Apa yang merupakan penyakit yang ditularkan lewat udara yang paling mematikan dalam sejarah manusia?

Dilihat 974 • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tidak diragukan lagi, penyakit cacar adalah penyakit yang ditularkan lewat udara yang paling mematikan dalam sejarah yang membunuh jutaan manusia setiap tahunnya. Karena sudah ada jawaban lainnya menganai cacar, saya akan mendeskripsikan penyakit mematikan lain yang datang begitu saya dan menyapu sejumlah besar populasi manusia di dunia hanya dalam waktu dua tahun dan hal tersebut terjadi kurang dari seratus tahun yang lalu.


Penyakit flu epidemik di tahun 1918 atau flu Spanyol membunuh sekitar 5% dari populasi manusia di seluruh dunia dan 10% populasi Amerika yang jauh melebihi WWI (perang dunia I) dan WWII (perang dunia II). Ada lebih banyak orang yang meninggal dalam 25 minggu pertama dari pandemi tesebut dibanding dalam seratus tahun kematian kelam dan ada lebih banyak orang Amerika yang meninggal karena flu daripada meninggal pada perang sipil atau WWI. Karena orang - orang takut berkerumun, bioskop ditutup yang menyebabkan beberapa produser film bangkrut. Pemakaman publik dilarang. 


Hal yang aneh dari penyakit ini adalah penyakit ini membunuh lebih anak orang - orang mudah dibandingkan orang tua yang lemah karena penyakit ini mengubah sistem kekebalan tubuh untuk melawan pasien, yang menyebabkan korban menjadi tidak berdaya sehingga orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh paling kuatlah yang memiliki resiko paling tinggi.


Ada spekulasi bahwa banyak orang yang meninggal karena keracunan aspirin yang disebabkan oleh dokter yang tidak mengerti bahaya dari overdosis aspirin memberikan resep aspirin dalam dosis tinggi.

Sebagian orang meninggal karena pneumonia yang merupakan penyakit sekunder yang menyerang pasien yang lemah. Kepanikan yang disebabkan oleh penyakit pandemik tersebut sulit untuk digambarkan. Saya tidak akan memperpanjang jawaban ini dengan penjelasan bagaimana penyakit tersebut mempengaruhi kehidupan. Tapi kalau kamu tertarik, kami bisa membaca artikel tentang penyakit ini.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang