Apakah ada penganut Muslim di India yang memiliki nama non-Arab?

Dilihat 697 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

India merupakan salah negara dengan penduduk terbesar di dunia dengan agama yang dianut oleh mayoritas penduduknya adalah agama Hindu. Namun ada juga sebagian penduduk yang beragama selain Hindu, seperti Islam, Buddha, Kristen, Sikh, dan lain sebagainya. Terkait dengan penduduk yang memeluk Islam, mereka ada yang memiliki nama bahasa Arab, dan ada juga nama anak muslim ataupun dewasa yang tidak berbau Arab. 


Penduduk India yang beragama Islam sendiri mencapai sekitar 13% dari keseluruhan penduduk India, dan merupakan agama dengan penganut terbanyak kedua di negara tersebut. Dan diantara para pemeluk agama Islam di India tersebut, ada yang memiliki nama arab, ada juga yang tidak.


Nama merupakan salah satu penanda yang penting bagi seseorang. Dengan adanya nama akan memudahkan interaksi sosial bagi orang tersebut. Dan seringkali dengan berdasarkan nama kita dapat mengetahui latar belakang orang tersebut, termasuk agama atau kepercayaan yang dianutnya. 


Dalam hal ini yang menjadi pembahasan adalah nama penganut muslim di India. Secara singkat dapat dikatakan bahwa ada penganut muslim yang memiliki nama ke-arab-araban ada, ada juga yang menggunakan nama dari bahasa lain, dan ada juga yang perpaduan dari berbagai bahasa. 


Contoh paling mudah adalah nama para artis Bollywood yang beragama Islam seperti Shah Rukh Khan, Amir Khan, Salman Khan, dan lain sebagainya. Nama-nama mereka ada yang berbau Arab ada yang tidak.


artis muslim india



Penganut Agam Islam di India


Sebagaimana telah disebutkan di atas, bahwa penganut Islam di India menduduki posisi kedua terbanyak setelah penganut Hindu. Menurut sensus, jumlah penduduk India yang beragama Islam mencapai sekitar 13% lebih dari keseluruhan penduduk India. Hal ini menjadikan nama anak muslim terdengar relatif familier di negara tersebut. Bahkan tidak jarang penduduk muslim India yang menjadi tokoh terkenal baik dalam bidang film maupun yang lainnya, seperti Shah Rukh Khan, Salman Khan, dan lain sebagainya.


Di India, ada orangtua yang memberikan nama bahasa Arab pada anaknya, ada juga yang bukan bahasa Arab namun islami. Karena dalam sejarah perkembangan agama Islam di India, para penyebar Islam tidak melulu berasal dari Arab, ada juga yang berasal dari Persia atau tempat yang lain, serta ditambah lagi dengan terjadinya akulturasi budaya Islam dengan budaya setempat (budaya India) sehingga memunculkan nama-nama islami yang unik dan khas daerah setempat seperti contoh di atas. 


Namun jika Anda mencari nama islami yang biasa digunakan orang Hindu di India, mungkin akan cukup sulit. Karena mereka biasanya lebih suka menggunakan nama-nama dari khasanah Hindu sendiri, seperti nama dewa-dewi yang dikenal dalam agama Hindu.


Islam sendiri pada awalnya masuk ke India pada abad ketujuh yang dibawa oleh para pedagang yang berasal dari Arab dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Seiring waktu, agama Islam dan budaya yang menyertainya sedikit demi sedikit mengalami akulturasi dengan budaya India setempat. Dan puncak kejayaan Islam di India adalah pada masa kemaharajaan Mughal pada abad 1600M, yang ditandai dengan monumen cinta terbesar di dunia, Taj Mahal. Sebagai salah satu agama di India, Islam telah turut membentuk sejarah dan budaya di negara tersebut.



Mughal Taj Mahal

 



Penggunaan Nama Islami Pada Para Muslim di India



Sama halnya pada penganut Islam di belahan bumi lainnya, banyak orang muslim India yang suka memberi nama anak muslim pada anak-anaknya. Karena nama itu sendiri merupakan doa orangtua untuk anak-anaknya. Namun bukan berarti anak-anak tersebut diberi nama bahasa Arab. Karena meskipun agama Islam berasal dari Arab, namun kata-kata dalam bahasa Arab sendiri tidaklah selalu memiliki arti yang bagus atau bermakna mulia dan mengandung doa.


Bahasa Arab adalah sebuah bahasa, bukan sebuah agama, jadi kata-kata dalam bahasa Arab tidak otomatis menjadikan kata-kata itu islami, bagus, dan positif. Sedangkan nama islami sudah dapat dipastikan merupakan nama yang bagus, positif, dan mengandung doa yang mulia. Dan nabi Muhammad sendiri menganjurkan pada para orangtua untuk memberikan nama yang bagus pada anaknya karena pemberian nama tersebut adalah sebagian dari doa orangtua kepada anaknya. Meskipun tak dapat disangkal bahwa agama Islam berasal dari Arab. 

Banyak orang Islam memberikan nama islami pada anaknya karena menaruh harapan pada anaknya supaya kelak saat dewasa mampu mencerminkan dan memiliki perilaku sebagaimana makna yang dikandung dalam nama tersebut. 


Di India sendiri, penggunaan nama islami pada para pemeluk Islam tidak melulu dari bahasa Arab. Ada banyak orang muslim India yang memiliki nama islami, namun nama-nama tersebut kebanyakan tidak berasal dari bahasa Arab. Ada yang menggunakan gabungan kata dari berbagai bahasa untuk namanya. 


Ada juga yang merupakan gabungan dari nama kedua orangtuanya, sehingga sama sekali tidak memiliki arti apapun dalam bahasa Arab juga bahasa-bahasa yang lainnya. Seperti yang dicontohkan di atas, yaitu nama Khan. Nama Khan sendiri merupakan nama marga dan jelas sekali bukan berasal dari bahasa Arab.


pemeluk islam di india




Nama Islami non-Arab Pada Muslim India



Di India kita bisa menemukan nama islami seperti Shehzad dan Farzana yang merupakan nama muslim tapi bukan berasal bahasa Arab. Nama-nama orang Islam di India bisa berasal dari bahasa Arab, Persia, Turki maupun bahasa-bahasa yang lainnya. Ada juga yang merupakan nama marga atau gabungan nama kedua orangtuanya. Namun sangat jarang orang-orang bertentangan dengan budaya atau agama ketika memberi nama untuk anak-anaknya, apapun agama dan budaya mereka.


Semua orang memilihkan nama yang berbeda untuk membuat anak mereka merasa istimewa tapi cukup umum sehingga serupa dengan anak-anak lain yang berasal dari kelompok sosial yang sama. Misalnya seperti pemberian nama anak muslim, baik itu nama bayi laki-laki ataupun nama bayi perempuan islami yang bagus, orangtua dari si bayi pasti memilih kata-kata yang bagus dan bermakna meskipun nama tersebut tidak berbahasa Arab. Dengan kata lain nama islami non bahasa Arab untuk para muslim di India adalah hal yang lazim digunakan. Sebagaimana contoh nama-nama yang telah diberikan di atas.


Taj Mahal India


Jadi, secara umum, penganut muslim di India dapat disimpulkan tidak semua, malah dapat dikatakan sangat jarang sekali atau hampir tidak ada yang menggunakan nama bahasa Arab. Meskipun Islam berasal dari Arab, namun para pemeluknya telah mengalami akulturasi terutama dalam hal budaya sehingga nama yang dimiliki pun tidak melulu berbau ke-arab-araban. 


Banyak nama muslim yang diambil dari bahasa selain Arab, seperti Persia, Turki dan lain sebagainya. Semoga ulasan singkat ini dapat memberi pencerahan untuk Anda. 

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang