Apa yang sudah dilakukan dengan benar oleh hp Xiaomi?

Dilihat 2,94 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Anda bertanya, apa yang sudah dilakukan dengan benar oleh Xiaomi. Yah, ada banyak hal. Menembak pada titik harga yang bagus untuk perangkat Xiaomi merupakan nilai uang yang absolut. Hardware yang bagus, pengalaman software yang luar biasa dan bagus dikemas dalam satu harga. Mereka lebih banyak mentargetkan segmen pasar menengah, yang secara tidak sengaja ternyata memiliki angka paling banyak untuk pembeli yang prospektif. Rata-rata orang tidak mampu membeli iPhone 5s atau Samsung Galaxy S4, tapi mereka sangat yakin mampu membeli Xiaomi dan sangat-sangat puas dengan produknya.


Harga premium bukan satu-satunya cara untuk membuat profit

Untuk menjual ponsel kualitas tinggi dengan harga yang begitu urah, Xiaomi menjaga tiap model di pasaran lebih lama ketimbang Apple. Rata-rata, versi baru ponsel yang diluncurkan setiap 265 hari dalam industrinya - turun dari 345 hari pada tahun 2009. Tapi Xiaomi tidak memperbarui produknya selama dua tahun. Kemudian, ketimbang membebani biaya yang tinggi untuk menutupi mahalnya komponen-komponennya, Xiaomi memberi harga sedikit lebih tinggi daripada total biaya seluruh komponennya. Karena harga komponen turun lebih dari 90% setiap periode dua tahun, Xiaomi menjaga harga orisinilnya, dan mengantongi untung dari selisihnya. Apple, di satu sisi, mengumpulkan profit tertingginya dengan mengenalkan tiap model dan memerlukan model baru demi model baru untuk menjaga marjin. 


Word of the mouth adalah cara terbaik untuk mengiklankan

Saya berani bertaruh jika anda belum pernah melihat satupun iklan Xiaomi hingga saat ini. Yah, mereka tidak mempercayai iklan. Mereka percaya dari-mulut-ke-mulut adalah cara terbaik periklanan. Mereka menyediakan produk yang luar biasa dan konsumen membicarakannya pada temannya, koleganya dan relasinya. Konsumen itu akan memamerkan ponsel Xiaomi terbarunya via media sosial. Dan itulah semua yang mereka butuhkan. "Sebuah bisnis bisa dianggap sukses jika bisnis itu menghasilkan konsumen yang pada gilirannya menciptakan lebih banyak konsumen bagi anda"


Mempekerjakan orang-orang yang tepat

Pada bulan Agustus 2013, Xiaomi mempekerjakan Hugo Barra (mantan wakil presiden manajemen produk dan perwakilan produk untuk platform Android dan lini produknya). Sebuah perusahaan, beroperasi di luar Cina, masih dalam tahapan baru lahir mempekerjakan seseorang dari Google? Yah, itu tentu membuat sebagian orang terkejut. Tapi tunggu. Ini bukan sekedar perusahaan biasanya. Ini adalah 'Apple-nya Cina'. Ini adalah perusahaan yang bernilai $10 milyar dan membidik penjualan sebesar 20 juta perangkat dalam setahun.

Maksudnya jelas. Xiaomi ingin melakukan ekspansi. Dan cepat. Meski mereka memiliki pijakan kuat di Cina, mereka belum siap untuk menjaga pasar Cina mereka sendirian.


Penjualan Kilat!

Ini mungkin hal tercerdik yang dilakukan Xiaomi. Seratus ribu perangkat Hongmi dijual di Cina hanya dalam 90 detik. Di India, dimana Flipkart melakukan penjualan kilat untuk Xiaomi, Redmi dan Mi3 semuanya terjual dalam waktu kurang dari 5 detik! Ya, ini cuma permainan psikologi manusia. Stok yang terbatas, waktu yang terbatas dan begitu banyak orang-orang di antrian. Ciptakan sensasinya, dan semuanya akan mengikuti.


Xiaomi tidak memiliki konsumen, mereka memiliki 'fans'

Google menyebut kliennya "para user/pengguna", Microsoft menyebutnya "customer", sedangkan Xiaomi menyebutnya basis "fans". Xiaomi tampaknya memiliki forum penggunanya di Cina dengan jumlah pengguna sekitar 30 juta dan memiliki sekitar 400.000 postingan per hari. Mereka membicarakan segala hal mulai dari komentar tentang produk hingga laporan bug yang terjadi. "20 persen dari postingan tersebut berkaitan dengan diskusi fitur".


"Segala pemasaran kami adalah media sosial," tambah Barra. Perusahaan hanya membeli satu iklan televisi dalam setahun -- dengan durasi sekitar satu menit selama Tahun Baru Cina. Saya rasa ini hanyalah permulaan. Xiaomi memiliki tim yang luar biasa, desain produk yang hebat dan semua hak cipta materialnya adalah milik mereka. Xiaomi disini untuk bertahan.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang