Apa yang menyebabkan hipertensi?

Dilihat 10,6 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sekitar 50 juta orang di Amerika menderita hipertensi, jadi apa yang menyebabkan hipertensi? Hipertensi lebih sering terjadi pada wanita dibanding pada pria, tapi yang paling sering adalah pada wanita kulit hitam, terutama setelah menopause dan di atas usia 65 tahun. Saat ini sedang terjadi krisis kesehatan publik dimana 75% dari 50 juta orang Amerikan yang terkena hipertensi memiliki resiko komplikasi penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung atau stroke.


Terdapat kelemahan dalam proses diagnosa dan pengobatan hipertensi karena penyakit ini tidak terasa sakit dan orang yang memiliki hipertensi umumnya tidak menyadari bahwa mereka hipertensi, karena mereka jarang mengukur tekanan darah. Penulis menjelaskan bahwa banyak dokter yang tidak sadar mengenai pedoman tahun 2004 dari komite ganungan dan dampaknya mereka menggunakan pedoman yang sudah ketinggalan jaman sebelum adaya pengobatan.


Selain itu juga terdapat masalah dengan pengobatan yang kurang atau berlebihan berdasarkan referensi.2. Hyman yang menyebutkan bahwa banyak dokter memiliki rentang pengobatan yang jauh lebih tinggi dibanding komite gabungan yang mengakibatkan pasien berada pada resiko tinggi karena mereka tidak mengobatinya. 
Selain itu, peneliti juga mengamati bahwa ketika pengobatan sudah dimulai, pasien tidak dirawat dengan benar untuk menormalkan tekanan darah mereka. 


Hipertensi primer dan sekunder. Sebagian besar orang (85 - 90%) yang terkena hipertensi mengidap "hipertensi primer", yang juga dikenal dengan nama "hipertensi esensial". Istilah ini digunakan untuk menerangkan bahwa kita tidak tahun penyebab pasien - pasien tersebut terkena hipertensi.

Kelompok lainnya (10 - 15%) menderita "hipertensi sekunder". Penyebab dari hipertensi pada kelompok ini adalah penyakit ginjal (dimana mekanisme renin-angiotensin yang hebat teraktivasi), , pheochromocytoma, hyperthyroidism, hypothyroidism,primary aldosteronism, sindrom Cushing, penyakit renovascular, dan koarktasio aorta. Kebanyakan dari kondisi - kondisi tersebut melibatkan perubahan hormon yang signifikan atau beberapa perubahan struktur ginjal.

Beberapa penyakit ginjal kronis seperti glomerulonephritis,pyelonephritis, terhalangnya saluran kencing karena batu ginjal, penyakit ginjal polikistik bawaan, and penyakit jaringan ikat yang mempengaruhi ginjal sering dihubungakan dengan hipertensi. Terlepas dari apa yang saya katakan di atas mengenai hipertensi primer (esensial), hipertensi seringkali diketahui berkaitan dengan hal ini.


Saat ini banyak peneliti yang berpikir bahwa penyebab hipertensi bukan hanya satu, tapi merupakan kombinasi dari berbagai faktor yang berinteraksi. Faktor - faktor yang diketahui, antara lain : stress yang mengarah pada stimulasi berlebihan pada sistem saraf simpatik, penumpukan sodium dari konsumsi garam yang berlebihan, dan faktor turunan yang masih belum banyak diketahui saat ini. 


Tidak adanya zat seperti prostaglandins dan zat - zat lainnya, yang ditemukan pada jaringan ginjal dan memiliki efek menenangkan pada dinding arteri juga dapat menyebabkan hipertensi. Ini bisa jadi merupakan mekanisme utama dari hipertensi terkait dengan penyakit ginjal kronos yang disebutkan pada hipertensi kedua, dimana jaringan ginjal rusak.Kurangnya zat - zat pada dinding arteri dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri. Mengurangi konsumsi sodium diketahui dapat mencegah efek yang mengakibatkan hipertensi.

Oksida nitrat. Dr. Nathan Bryan memberikan bukti yang diambil dari literatur mengenai penelitian dasar yang mengakibatkan hipertensi, serangan jantung, dan stroke. Dia juga membicarakan hal tersebut pada Kongres Tahunan Dunia ke 19 mengenai Obat Anti-Penuaan dan Kecantika di Las Vegas (8 - 10 Desember, 2011).

Disebut - sebut bahwa cara untuk mengatasi hipertensi adalah mengurangi produksi oksida nitrat (NO) dalam dinding arteri pasien. NO menyebar melalui lapisan arteri dan menenngakan sel otot di sekitarnya, yang dapat melebarkan arteri dan menurunkan tekanan darah. Hal ini juga akan mencegah mengerasnya arteri, serangan jantung, dan stroke. 

Oksida Nitra bisa didapatkan dalam sayuran hijau seperti bayam, daun kol, dan selada, yang mengandung nitrat dan nitrit alami. Bakteri di dalam mulut dan perut menguraikan nitrat menjadi nitrit dan oksida nitrit yang diserap di dalam usus kecil. Lemak, zat tepung, dan gula yang terlalu banyak akan mengganggu pembentukan NO. Olahraga dan relaksasi akan membantu meningkatkan produksi NO di dalam dinding arteri.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang