Penyakit menular seksual apa yang diakibatkan dari oral seks?

Dilihat 646 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

penyakit akibat oral


Oral Seks merupakan aktifitas seks dengan menggunakan mulut atau lidah untuk menstimulasi organ kelamin pasangan.  

Melakukan seks bebas selain bisa mengakibatkan kehamilan diluar nikah, beresiko juga tertular penyakit kelamin yang sangat mengerikan. Penyakit-penyakit yang sering muncul tersebut bisa mengakibatkan penderitaan seumur hidup hingga kematian yang mengenaskan. 

Sangat sulit untuk mengkuantifikasi data ini, karena oral seks seringkali dilakukan diikuti dengan kegiatan seks lainnya. Karena alasan ini, amat sangat sulit untuk mengisolir dengan tepat bagaimana dan kapan sebuah penyakit menular seksual ditularkan. 

Lain daripada hal itu, penting untuk mengetahui penyakit seksual yang mana yang tidak bisa digolongkan sebagai penyakit menular seksual dan apakah fellatio (memberi atau menerima) itu adalah aktifitas yang berisiko tinggi untuk penyakit seksual tertentu. Bagaimanapun juga, jika anda tak yakin tentang status pasangan anda atau memiliki keraguan apapun itu, gunakanlah kondom hingga kalian berdua dites untuk penyakitnya.

Nah, sekarang....mari lihat jenis-jenis penyakit menular seks yang disebakan oleh oral seks dibawah ini! :)


7 Penyakit Menular Seksual Akibat Oral Seks

  1. Herpes
    Ini adalah penyakit menular seksual yang paling umum ditularkan melalui oral seks dan menyebar melalui kontak kulit-dengan-kulit. Jika seseorang yang memberikan oral seks memiliki HSV-1 (virus penyebab herpes oral), maka bisa ditularkan melalui alat kelamin. Sama halnya, jika orang yang menerima oral seks memiliki HSV-2 (turunannya yang menjadi penyebab herpes kelamin), orang yang memberikan oral seks bisa mengidap HSV-2 secara oral, meski lebih langka.

  2. Kencing nanah/Gonorrhea
    Penyakit ini bisa dengan mudah ditularkan melalui oral seks dan menyebabkan sakit tenggorokan yang parah. Gonorrhea diobati dengan antibiotik.

  3. Chlamydia
    Chlamydia bisa ditularkan melalui oral seks, tapi tidak terlalu umum ketimbang gonorrhea. Bisa muncul tanpa gejala sehingga membuatnya sulit untuk didiagnosa.

  4. Sipilis
    Penyakit ini disebabkan kontak kulit-dengan-kulit dan dapat ditularkan jika mulut seseorang berhubungan langsung dengan luka atau ruam sipilis.

  5. Hepatitis C
    Penyakit ini ditularkan melalui darah yang mana bisa terjadi saat seks melalui vagina atau anal seks. Penularan melalui oral seks tidak pernah terdokumentasi.

  6. HIV
    Dibandingkan dengan seks vagina ataupun anal seks, risiko menularkan HIV selama oral seks jauh lebih kecil. HIV bisa ditularkan melalui oral seks ketika seseorang yang negatif-HIV memberikan oral seks dengan luka atau goresan di mulutnya, dan terpapar langsung dengan darah, cairan vagina atau sperma dari pasangannya yang positif-HIV. Secara umum, lapisan mulut sangat resisten terhadap infeksi virus seperti HIV. Sebaliknya, risikonya juga rendah saat seseorang positif-HIV memberikan oral seks kepada penerima negatif-HIV karena kadar HIV di air liur tidak cukup untuk menyebabkan infeksi.

  7. Hepatitis B
    Penularan Hepatitis B selama oral seks sama seperti HIV. Mirip dengan HIV, memiliki "risiko teoritis" penularan. Dalam istilah sederhananya, ini berarti penularan mungkin terjadi meskipun kurangnya jumlah kasus-kasus yang terdokumentasi.
penyakit yang menular melalui seks
 

Bagaimana Penanganan Infeksi Menular di mulut?

Diagnosis, perawatan dan pengobatan sama seperti penanganan IMS di alat organ lainnya, dimana diagnosis dan pengobatannya bervariasi bergantung jenis penyebab dan berat ringannya penyakit. Yang sedikit berbeda misalnya untuk pengambilan sampel/contoh sekret untuk gonore dan klamidia diambil sekret dari mukosa rongga mulut.  


Bagaimana Saya Bisa Melindungi Diri Sendiri?

Anda dan pasangan seksual anda perlu secara terbuka mendiskusikan kemungkinan ada atau tidaknya risiko penularan IMS atau riwayat pernah terinfeksi IMS. Anda perlu memeriksa ke dokter ada tidaknya IMS.

Pilihan paling aman adalah dengan menggunakan kondom atau Dental Bam selama dan setiap tindakan seks oral. Menggunakan kondom atau dental bam selama oral akan mencegah IMS ditularkan melalui kontak kulit ke kulit atau dengan transmisi cairan. 


Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi avert.org yang memiliki informasi detil mengenai penyakit menular seksual dan oral seks.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang