Apakah ada perbedaan besar dalam kualitas antara suplemen omega-3 yang ada di pasaran sesuai perbedaan harganya masing-masing?

Dilihat 473 • Ditanyakan 11 bulan lalu
1 Jawaban 1

Asam lemak omega 3 adalah sebuah suplemen yang banyak diteliti oleh bermacam-macam pihak selama beberapa tahun belakangan ini karena memiliki manfaat yang sangat baik untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan tubuh. Namun sebelum mebahas mengenai suplemen ini, mungkin Anda ingin mengetahui apa yang sebenarnya disebut Omega 3. Omega 3 merupakan sejenis lemak yang tidak diproduksi oleh tubuh dan karena itu kita harus memenuhinya dari makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Manfaat Omega 3 adalah untuk pembentukan membran sel sehat, meliputi otak kita dan sel sistem syaraf. Yang wajib Anda ketahui, ada tiga jenis Omega 3, yakni Asam alfa-linolenat (ALA), Asam Eicosapentaenoic (EPA), dan Asam docosahexaenoic (DHA). Ketiga jenis Omega 3 ini sangat diperlukan oleh tubuh kita sehingga kita perlu mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega 3 ini. EPA dan DHA bisa anda dapat dari ikan, seperti ikan makarel, sarden, tuna, dan ikan salmon. Namun, jika anda tidak suka ikan apalagi yang goreng-gorengan, mungkin anda bisa mendapatkan Omega 3 dari buah-buahan, bahkan suplemen omega 3 yang kini banyak dijual secara bebas di pasaran.




Manfaat Omega 3 dan Perbedaan Kualitas Suplemen Omega 3


Demi memenuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya untuk menunjang aktivitas, tubuh membutuhkan banyak sekali vitamin. Di kehidupan modern, banyak orang yang terkadang terlalu sibuk sehingga tidak begitu memperhatikan pola makan, sehingga menyebabkan tubuh mengalami kekurangan beberapa jenis vitamin dan mineral, salah satunya adalah omega 3. Menurut data statistik terbaru, mayoritas orang di Amerika tidak mendapatkan asupan Omega 3 yang cukup dan hal ini diprediksi terjadi juga di negara-begara lain di seluruh dunia, termasuk Indonesia.


Lantas, apakah akibatnya bila kita mengalami kekurangan omega 3 di dalam tubuh kita?

Defisiensi atau kekurangan omega 3 bisa menyebabkan masalah pada tubuh seperti kulit kering dan gatal; rambut kering, rapuh, kusam, dan berketombe; kuku lunak, dan rapuh; haus yang berlebihan, dan sering buang air kecil; sulit tidur dimalam hari, dan sulit bangun dipagi hari; kurang atensi, kurang daya ingat, konsentrasi yang mudah teralihkan, depresi, dan gangguan kecemasan yang tidak diketahui penyebabnya; serta dapat pula terjadi nyeri sendi. Tentunya akibat-akibat yang terjadi bisa memengaruhi produktivitas kita baik saat bekerja maupun belajar.


Berlandaskan bukti penelitian kategori A (penelitian yang dilakukan dengan penelitian ilmiah di laboratorium) yang dilakukan oleh Mayo Clinic, Amerika Serikat, manfaat omega 3 adalah untuk kasus penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, hipertrigliseridemia (trigliserid meningkat dalam darah), reumatoid artritis, pencegahan sekunder penyakit jantung koroner. Di samping itu, penelitian lainnya membuktikan bahwa Omega 3 sangat efektif untuk mengirangi depresi tanpa efek samping. Hal ini sangat bermanfaat bagi penderita gangguan bipolar atau gangguan mental karena omega 3 dapat mengurangi depresi pada remaja pada penderita gangguan tersebut. Selain itu omega 3 juga memiliki efek menguntungkan pada atensi, perilaku, dan masalah emosional anak-anak dan juga remaja.




Studi ilmiah juga telah menunjukkan manfaat omega 3 lainnya, yakni membantu mencegah dan membunuh berbagai sel kanker seperti kanker usus besar, prostat, dan kanker payudara. Selain itu, minyak ikan juga terbukti dapat mengurangi resiko diabetes karena mampu mengurangi stres oksidatif yang memainkan peran sentral dalam pengembangan komplikasi diabetes, baik mikrovaskuler, maupun kardiovaskular. Asam lemak esensial yang terdapat pada omega 3 juga sangat penting untuk fungsi otak serta dapat membantu mencegah penyakit alzheimer pada orang dewasa yang lebih tua. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam The FASEB journal melihat efek kesehatan dari empat hingga tujuh belas suplementasi dengan asam lemak omega 3 dan antioksidan. Potensi dari omega 3 dapat digunakan sebagai senjata untuk menangkis timbulnya penurunan kognitif dan penyakit alzheimer.


Mengkonsumsi omega 3 atau minyak ikan juga sangat bagus untuk kesuburan dan juga kehamilan, kandungan yang ditemukan di dalam omega 3 dapat meningkatkan kesuburan pada wanita dan juga pria. DHA, yang merupakan produk sampingan dari omega 3, memainkan peran dalam mobilitas dan kesehatan sperma pada pria. Omega 3 juga bermanfaat pada wanita hamil dan kandungan di dalamnya. Sepanjang masa kehamilan dan ketika masih menyusui, omega 3 sangat dibutuhkan oleh wanita, bahkan lebih banyak dari biasanya dikarenakan manfaat omega 3 dalam pembentukan otak, mata, dan sistem syaraf pada janin. Sementara setelah bayi tersebut dilahirkan, omega 3 dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak yang sehat juga pembentukan sistem kekebalan tubuh. Suplemen omega 3 sendiri merupakan produk kesehatan biasanya berbentuk pil hasil ekstrak dari berbagai bahan nabati dan hewani yang mengandung omega 3.




Apakah ada perbedaan dalam kualitas - Ya! Sebuah minyak ikan berkualitas baik ditekan dingin (suhu rendah yang diekstrak) - proses ini lebih mahal. Suhu tinggi menekan lebih murah tapi banyak potensi dan keadaan alami dari Omega 3 hilang. Seekor ikan dengan kualitas suplemen minyak yang baik memiliki jumlah yang baik dari EPA murni dan DHA dan kurang pengisi. Banyak produk di pasar menambahkan pengisi murah. Masukan kapsul Anda dalam freezer selama beberapa jam. Jika membeku dengan mudah, ia memiliki pengisi. Jika masih cair, itu kualitas yang lebih baik seperti omega 3 memiliki titik beku yang sangat rendah. Juga suplemen yang memiliki EPA dan DHA langsung yang lebih mudah digunakan oleh tubuh keluar dari sekedar ALA. Sebuah minyak ikan berkualitas baik mengikuti proses filteration kualitas tinggi yang menjamin penghapusan merkuri dan zat berbahaya lainnya tanpa mempengaruhi potensi. Terakhir namun bukan akhir, saya percaya ikan kualitas perusahaan suplemen minyak yang baik harus sumber dari sumber ikan yang berkelanjutan namun alami dan tidak mencoba untuk menghancurkan ekosistem laut (yang banyak memancing di laut dilakukan hari ini). Semua ukuran akan kualitas ini mempengaruhi biaya - ya. harga tinggi tidak selalu berarti kualitas yang baik, tapi kualitas yang baik jarang murah. Pertama carilah kualitas, bukan harga - kemudian bersedialah membayar untuk kualitas. Ini kesehatan Anda.

Terjawab 11 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang