Apakah ada manfaat dari hubungan pacaran jarak jauh?

Dilihat 816 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Berdasar opini pribadi dan dari apa yang telah aku amati dari hubungan jarak jauh (LDR), aku akan mencobanya. Iya dan tidak. Tergantung dari tipe hubungan macam apa yang akan dijalani. Aku akan mengambil kedua contoh ini dan menjawabnya berurutan. Tolong diperhatikan bahwa jawabanku berdasar dari pandangan dan observasi pribadi. 


Skenario 1

Kalian sudah menikah. Hubungan jarak jauh bukan ide yang bagus karena pernikahan juga melibatkan hubungan seksual, yang tentunya berperan dalam mempertahankan kebersamaan kalian. Aspek ini akan hilang jika kamu sudah menikah namun terpisah. Dan juga semua hal yang termasuk dalam serba serbi pernikahan tidak akan kamu rasakan. Kamu tidak akan bisa menghabiskan waktu bersama dan secara pribadi aku menganggap bahwa hubungan antar manusia yang paling dekat dan intimasi yang seharusnya terjadi pada saat menikah tidak akan dirasakan oleh pasangan. Aku tentunya lebih memilih untuk tidak berpisah dengan istriku secara geografis kelak. Aku lebih memilih untuk mencari pekerjaan lain atau mungkin sebaliknya,istriku yang akan membuat perubahan. Jadi dengan demikian, pada kasus ini, tidak ada manfaatnya. Bahkan mungkin hubungan jarak jauh akan membahayakan rumah tanggamu


Skenario 2

Kamu sedang pacaran dan mulai berencana untuk menikah atau kamu sedang berada dalam hubungan yang serius. Skenario ini biasanya membantu. Hubungan jarak jauh akan membantumu untuk saling belajar tentang satu sama lain, mengenai hal yang tidak akan kamu dapatkan jika kamu berada dalam lokasi yang sama. Seberapa dia mempercayaimu? Berapa banyak kesamaan yang kamu miliki setelah kamu tinggal di dua tempat berbeda? Apakah dia tipe yang selalu menempel padamu dan selalu mengganggumu serta tidak percaya pada apapun yang kamu lakukan? Apakah kamu bisa memperbaiki hubunganmu setelah kamu bertengkar meskipun kamu tinggal terpisah? Selain dari hal-hal ini, manfaat lain adalah kamu tidak mempunyai kesempatan untuk bersama secara fisik dengan pasanganmu. Bertemu secara fisik adalah suatu hal yang menurutku pribadi bisa memperkuat ikatan dalam pernikahan dan seringkali mempengaruhi penilaianmu dalam memutuskan mana yang benar dan salah. Jadi dalam hubungan jarak jauh, satu pihak bisa mempunyai waktu untuk mengintrospeksi diri tanpa penilaian dari pasangan yang bisa dipengaruhi dari faktor fisik. Secara pribadi, saya melihat ini sebagai tambahan. Hubungan ini juga memberimu waktu untuk hal-hal lain seperti fokus pada karirmu, memperkuat dirimu secara finansial, dan melakukan hal-hal yang pada umumnya dilakukan saat usia 20an. Semua ini bisa dilakukan saat kalian terpisah, tanpa harus meluangkan terlalu banyak waktu untuk hubungan kalian. Saat hubungan kalian menjadi serius, tentunya kamu harus memprioritaskan dia. 

Terjawab 12 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang