Apa yang mungkin menyebabkan keluarnya warna coklat saat siklus menstruasi (sebelum/saat/setelah menstruasi)?

Dilihat 242 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Jika kamu kawatir tentang pendarahan abnormal di antara periode maka kamu harus bertanya ke dokter tentang itu.

Tetapi, saya berpikir kalau semua orang harus tahu tentang informasi kesehatannya dan memiliki pengetahuan untuk bertanya ke dokter tentang apa yang terjadi. Tubuh mu berkata kepada mu setiap hari, kamu hanya harus mengerti tanda-tandanya.


Artikel ini berisi detil tentang apa yang menyebabkan pendarahan berwarna coklat di antara periode dan bagaimana cara mengetahui tanda yang menyebabkan pendarahan mungkin tanda dari masalah serius.

Pendarahan warna coklat sebelum periode: Apa maksudnya?

Tetapi, untuk menjawab pertanyaan mu berikut adalah beberapa sebab utama dari pendarahan coklat di antara periode. Pendarahan berwarna coklat bisa saja normal atau tanda dari sesuatu yang serius. Kebanyakan kasus pendarahan coklat adalah jumlah sedikit dari darah yang sudah lama yang sudah beberapa hari belum dibuang.


Periode parsial atau yang tertunda.

Terkadang tubuh mu tidak mengelupas semua bagian endometrium Selma menstruasi. Bagian dari ini bisa menetap untuk sebulan sampai tubuh mengeluarkannya. Semenjak sel endometrium yang dikeluarkan sudah lama, merka bisa berwarna kecoklatan daripada merah atau pink yang kebanyakan perempuan alami selama periode, dan bisa muncul kapan saja selama periode.


Pil kontrasepsi hormone

Pil pengontrol kelahiran mengganggu hormone perempuan dan membiarkan mereka mengontrol siklus mens dan mencegah mu untuk ovulasi. Pendarahan coklat sering terjadi jika kamu memulai memakai metode pengontrol kelahiran atau lupa memakai pengontrol kelahiran untuk satu atau dua hari.


Tingkat progesterone yang rendah

Progesteron adalah hormone yang bertanggung jawab untuk menjada permukaan endometrium selama fase luteal dari siklus – ini fase kedua dari siklus dari hari pertama ovulasi sampai hari pertama periode selanjutnya. Jika kamu memiliki progesterone yang rendah dari permukaan endometrium permukaan bisa terkelupas sebelum awal periode. Ini akan menyebabkan pendarahan coklat atau pink untuk waktu beberapa hari.


Perimenopause/Menopause

Selama tahap awal dari perimenopause (35-40) periode bisa sering digantikan oleh pendarahan coklat sebagaimana progesterone tetap turun, berujung pada defisiensi progesteron.


Ovulasi

Beberapa perempuan (tidak semua) mengalami tanda coklat selama ovulasi sebagai hasil dari sel telur meninggalkan folikel atau karena perubahan tingkatan hormone selama waktu ovulasi yang mana terjadi sekitar hari ke 14 dari waktu rata-rata 28 hari.


Pendarahan implantasi

Pendarahan implantasi terjadi saat telur yang dibuahi menempel di permukaan endometrium dan biasanya terjadi 10-14 hari setelah ovulasi. Saat telur menempel ke permukaan bisa menyebabkan pendarahan sedikit yang berwarna coklat/ping sebelum periode. Dalam kasus kalau tubuh menyadari kalau kamu hamil, maka kamu tidak akan mendapatkan periode.


Pendarahan coklat juga bisa tenda dari masalah serius:

Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

PCOS adalah kesalahan sistem endokrin yang sering terjadi di perempuan antara umur 19 dan 45. Disebabkan karena pembesaran ovarium, PCOS bisa menyebabkan darah coklat atau tanda coklat sebelum periode terjadi karena jumlah cairan yang sedikit bocor dan membentuk folikel dari ovarium terkadang selama siklus dari ketidakseimbangan hormone seperti rendah progesteron.


Endometriosis

Jaringan endometrium biasanya menggaris di dalam Rahim dan terkelupas selama periode. Saat jaringan ini tumbuh di luar dari Rahim (sekitar ovarium, jaringan bowel, atau di serviks atau vagina) itu disebut endometriosis. Sebagaimana jaringan endometrium ini bisa ditemui di seluruh sistem reproduksi bisa memaakan waktu yang lebih lama untuk ke ovarium, Rahim, serviks, dan keluar ke vagina, yang membuat seperti warna coklat tua dibandingkan darah.


Penyakit menular seksual (PMS)

Jumlah PMS bisa mengakibatkan pendarahan warna coklat dari vagina elama periode. Klamidia, Gonorea, virus HPV. Vulvovaginitis dan penyakit pembengkakan pelvis bisa berujung ke pendarahan coklat.


Kanker serviks

Di kasus yang sangat langka, pendarahan warna coklat bisa berindikasi pada kanker serviks (kurang dari 1% dari populasi perempuan akan didiagnosa dengan kanker serviks). Tetapi, pendarahan coklat tidak cukup untuk menjamin masalah ini. Cek rutin, termasuk pap smear dan cek pelvis, bisa mendeteksi kanker serviks di stadium awal dan harus dilakukan rutin.

Pendarahan atau tanda selama periode biasanya tidak menyebabkan masalah. Di kebanyakan kasus hanya karena ketidakseimbangan hormone yang bisa menyebabkan fluktuasi hormone, ovulasi, kehamilan, atau pil pengontrol kelahiran. Di banyak kasus tidak berpotensi masalah serius seperti di atas. Tetapi, jika kamu melakukan pengecekan pendadrahan dalam warna coklat yang lebih tua maka kamu harus memeriksa ulang kalau semuanya baik-baik saja dengan dokter.


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang