Apa yang terjadi jika banyak sel telur yang melekat pada lapisan rahim untuk IVF?

Dilihat 13,6 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

In Vitro Fertilization adalah proses kehamilan yang dilakukan di laboratorium dengan melakukan pembuahan diluar rahim untuk mempertemukan sperma dan sel telur dalam wadah atau cawan kemudian di masukkan lagi ke dalam rahim untuk berkembang. In Vitro Fertilization atau IVF sering kita kenal dengan bayi tabung adalah proses kehamilan yang menjadi pilihan pasangan suami istri yang sulit mempunyai anak. 

IVF merupakan jalan pilihan pasangan suami istri yang tak kunjung memiliki anak karena kurang subur. Sebenarnya IVF adalah alternatif terakhir dalam usaha memiliki anak bagi pasangan karena biayanya mahal dan harus melakukan sederetan tes yang harus dilakukan. Keberhasilan IVF tergantung dari kondisi kesehatan ibu, tidak hanya secara fisik tapi juga mentalpun harus sehat. Dalam melakukan progran IVF bagi pasangan harus mengetahui resiko yang akan ditimbulkannya sehingga pasangan siap dalam menerima resiko apapun yang harus ditanggungnya.

Apa yang terjadi jika banyak sel telur yang melekat pada lapisan rahim pada program IVF? Hal ini merupakan resiko yang harus ditanggung bagi pasangan yang melakukam program IVF. Anda harus siap menerima resiko apapun dan mencoba cari solusi yang terbaik dengan dokter anda.


program ivf


Program IN Vitro Fertilization 

Program hamil IVF atau bayi tabung bisa membantu pasangan yang mengalami gangguan ovalusi atau kualitas sel telur wanita yang buruk dan sel telur kecil yang tidak bisa berkembang dengan baik merupakan salah satu penyebab wanita tidak bisa hamil. Tidak hanya sel telur kecil tapi juga sperma yang kurang baik pada pria juga bisa menjadi penyebabnya. Program IVF atau bayi tabung biasanya di sarankan dokter bagi pasangan yang mengalami keluhan antara lain:

  • Kondisi kualitas sperma pada pria kurang baik sehingga tidak mungkin bisa membuahi sel telur.
  • Sel telur kecil sehingga tidak bisa berkembang dengan baik walaupun sudah mengonsumsi obat penyubur dari dokter.
  • Saluran tuba pada pasangan wanita rusak.
  • Sudah melakukan program hamil dengan berbagai cara tapi tidak kunjung hamil. 
  • Tidak memiliki anak selama beberapa tahun karena gangguan pada sel telur wanita.


resiko program ivf


Walaupun program IVF sangat membantu bagi pasangan yang tidak memiliki anak tapi program ini juga mempunyai resiko yang harus dihadapi oleh pasangan. Resiko-resiko yang diakibatkan dari program IVF antara lain: 

  • Resiko kehamilan kembar karena pengambilan embrio lebih dari 2 hal ini akan meningkatkan resiko dengan banyaknya embrio yang di pindahkan pada rahim terjadi kehamilan prematur yang memerlukan perawatan lama.
  • Kehamilan dengan program IVF renta akan keguguran untuk itu harus selalu diawasi oleh dokter untuk semester pertama kehamilan.
  • Terjadinya infeksi apabila tidak dilakukan secara hati-hati karena memasukkan embrio kembali ke rahim jika tidak dilakukan dengan baik bisa berakibat infeksi mengenai kandung kemih, usus, dan pembulu darah. Tapi penanganan secara baik oleh dokter ahli dengan bantuan teknologi ultrasonografi hal ini bisa dihindari.
 bayi tabung
  • Terjadinya stimulasi indung telur secara berlebihan sehingga terjadi penumpukan cairan pada rongga perut yang menimbulkan efek samping berupa rasa kembung, mual-mual, muntah, dan hilangnya selera makan. Hal ini bisa diatasi dengan konsultasi dengan dokter yang menanganinya.
  • Biaya yang dikeluarkan mahal untuk melakukan serangkaian tes yang harus dilakukan dan memakan waktu yang lama. Emosi dan rasa putus asa kadang timbul karena serangkaian tes yang panjang dan melelahkan.        

Pada kasus yang lain terjadi resiko banyaknya sel telur wanita yang melekat pada lapisan rahim hal ini akan beresiko memiliki anak kembar yang pertumbuhannya kurang baikMaka akan ada pilihan yang menyakitkan antara memiliki anak kembar bisa kembar tiga sampai empat atau reproduksi selektifoses. Dimana dokter spesialis menilai embrio-embrio itu perkembangannya tidak baik dan akan melakukan pengobatan tertentu untuk mengurangi sejumlah embrio secara efektif yang diinginkan.

Hal ini merupakan sebuah prosedur berisiko tinggi karena memberi kecenderungan gugurnya seluruh kehamilan. Jadi itu merupakan pilihan yang cukup menyedihkan yang dibuat oleh para pasien yang sudah sangat menantikan anak. 


resiko bayi tabung

Kemungkinannya pasangan merasa putus asa sudah melalui beberapa tahun pengobatan untuk mengatasi mandul dan sudah menghabiskan waktu serta uang untuk bisa memiliki anak.

Ini merupakan dilema bagi pasangan yang melakukan program IVF yang gagal memang sangat menyedihkan tapi itu semua merupakan resiko yang harus diambil olehnya. Banyak pasangan yang berhasil mempunyai anak dari program IVF yang tumbuh sehat. Memang tingkat keberhasilan dari program IVF tidak 100% tapi setidaknya anda sudah mencoba melakukan yang terbaik. 

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang