Apakah ada bukti ilmiah untuk sindrom usus bocor?

Dilihat 2,15 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya melihat ke situs PubMed - NCBI, database  terkait tinjauan medis dan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Institusi Kesehatan Nasional Amerika dan menggunakan "usus bocor" sebagai kata kunci pencarian. Database nya gratis dan terbuka bagi umum. Ada 3 contoh informasi yang dapat dapatkan termasuk kutipan dari jurnal - jurnal. Ini hanya merupakan abstrak, bukan artikel lengkap.



Diabetes Metab Syndr Obes. 2013 Oct 10;6:379-388. eCollection 2013. 

Fungsi Hati dan Sindrom Kardiometabolisme,
Wiernsperger N. 

Abstrak

Meskipun banyak orang yang menganggap otot rangka sebagai sumber dari resistensi insulin, fisiologi menyatakan bahwa hati merupakan organ pengatur pusat dan utama dari homeostasis glukosa. Terkadang hal ini diremehkan karena, bertolak belakang dengan otot, pemeriksaan terhadap fungsi hati secara teknis merupakan hal yang sulit. Meski begitu, percobaan baru - baru ini dan penelitian klinis terlalu menunjukkan dengan jelas bahwa, karena posisi anatomisnya, hati sangat sensitif terhadap insulin dan hormon lain serta faktor saraf, bak melalui mekanisme intrahepatik secara langsung ataupun secara tidak langsung melalui persilangan antar organ dengan otot atau jaringan adiposa.


Karena hati menerima nutrisi yang diserap, hal tersebut mempengaruhi fungsi hati, baik melalui kelebihan kalori, atau melalui sifat dari komponen makanan (misalnya fruktosa, banyaknya lipid, dan asam lemak trans). Satu pengamatan dengan kemungkiann yang baik di masa depan adalah peningkatan pada permeabilitas usus yang diobservasi sebagai dampak dari asupan lemak yang tinggi atau modifikasi dalam mikrobiota, dimana zat - zat yang biasanya tidak melewati usus memiliki akses ke hati, dimana peradangan, stress oksidatif, dan akumulasi lipid menyebabkan lemak hati.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang