Apa jenis-jenis terapi yang diberikan bagi mereka yang sedang menjalankan pengobatan terhadap depresi?

Dilihat 1,23 rb • Ditanyakan hampir 2 tahun lalu
1 Jawaban 1


Depresi bukanlah suatu hal yang asing lagi di telinga masyarakat dunia dan penderitanya dapat ditemukan dengan mudah di lingkungan sekitar tempat tinggal kita. Penyakit ini adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terjadi sedikitnya selama dua minggu atau lebih yang memengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati (mood) dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari. Depresi bukanlah sekedar perasaan sedih, melainkan sebuah penyakit klinis dengan morbiditas dan mortalitas yang tinggi.

Pengertian depresi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung tingkat keparahannya. Contoh salah satunya jenis depresi yaitu depresi klinis (major depression). Pengertian depresi klinis yaitu gejala depresi parah yang bisa mengganggu kemampuan penderita untuk bekerja, tidur, belajar, makan, dan menikmati hidup, sehingga bagi yang mengalaminya sangat disarankan untuk segera mengunjungi psikiater yang memiliki spesialisasi khusus dalam menangani orang-orang yang berkasus depresi. Dan juga disarankan untuk mengunjungi psikiater yang memiliki sertifikasi yang terpercaya dan memiliki spesialisasi dalam "Terapi Melawan Depresi" (Treatment-resistant depression /TRD).

Nah, jadi apa saja faktor penting yang harus diketahui mengenai depresi ini? Dan bagaimana cara menghilangkan depresi tersebut? Untuk lebih jelasnya, yuk ikuti terus uraian di bawah ini lebih lanjut. 


Hal Penting Mengenai Depresi 

Ada dua hal yang sangat penting untuk anda ketahui mengenai depresi:

  1. Depresi bukanlah lawan dari kebahagiaan. Depresi bukan merupakan kesedihan yang sangat mendalam saja, walaupun kesedihan merupakan bagian dari depresi. Depresi merupakan kondisi hilangnya semangat hidup. Contohnya ketika seseorang mengalami depresi, menggosok gigi terasa sebagai tugas yang sangat berat dan mandi pun terasa seperti melakukan hal yang luar biasa. Hilangnya semangat hidup adalah ciri khas utama dari depresi, hal itu sangat menghancurkan dan sangat sulit untuk memahaminya bagi mereka yang tidak pernah mengalami depresi.
  2. Pola pikir menjadi terdistrosi atau menyimpang (mungkin akan sampai pada tahap delusi) ketika sedang merasa tertekan. Hubungan Anda dengan keluarga dan kerabat, tujuan hidup, bahkan perasaan batin tampaknya tidak akan ada artinya sama sekali. Perasaan sakit secara fisik dan psikis yang sangat hebat akan anda rasakan dan anda pun akan merasa tidak berdaya dan penuh dengan ketakutan. 

Jika anda mengalami hal tersebut di atas, maka anda harus segera mengunjungi psikiater, karena apa yang anda alami akan sangat menyakitkan, membingungkan dan berbahaya. 

Terapi Psikologis (Terapi Wicara)

Kembali ke pertanyaan di atas, apa saja jenis terapi yang dapat dilakukan untuk menangani depresi? Selain perubahan gaya hidup dan relaksasi, berikut ini adalah beberapa pilihan terapi yang umumnya digunakan untuk mengatasi depresi, yaitu :

  • Cognitive Behavior Therapy (CBT) - Diterapkan pada orang-orang yang tersandera oleh pola pikir tertentu yang merugikan mereka. CBT akan membantunya untuk melepaskan diri dari pikiran dan perasaan negatif dan menggantinya dengan respons positif.
  • Problem-Solving Therapy (PST) - PST bisa meningkatkan kemampuan penderita untuk menghadapi pengalaman yang membuatnya tertekan, khususnya bagi penderita depresi yang sudah tua.
  • Interpersonal Therapy (IPT) - Prinsip dasar IPT adalah bahwa meningkatkan pola komunikasi dan interaksi dengan orang lain yang dapat membantu meringankan depresi.
  • Terapi Psikodinamis - Terapi ini membantu memahami bagaimana emosi mempengaruhi perilaku pengidap depresi. Pasien akan dibantu untuk memahami dan mencari jalan keluar atas masalahnya.
  • Terapi Stimulasi Otak - seperti electroconvulsive therapy (ECT) atau Terapi Elektrokonvulsi. Jika pemberian obat-obatan tidak mengurangi gejala-gejala depresi, maka dokter bisa melakukan terapi elektrokonvulsif (ECT) pada penderita. Berdasarkan hasil penelitian terakhir, ECT dapat membuat penderita depresi berat merasa lebih baik. Sampai saat ini, terapi elektrokonvulsif (ECT) masih merupakan terapi yang paling cepat dan efektif. Penderita tidak merasakan nyeri saat menjalani ECT, karena yang disalurkan pada otak adalah impuls elektrik. 


Mengatasi Depresi

Untuk mengatasi depresi, anda harus bisa menyingkirkan segala hal yang membuat anda tidak bersemangat. Depresi adalah penyakit yang sangat-sangat mengerikan, sehingga anda harus melakukan semua yang anda bisa untuk melawannya. Untuk itu ada beberapa cara menghilangkan depresi , yaitu:

  • Carilah seorang "teman dalam depresi". Anda tidak bisa melakukannya sendirian. Hal tersebut sangat menyakitkan. Anda butuh seseorang yang dapat membantu anda.
  • Jika anda telah mempunyai teman untuk berbagi, sekarang kunjungilah psikiater untuk melakukan terapi, lakukan terapi wicara, bergabunglah dalam sekelompok orang dengan pengalaman yang sama dan cari tahu tantang kelompok pendukung di daerah anda, hal ini akan membantu anda mengurangi beban yang dirasakan.
  • Lakukan uji klinis depresi. Mungkin anda bisa mendaftar di salah satu rumah sakit atau lembaga khusus yang memiliki tempat "Terapi melawan depresi" (Treatment-resistant depression /TRD) di kota anda.
  • Berolahraga. Pasti betapa sulitnya untuk anda bangun dari tempat tidur, tetapi anda harus berusaha sekeras mungkin. Bahkan meskipun olahraga yang anda lakukan hanya berjalan sebentar, hal itu baik untuk anda Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga lebih efektif dibanding obat-obatan.
  • Habiskan waktu di luar rumah. Bukan berarti anda harus terbakar sinar matahari, tetapi mendapatkan vitamin D yang cukup dari sinar matahari akan membuat perbedaan besar untuk anda.
  • Jangan mengucilkan diri. Berbicara dengan orang asing dapat membuat perbedaan yang besar seperti halnya berbicara dengan seseorang yang sudah anda kenal. Berusahalah sebisa mungkin untuk berinteraksi - hal ini memang sangat sulit, tetapi anda harus mencobanya.
  • Bacalah informasi mengenai depresi di buku-buku atau lewat internet. Memahami lebih jauh tentang penyakit yang dialami bisa membantu dan memotivasi Anda dalam menjalani pengobatan yang dilakukan.
  • Jangan mengkonsumsi obat tidur atau obat penenang. Hal itu hanya akan membuat kondisi anda menjadi lebih buruk. Konsumsi obat - obatan yang hanya diresepkan oleh dokter.
  • Konsumsi suplemen-suplemen yang bernutrisi.
  • Teruslah berada di sekitar orang-orang yang selalu memberi dukungan.
  • Ingatlah bahwa kondisi anda saat ini berada dalam “perang” pribadi. Orang - orang yang tidak pernah mengalami kondisi ini mungkin akan meremehkan apa yang anda alami. Jangan dengarkan mereka – jauh-jauhlah dari mereka. Tidak ada seorang pun yang menganggap remeh kanker, diabetes, atau hipertensi, padahal depresi dapat lebih mematikan dari kondisi-kondisi tersebut. Apa yang anda alami merupakan hal yang nyata dan sangat, sangat mengerikan. Sayangnya kebanyakan orang tidak dapat memahami hal ini. 


Nah itulah penjelasan mengenai depresi serta cara menghilangkan depresi tersebut. Semoga bermanfaat. Intinya, jangan pernah menyerah. Hentikan semua yang membuat anda tidak bersemangat. Selalu tulis lembaran-lembaran hidup yang baru agar anda tetap terhubung dengan dunia yang indah ini. Good Luck!  (Baca: Apa obat yang dapat digunakan dalam pengobatan anhedonia?)


Terjawab 7 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang