Apakah ada hewan yang memiliki klorofil? Jika tidak ada, kenapa? Bukankan swasembada dalam energi merupakan keuntungan evolusioner yangs sangat besar?

Dilihat 223 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Ya, ada hewan yang memiliki klorofil. Elysia chlorotica tidak benar - benar memiliki klorofil, tapi mereka merupakan inang dari organisme yang memproduksi klorofil dan tanpa organisme tersebut, maka dia akan mati. Ya, swasembada memang merupakan hal yang menguntungkan dan banyaknya jumlan tanaman di muka bumi ini menunjukkan hal tersebut. 


Fotosintesis tidak menghasilkan makanan yang cukup untuk memberikan kekuatan bagi hewan yang bergerak dengan cepat. Saya pernah membaca bahwa pohon yang besar menghasilakn 4500 kalori dalam sehari dalam bentuk gula (tidak ada sumbernya, jadi bisa saja salah). Seekor gajah mengkonsumsi setidaknya 40,000 kalori dalam sehari (saya tidak punya sumbernya lagi, tapi kamu bisa mencarinya). 


Kenapa tidak ada lebih banyak hewan yang dapat berautotrofi (menghasilkan makanan mereka sendiri melalui proses seperti fotosintesi)? Atau kenapa manusia tidak terbang?  Mereka tidak memerlukan semua itu karena mereka sudah cukup berevolusi dan memiliki metode lain untuk bertahan seperti memakan sesuatu.


I've read a large tree produces 4500 calories a day in sugars (no source so may be wrong). An elephant consumes about 40 000 calories or more a day (again no source, search it). Why aren't more animals autotrophs (make their own food via processes such as photosynthesis)? or Why don't humans fly? They don't need to because they have evolved sufficiently successful alternative survival methods such as eating other stuff.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang