Apa yang menyebabkan kulit saya menjadi gatal dan memar setelah digaruk? Saya tidak sedang mengkonsumsi obat apapun.

Dilihat 361 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Setiap orang pasti pernah mengalami rasa gatal pada kulit nya, baik jarang atau sering atau bahkan setiap hari. Tak sedikit dari mereka yang mengalami gatal tidak/belum mengetahui secara pasti apa penyebab gatal pada kulitnya. Padahal mengetahui penyebab gatal pada kulit akan mempermudah untuk mengatasinya dan mencegahnya agar tidak datang lagi.

Tidak diketahuinya penyebab gatal-gatal dapat membuat penderitanya salah melakukan tindakan pengobatan dan mengakibatkan iritasi karena kesalahan medikasi. Beberapa keluhan gatal pada kulit bahkan terjadi hilang timbul dan berkepanjangan.


Penyebab Gatal Pada Kulit


Menurut Edi Gunawan, Dokter Umum, Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, gatal-gatal pada kulit dapat disebabkan oleh banyak hal. Beberapa penyebab rasa gatal yang sering terjadi di antaranya adalah:

1. Dermatitis kontak yaitu ruam pada kulit yang disebabkan oleh iritasi atau alergi.

2. Dermatitis atopic yaitu ruam pada kulit yang berhubungan erat dengan riwayat asma atau rhinitis alergi.

3. Infeksi kulit akibat bakteri atau jamur, Infeksi kulit dapat terjadi karena kebersihan daerah kulit kurang terjaga, dan kulit menjadi terlalu lembap. Hal inilah yang memudahkan pertumbuhan bakteri atau jamur.

4. Urtikaria yaitu gatal-gatal pada kulit yang muncul sebagai reaksi alergi terhadap makanan atau obat tertentu.

5. Penanda penyakit lain, rasa gatal bisa timbul sebagai gejala adanya penyakit lain, seperti hepatitis, gangguan fungsi ginjal, dan diabetes melitus.


Penyebab gatal pada kulit umumnya ditandai dengan kemunculan ruam kemerahan (memar), Dalam kondisi seperti ini biasanya akan hilang dengan sendirinya atau ditangani dengan obat. Akan tetapi pada beberapa kasus ada yang tidak ditandai dengan ruam kemerahan.

Maka dari itu apabila tidak lekas sembuh atau bahkan semakin parah itu merupakan gejala awal terhadap penyakit kulit. Tanggap akan hal tersebut sangatlah di anjurkan dengan memahami penyebab gatal pada kulit dan penangan yang tepat.

Pada beberapa kasus gatal pada kulit dapat disembuhkan dengan menggunakan obat medis maupun obat alami.


Kelompok Obat Medis

Hydrocortisone (Krim) - Krim ini berfungsi untuk mengurangi atau menghilangkan rasa gatal, bengkak atau ruam merah karena alergi terhadap gigitan serangga, bahan kimia dan zat kimia asing. Krim ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan pada kulit dari bagian luar hingga ke dalam.


Protopic (Krim) - Krim Protopic adalah jenis obat yang akan membantu mengurangi sel yang membuat aktifitas kekebalan tubuh bekerja terlalu besar atau terlalu rendah. Reaksi ini biasanya akan menyebabkan rasa gatal seperti untuk penderita penyakit kulit eksim.


Elidel (Pimecrolimus) - Krim ini adalah salah satu krim yang bekerja untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh ketika kulit terserang alergi termasuk gatal-gatal dan eksim. Obat ini termasuk sangat ringan sehingga tidak bisa digunakan untuk perawatan alergi yang sangat buruk.


Cetirizine (Pil Antihistamin) - adalah sebuah obat alergi berupa pil yang bisa mengurangi kadar histamin dalam tubuh. Ketika tubuh Anda memiliki histamin yang tinggi maka bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah dan menyebabkan reaksi alergi. Obat ini akan mengobati gatal karena beberapa reaksi termasuk alergi dingin, makanan, dan reaksi kimia.


Loratadine (Pil)- adalah sebuah pil untuk mengatasi alergi dengan cara mengurangi kadar histamin yang berlebihan. Obat ini bukan hanya sebagai obat gatal alergi saja sebab bisa mengurangi reaksi alergi dengan gejala hidung meler, pilek dan gangguan kulit yang parah.


Pengobatan Alami untuk Obat Gatal Alergi


Mandi dengan larutan baking soda. Jika Anda memiliki alergi gatal yang sangat parah hingga menyebar ke semua bagian tubuh, maka bisa mencoba menggunakan larutan baking soda. Anda cukup menambahkan satu cangkir atau tiga sendok  baking soda ke dalam air hangat di bak mandi. Aduk-aduk hingga uap baking soda keluar dari air selama beberapa menit. Setelah itu Anda bisa menggunakan air ini untuk berendam hingga rasa gatal berkurang. Baking soda akan membantu meringankan rasa gatal dan menyebabkan bengkak akibat gatal bisa hilang dari kulit Anda.


Gosok dengan gel lidah buaya. Lidah buaya telah lama digunakan untuk menyembuhkan berbagai reaksi gatal karena alergi. Awalnya banyak orang menggunakan gel lidah buaya untuk mengobati luka bakar, namun sekarang lidah buaya adalah salah satu obat gatal alergi. Kandungan dalam gel lidah buaya seperti minyak alami, vitamin E dan flavonoid bisa membantu mengatasi gatal dengan cepat.


Kompres dengan air lemon. Air lemon telah dipercaya memiliki khasiat yang sangat besar untuk kesehatan. Salah satunya adalah untuk mengobati alergi gatal yang sangat buruk. Kandungan vitamin C dalam air lemon bisa membantu mengatasi gatal karena menyerang peradangan. Selain itu air lemon juga mengandung asam sitrat, asam asetat, bahan pencegah iritasi dan bahan untuk membersihkan kuman.


Kompres Es Batu. Rasa dingin bisa membantu mengurai rasa gatal berlebihan pada kulit. Hal ini juga bisa Anda lakukan jika terkena alergi yang sangat buruk. Rasa dingin bisa membantu syaraf dibawah kulit menjadi lebih tenang dan mengurangi rasa gatal yang berlebihan.


Penyebab Gatal dan Memar Pada Kulit


Pada penyebab rasa gatal yang sifatnya dermatic, akan timbul tanda-tanda kemerahan dan memar karena disebabkan oleh iritasi pada saat menggaruk, kita tidak akan pernah sadar pada saat menggaruk kondisi tangan kita sudah bersih atau belum. Maka, ketika pertama kali anda merasa gatal, jangan garuk bagian yang terasa gatal tersebut. Cukup bilas bagian yang gatal dengan air yang dicampur dengan sabun atau air hangat yang bersih.

Mengonsumsi obat-obatan kimia bukanlah suatu kewajiban dan juga bukan merupakan satu-satunya cara, karena di banyak kasus telah ditemukan bahwa obat-obatan tersebut adalah penyebab gatal-gatal yang dialami oleh penderita.

Obat gatal alergi yang paling baik apabila menggunakan obat-obatan medis adalah yang oles/krim karena dapat langsung terserap oleh kulit sehingga reaksinya dapat langsung dirasakan. Dan bila menggunakan penanganan secara alami juga sama akan tetapi reaksi yang dirasakan kadang tidak dapat dirasakan secara langsung karena membutuhkan proses berulang dan rutin.




Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang