Bagaimana caranya menjadi sutradara film action yang baik?

Dilihat 2,15 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

tugas sutradara


Apakah kamu pernah mendengar nama James Wan dan Michael Bay? Kedua orang ini adalah dalang di balik kesuksesan film horor dan film action Hollywood terbaik, tanpa perlu lagi meragukan kualitasnya.


James Wan adalah sutradara yang lahir di Malaysia (namun kini berkewarganegaraan Australia) yang sangat terkenal di kalangan pecinta film horor. Ya, ia adalah sutradara dari film Conjuring 1 & 2 dan Insidious 1-4. Salah satu tugas sutradara adalah mengarahkan jalur film dengan sesempurna mungkin, dan semua orang setuju bahwa ia melakukannya dengan baik sampai-sampai kedua film horor tersebut disebut dengan 'James Wan Universe' atau 'Alam James Wan'.


Sementara itu, Michael Bay adalah sutradara Amerika yang bisa dibilang lebih senior daripada James Wan. Karya-karyanya seperti seri Transformer, Armageddon, dan Pearl Harbor.selalu menjadi hits dan membawanya menjadi salah satu sutradara paling berpengaruh dalam dunia perfilman Hollywood.


Dengan terinspirasi dari kesuksesan ke dua orang ini, tidak jarang anak muda yang akhirnya berminat untuk terjun ke dalam dunia perfilman dan belajar untuk menjadi sutradara.


Tapi sebenarnya apa sih sutradara itu?


Singkatnya, sutradara adalah orang yang bertugas mengarahkan film, aktor, kamera, dan semua aspek sinematografi lainnya agar berjalan sesuai naskah. Tidak mudah untuk menjadi seorang sutradara, kamu tidak sekedar mengatur-atur orang untuk melakukan ini dan itu sesuka hati. Menciptakan sebuah film yang penuh dengan emosi bukanlah perkara gampang, apalagi untuk mendapatkan film horor terseram dan action yang menegangkan.


Jika kamu berminat untuk menjadi sutradara (terutama sutradara film action), berikut ini adalah beberapa aspek yang harus kamu perhatikan agar bisa menjadi sutradara yang baik.


tugas sutradara


Tugas Dasar Seorang Sutradara



Tidak peduli apapun filmnya, baik cerita romantis, aksi, horor, maupun fantasi, seorang sutradara adalah orang yang harus memiliki kemampuan untuk melakukan beberapa hal mendasar di bawah ini:


  • Mengarahkan para pemain
  • Mengarahkan kamera. Dalam hal ini, tugas sutradara adalah mengatur sudut-sudut pengambilan gambar, posisi pemain, gerakan kamera, dan framing.
  • Mengatur biaya, namun hal ini jarang terjadi. Dahulu kala, gulungan film harganya sangat mahal dan apabila sang sutradara tidak bisa mendapatkan gambar yang tepat, artinya ia membuang-buang gulungan film. Hal ini akan berujung pada biaya yang membengkak dan si sutradara akan ditendang dari produksi film tersebut. Meskipun produksi film sekarang menggunakan memory chips, tapi sebuah film tetap membutuhkan pemain dan banyak perlengkapan.
  • Mengarahkan naskah. Naskah ini berupa teks, dan tugas sutradara adalah 'menyulap' teks ini menjadi sebuah presentasi visual. Sutradara harus memutuskan bagian mana yang harus ditambah atau dikurangi, karena terkadang ada bagian yang bagus dalam tulisan, namun tidak akan tampak bagus di layar. Dalam hal ini, sutradara sebaiknya bekerja sama dengan editor dan penulisnya untuk meminimalisir tingkat kesulitan pekerjaan. 

Sebagai tambahan, seorang sutradara juga harus mampu berkomunikasi dengan baik, karena sutradara harus dapat menyampaikan dengan jelas kepada seluruh pemain dan kru tentang penampilan dan hasil seperti apa yang dibutuhkan proyek film tersebut. 


Proyek film selalu dikejar waktu, dan sutradara sebagai pemimpin jalannya proyek tersebut harus selalu sabar tanpa kehilangan ketenangan sedikitpun ketika menghadapi berbagai masalah tak terduga di set film.


Selain itu, sutradara juga harus memiliki kemampuan dalam perencanaan kegiatan dan keuangan.



tugas sutradara


Cara Menjadi Sutradara yang Baik



Jika kamu ingin menjadi sutradara profesional yang baik, hal pertama yang kamu butuhkan adalah tujuan atau goal yang benar. Dengan bertanya bagaimana cara menjadi seorang sutradara yang baik, itu adalah permulaan tujuan yang bagus.


Namun juga salah, karena kamu secara khusus ingin menjadi sutradara film action. 


Mengapa demikian? Uraian di bawah ini akan menjawab pertanyaanmu.



  • Jangan Berambisi Untuk Membuat Film Action

Film action sebenarnya bukanlah sekedar perkelahian, darah, ledakan, gambar-gambar dan efek yang keren. Film action tetaplah sebuah cerita tentang manusia.


Penonton berpikir mereka menyukai film action karena banyaknya tembakan dan konsep yang keren, tapi itu tidak benar,


Kisah para yang berada di dalam sebuah keadaan yang ekstrim dan berbahaya, hal inilah yang sebenarnya membuat banyak orang sangat menyukai film action. Secara mendasar film-film aksi ini hanyalah sebuah kisah mengenai kehidupan seseorang, sama seperti genre film lainnya. Namun, setiap karakter dalam film action bertaruh nyawa dalam tiap adegannya.


Hal yang menyenangkan dari action adalah adegannya yang mendebarkan. Namun penonton tidak akan merasakan debaran atau semangat ini jika mereka tidak masuk ke dalam cerita sesungguhnya.


Para sutradara terbaik tahu perihal ini, dan inilah yang membedakan film-film sukses dengan film tiruan murahan.


Hal ini bisa diterapkan di film horor. Sebuah film horor akan lebih terasa apabila para tokoh memiliki cerita yang mendalam, bukan sekedar melemparkan hantu di setiap sudut ruangan.



  • Menjadi Lebih dari Mereka yang Terbaik

Idolakan para sutradara terbaik seperti Hitchcock, Steven Spielberg, Orson Welles, atau James Wan dan cobalah untuk melampau kemampuan mereka.


Meskipun mungkin kamu tidak akan melampaui mereka, tapi setidaknya kemampuanmu tidak akan berbeda jauh.

Pasang standar tinggi dan keraslah terhadap dirimu sendiri, pelajari terus bagaimana cara membuat film yang baik dan lampau hasil karya mereka. Dengan demikian, kamu akan semakin dekat dengan pintu kesuksesan.


tugas sutradara

  • Memahami Sinematografi dan Visual Storytelling

Salah satu kesalahan besar dalam pembuatan film action adalah berusaha untuk meniru film action lain yang telah sukses tanpa mengetahui mengapa adegan dalam film tersebut dibuat seperti itu.


Beberapa kesalahan fatal yang paling sering terjadi adalah:

  1. Menggunakan crane atau drone untuk mengambil gambar tanpa alasan yang jelas atau sekedar membuat film tampak keren seperti film Hollywood.
  2. Memasukkan warna teal dan oranye, karena seolah-olah seluruh film action identik dengan warna ini.
  3. Memasukkan banyak adegan ledakan dan letusan senjata tanpa ada sesuatu yang sangat emosional yang dipertaruhkan. Tanpa ada emosi mendalam, film menjadi tidak berarti walau dipenuhi dengan letusan.

Jangan hanya mempelajari apa yang sedang populer saat ini, tapi kamu harus belajar semuanya hingga ke silent cinema.


Belajar segala hal tentang sinematografi dan bagaimana cara melakukan visual storytelling. Belakar bagaimana setiap sudut pengambilan gambar, cahaya, dan warna mampu mempengaruhi perasaan penonton.


Setelah menguasai hal-hal mendasar ini, baru pelajari teknik dan teknologi pembuatan film yang paling mutakhir.



  • Belajar Membuat Semua Jenis Film

Tidak ada yang namanya sutradara film action, yang ada hanya 'sutradara'.


Semua sutradara terkenal tidak akan menemukan masalah ataupun merasa keberatan apabila mereka harus menyutradari film drama ataupun komedi. Biasanya, mereka akan berusaha sepenuh hati untuk film action karena biasanya film action adalah proyek besar dengan dana yang fantastis.


Cobalah untuk membuat segala jenis film, sebanyak yang kamu bisa. Adegan action bisa berada di genre film apa saja, termasuk komedi. Belajar bagaimana memasukkan emosi ke dalam film dengan genre suspense, horor, dan drama, kamu harus mengetahui semua itu karena sudah tugas sutradara untuk menciptakan film yang luar biasa.



Tambahan:


  • Belajar dari pesulap: Pesulap mengetahui berbagai trik, mereka memahami bagaimana cara memanipulasi dan mendapatkan perhatian penonton. Belajar sulap dapat membantumu menciptakan film yang unik dan sukses.
  • Kuasai teknik pengambilan gambar dengan kamera.
  • Cerita: Ketahui kenapa manusia saling bercerita dan apa yang membuat suatu cerita menarik.
  • Bisnis: kemampuan bisnis dan marketing sangat dibutuhkan oleh para pembuat film.

sutradara adalah

--



Cara paling mudah untuk menjadi sutradara adalah dengan masuk ke sekolah, jurusan, atau kursus film. Tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tapi di sana kamu akan mendapatkan segala ilmu, pelatihan, dan kesempatan yang kamu butuhkan.


Tapi itu bukan jalan satu-satunya untuk masuk ke dunia perfilman. Kamu bisa memulainya dengan bergabung di teater setempat dan aktif di setiap kegiatan yang berhubungan dengan perfilman. 


Jangan khawatir tidak mampu bersaing karena kamu bukan dari jurusan perfilman, karena menjadi sutradara atau aktor adalah sebuah seni. Jika kamu berbakat dan bekerja keras, maka tidak akan ada masalah. Contoh sosok yang bukan dari jurusan perfilman namun sukses dalam industri ini adalah Susilo Badar. Beliau adalah pelatih akting terkenal dan memulai karirnya dari teater.


Jika menjadi sutradara adalah impianmu, maka berjuanglah. Semoga berhasil!


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang