Apa yang terjadi ke Indonesia atau Belanda modern jika di 1949 pemerintah Belanda tidak memindahkan kedaulatan dari Hindia Belanda ke Republik Indonesia Serikat(RIS)?

Dilihat 1,26 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Hal itu hanya akan menunda yang tidak dapat dihinari ... dan kalau hal itu terjadi, itu akan berarti negara yang berbeda. Analogi terdekat yang kupikirkan adalah Afrika. Satu faktor dalam dekolonisasi adalah tekanan publik. Di Britain dan Perancis, dua negara demokratik, tekanan ini adalah kunci alasan kenapa kedua negara ini membebaskan koloni Afrika mereka di tahun 1960. Portugis, kemudian dibawah militer junta, melakukannya selama 14 tahun lagi. Hanya di tahun 1974, setelah coup d'état, Portugis membebaskan Angola, Mozambique, dan Guinea-Bisseau. Kalau Belanda juga melakukan hal yang sama dengan Indonesia, artinya Belanda itu dulu adalah negara yang berbeda dari yang ini dan menjadi negara yang berbeda. 

Dan bagaimana dengan Indonesia? Aku tidak cukup tahu untuk membuat prediksi yang pasti. Aku akan menggambar pararel Afrika yang lain ... kali ini dengan Patrice Lumumba dari Congo. Kapuscinski telah menulis Lumumba, dan bagaimana Lumumba menjelajahi seluruh Congo (kemudian koloni Belgia) meminta persatuan. Tapi suaranya tidak didengar, paling tidak, tidak cukup luas. Indonesia adalah kepulauan, dan karena itu tantangan untuk persatuan itu paling tidak sebaik dengan Congo, kalau tidak lebih baik dari Congo. ndonesia akan membutuhkan figur seperti Lumumba nutuk membawa kepulauan menjadi rasa kebangsaan. Kalau tidak ... mungkin  suatu hal terjadi di Indonesia karena sudah terjadi, hanya nanti.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang