Apakah ada pengobatan permanen untuk tiroid?

Dilihat 1,21 rb • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Karena pertanyaannya dalam bentuk sekarang (Apa ada pengobatan permanen untuk 'tiroid') tidak ada spesifikasi tentang hipo-tiroidisme atau hiper-tiroidisme. Aku akan mencoba menyimpulkan keduanya. Dan juga, aku akan menyederhanakan kontennya secara signifikan: kalau ada penyimpangan medis mohon dimaklumkan.

Hipotiroidisme
Dalam bentuk sederhana, dalam hipotiroidisme, kelenjar tiroid itu memproduksi hormon tiroid lebih sedikit daripada yang dibuthkan fungsi tubuh normal. Ada tiga tipe, dan ada atau tidaknya pengobatan permanen tergantung tipenya:

  1. Transien: Transien artinya sementara. Dalam kasus seperti ini, ganguannya itu hanyalah sementara, dan akan hilang setelah penyebabnya hilang. Misalnya, beberapa wanita yang mengandung mengalami ini, dan hilang dengan waktu.

  2. Sekunder: tipe ini dikarenakan gangguan beberapa organ lain dalam tubuh, efek sekunder gangguan ini menyebabkan kelenjar tiroid memproduksi hormon yang lebih sedikit. Seperti yang kamu ketahui, kalau kamu merawat kondisi sekunder ini, bisa ada penyembuhan yang permanen.

  3. Primer: Tipe ini dikarenakan gangguan dalam kelenjar tiroid: kelenjar kehilangan kemampuannya untuk mensintesis jumlah hormon tiroid yang normal. Kalau hal ini dikarenakan kerusakan sel pemroduksi hormon tiroid, kamu tidak akan pernah bisa menduga pengobatan apapun yang bisa memproduksi penyembuhan.
Untuk kasus hipotiroidisme primer seperti itu yang dikarenakan kerusakan sel, satu-satunya pilihan pengobatan adalah mengganti hormon yang kurang dengan suplementasi eksternal, dalam bentuk tablet yang harus dikonsumsi secara rutin. Sayangnya, tipe hipotiroidisme yang paling umum karena defisiensi iodin dalam makanan. Ini adalah tipe hipo primer, tapi tidak ada kerusakan pada sel: bahan mentah untuk sintesis hormon tiroid itu sendiri adalah dalam suplai pendek. Karena itu, kecuali untuk beberapa kasus hipotiroidisme yang dikarenakan kerusakan sel, kebanyakan kasus bisa disembuhkan dengan hasil yang memuaskan.

Hipertiroidisme
Sekarang inilah dimana kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid yang berlebihan. Terlepas dari penyebab-penyebabnya, tujuan dari pengobatan adalah untuk mengurangi efek peningkatan hormon ini. Hal ini bisa dilakukan dalam tiga cara:

  1. Obat Medis: Hal ini bisa dicapai dengan menggunakan obat anti-tiroid. Tapi banyak kali, dalam beberapa minggu pemberhentian pengobatan, kondisinya akan terulang.

  2. Operasi: Hal ini dilakukan untuk bebeapa kasus seperti tumor, dimana pengangkatan merupakan cara untuk menyelamatkan nyawa. Tidak perlu dijelaskan lagi, ini permanen: karena organ yang memproduksi hormon itu sendiri sudah diangkat, baik sebagian maupun sepenuhnya. Namun, ada penangkapannya: lihat nanti di bagian bawah ini.

  3. Radioterapi: Ini adalah cara 'elegan' untuk menghancurkan sel tiroid. Dan lagi, mirip dengan operasi, cara ini juga permanen. Dan lagi, mirip seperti operasi, ada tangkapannya.
Penangkapannya: Kita sudah melihat bagaimana operasi dan radioterapi menghancurkan sel. Dalam kasus seperti itu, beberapa sel ada yang tertinggal, jadi mereka akan terus melakukan sintesis hormon tiroid yang normal. Tangkapannya adalah, jumlah yang tepat pada kelenjar yang ditinggal untuk memproduksi jumlah hormon yang normal tidak bisa selalu diprediksi. Sebagai hasilnya, kita dapat mencari psubjek pasien hipertiroid yang mengikuti prosedur akhir ini. Sekarang, karena proseduk hipotiroidisme ini dikarenakan kerusakan sel yang tak dapat diubah, hal ini harus dirawat dengan mensuplementasikan hormon dalam bentuk tablet yang perlu diambil secara rutin. 

Kuharap jawabanku membersihkan keraguanmu.


Terjawab hampir 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang