, gaya rambut, sampai peralatan make up hadir dengan aneka jenis dan kegunaan yang berbeda. 


Salah satu peralatan make up yang paling banyak digemari adalah eyeliner. Eyeliner merupakan kosmetik favorit wanita kedua setelah lipstik. Penggunaan eyeliner sebagai perias mata merupakan hal yang sangat penting bagi mereka. Fungsi eyeliner mampu membuat mata penggunanya menjadi lebih tajam dan bersinar. Bahkan cukup dengan mengetahui cara memakai eyeliner saja tanpa jenis kosmetik yang lain, kita mampu membuat wajah lebih terlihat berseri alami.


               cara memakai eyeliner


Eyeliner memiliki banyak jenis dengan bahan yang berbeda serta warna yang beragam. Sebut saja yang paling populer adalah jenis eyeliner kuas. Tren smoky eyes belakangan ini juga membuat kehadiran eyeliner kuas menjadi semakin populer dalam riasan wajah. Selain eyeliner kuas, juga terkenal jenis eyeliner lain seperti eyeliner gel, eyeliner pensil, dan yang terbaru adalah eyeliner spidol.


Eyeliner spidol merupakan pen liner yang bentuknya mirip spidol. Ini adalah jenis eyeliner yang sangat praktis apalagi untuk pemula yang ingin belajar memakai eyeliner. Sebab, cara memakai eyeliner jenis spidol ini sangat sederhana. Tinggal mencoret, langsung jadi. Anda tidak perlu cairan tumpah seperti eyeliner cair, dan tidak perlu menekan keras seperti eyeliner pensil. 


Banyak orang yang memilih untuk menggunakan eyeliner spidol sebagai pilihan merias mata. Namun ada beberapa orang yang tidak menggunakan eyeliner spidol, tetapi menggunakan sharpie  sebagai pengganti eyeliner spidol.


sharpie

Sharpie adalah sebuah produk spidol dari Amerika yang muncul di tahun 1964. Sharpie telah membuat terobosan dengan menghadirkan sebuah spidol yang dapat dipakai menulis tidak hanya di atas kertas namun juga di atas kaca, kayu, batu, plastik, kain kanvas dan bahan metal. Pertanyaannya, amankah sharpie spidol untuk diaplikasikan pada tubuh termasuk mata?



KANDUNGAN ZAT PADA SHARPIE SPIDOL


Mungkin sekilas, menggambar atau melukis mata dengan sharpie terlihat tidak berbahaya. Padahal bahan spidol tulis dan eyeliner sangat berbeda. Bahkan Spidol yang dianggap aman dan bersih ternyata jauh lebih berbahaya dibanding kapur tulis karena mengandung zat berbahaya. Tahukah anda kandungan-kandungan apa saja yang ada di dalamnya?

Berikut Kandungan Zat pada Sharpie spidol: 


  • Toluene

Toluene  biasa juga disebut metil benzena. Toluene adalah cairan bening tak berwarna yang tak larut dalam air dengan aroma seperti pengencer cat dan berbau harum seperti benzena. Toluene biasa digunakan untuk cat semprot aerosol, cat dinding, pernis, strip cat, perekat, tinta cetak, penghilang spot, kosmetik, parfum, dan antibeku. Toluena juga ditemukan di knalpot mobil dan asap dari rokok.


  • Xylene

Tak berbeda jauh fungsinya dengan Toluene, Xylene banyak digunakan pada thinner, cat dan pernis yang digunakan sebagai pelarut. Menghirup uap Xylene, meskipun dalam jumlah yang sedikit bisa berefek negatif bagi kesehatan. Partikelnya yang kecil mudah masuk ke dalam tubuh ketika dihirup dan seketika itu cepat diserap oleh paru-paru dan kemudian masuk ke dalam darah.



BAHAYA PENGGUNAAN SHARPIE UNTUK EYELINER


Seperti yang kita ketahui, kulit kita tidak kedap air sehingga apapaun yang kita pakai, akan diserap oleh kulit dan disedarkan ke seluruh tubuh oleh aliran darah. Begitu pula dengan bahan-bahan kimia seperti Toluene dan Xylene yang terkandung di dalam sharpie, dapat secara mudah masuk ke tubuh kita. Rute masuk ke dalam tubuh dapat melalui tiga mekanisme, yaitu inhalasi (terhirup), ingesti (tertelan), dan kontak langsung melalui kulit. Dan hal tersebut memberikan dampak buruk baik dalam jangka waktu pendek maupun panjang.


1.  Bahaya Jangka Pendek



  • Iritasi Kulit 

Kulit merupakan jalur pemaparan yang umum dari suatu zat. Zat kimia dari Sharpie dapat terpapar pada kulit sehingga bisa menyebabkan gangguan pada kulit seperti iritasi. Iritasi yang terjadi mulai dari iritasi ringan, sedang, sampai iritasi parah. Sedangkan gejalanya adalah nyeri, kemerahan, dan bengkak. Apabila berlanjut gejalanya meliputi benjolan, nyeri, rasa terbakar dan sampai pecah-pecah.


  • Iritasi mata

iritasi mata

Tak berbeda jauh dengan kulit, mata adalah sesuatu yang tidak dapat digantikan dan sangat mudah rusak bila terkena zat-zat kimia. Beberapa senyawa kimia reaktif sangat berbahaya pada mata.Gejala dari iritasi pada mata yaitu mata berubah warna menjadi merah muda, rasa sakit biasanya ringan, gatal, kemerahan.



  • Gangguan Pernapasan

Zat kimia seperti benzena, toluena, xylena (BTX) mudah sekali menguap, sehingga pengguna bisa mengalami iritasi hidung, tenggorokan, dan saluran napas.



  • Pusing

Melalui penghirupan juga, zat- zat berbahaya tersebut dapat menyebabkan sakit kepala, mual, pusing, mengantuk dan kebingungan. Sebuah paparan yang parah dapat menyebabkan ketidaksadaran.



2.  Bahaya Jangka Panjang


  • Kerusakan Sistem Saraf

Zat seperti Toluene dan Xylene dapat mempengrauhi sistem saraf manusia. Zat yang terhirup kemudian masuk ke dalam, akan memperlambat SSP (Sistem saraf pusat) yang mungkin tidak dirasakan langsung. Baru setelah beberapa bulan, terdapat gejala yang muncul seperti malas, dan pandangan kabur.



  • Kerusakan Pendengaran:

Dalam beberapa studi menjelaskan jika paparan toluena yang sangat tinggi bisa mengganggu pendengaran. Hal ini didukung dengan penelitian penggunaan toluena pada hewan yang mengakibatkan kebisingan dan penurunan pendengaran.



  • Kerusakan Hati dan Ginjal

Paparan zat Toluene dan Xylene yang terhirup, juga dapat masuk ke hati maupun ginjal dan menyebabkan terjadinya penurunan fungsi pada hati maupun ginjal.



  • Berbahaya bagi Janin dalam Kandungan

Berdasarkan percobaan pada hewan, Toluene dan Xylene Dapat membahayakan janin dalam kandungan. Hal ini  dikaitkan dengan berat badan lahir rendah,  ukuran kecil, ketidakmampuan belajar, dan gangguan pendengaran.



  • Kanker dan Kematian

Benzene, toluene, dan xylene merupakan beberapa bahan kimia yang dapat merusak membran sel mahluk hidup dan bisa menyebabkan kematian sel mahluk hidup. Selain itu Komponen benzene, toluene, dan xylene dan beberapa komponen yang lain sebagai carcinogen. Karsinogenik adalah substansi yang menyebabkan kanker atau meningkatkan risiko timbulnya kanker.  


Itulah paparan dari bahaya zat yang terkandung di dalam Sharpie spidol. Tentu 

saja menggunakan sharpie sebagai pengganti eyeliner spidol adalah hal yang teramat keliru. Bahkan kalaupun spidol tersebut terbuat dari alkohol yang tidak begitu berbahaya, namun tetap saja dapat menimbulkan dampak seperti pusing dan iritasi. Hal ini seharusnya menjadi pengetahuan bagi banyak orang untuk tidak sembarangan menggunakan bahan- bahan berbahaya sebagai pengganti makeup.


Cantik memang perlu, dan sah- sah saja mengaplikasikan bahan tertentu sebagai pengganti kosmetik termasuk sebagai penggunaan eyeliner di dalamnya. Namun bagaimana jika dapat menimbulkan resiko kesehatan akibat cara memakai eyeliner yang sembarangan? Be smart Girls!


Terjawab 10 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang