Apakah anda bisa terserang jenis pilek yang sama dua kali?

Dilihat 1,33 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang sangat rumit. Itu bergantung pada apa yang anda ‘derita’, apa yang anda maksud dengan ‘sama’ dan apa yang anda maksud dengan ‘pilek’. Tidak bergantung pada apa yang anda maksud dengan ‘anda’ atau ‘dua kali’, sih, sepanjang yang bisa saya katakan. “Pilek” pada umumnya disebabkan oleh virus. Ada banyak jenis virus yang menyebabkan pilek: rhinovirus, coronavirus, respiratory syncytial virus, human metapneumovirus, adenovirus, parainfluenza, influenza.. daftarnya terus berlanjut. Tak diragukan lagi, orang akan bilang, “tunggu.. influenza menyebabkan flu, bukan pilek!” Orang-orang ini benar, tapi karena baik flu maupun pilek bukanlah entitas yang didefinisikan secara klinis, ada banyak orang yang ‘flu’-nya disebabkan oleh adenovirus, dan banyak orang yang ‘pilek’-nya disebabkan oleh influenza.


Pokoknya, banyak virus yang menyebabkan penyakit pernapasan. Ada juga banyak ciri dari setiap virus, dimana mereka dilihat berbeda dari satu sama lain, dari perspektif sistem kekebalan tubuh anda, dan banyak yang berubah seiring waktu (inilah sebabnya anda memerlukan vaksinasi flu setiap tahun; cari tahu tentang antigenic drift (http://en.wikipedia.org/wiki/Antigenic_drift) dan antigenic shift (http://en.wikipedia.org/wiki/Antigenic_shift) untuk info lebih lanjut.


Sekarang bicara sedikit tentang sistem kekebalan tubuh anda. Kebanyakan, bagian dari sistem imun yang kita selidiki ini disebut dengan sistem imun ‘adaptif’. Ini adalah bagian yang spesifik mengenali dan merespon patogen asing (seperti virus). Responnya bergantung pada banyak hal, namun salah satunya adalah rekognisi spesifik dari satu bagian patogen yang dipertanyakan. Jadi saat anda terinfeksi suatu virus, sistem imun anda mengenali satu atau lebih bagian dari virus tersebut (partikel viralnya) sebagai sesuatu yang asing, dan kemudian memacu dirinya untuk menghancurkan apapun yang sudah dikenali sebagai sesuatu yang asing. Begitu yang menyerang tubuh sudah diatasi, kebanyakan orang akan mendapatkan apa yang diketahui sebagai "immunologic memory", yang artinya sebagian dari sel yang terlibat dalam respon kekebalan menjadi ‘tidur’, namun akan merespon lebih cepat kepada tantangan selanjutnya yang diberikan oleh partikel asing yang sama daripada sel ‘naif’ lainnya.


Jadi apa maksud dari semua ini? Maksudnya adalah

1)    Jika anda memiliki sistem imun yang utuh dan

2)    Anda terinfeksi oleh virus tertentu,

3)    Saat virus itu (atau virus lain yang memiliki ciri molekuler yang sama) mencoba menginfeksi anda lagi,

4)    Memori sistem imun anda akan melesat, membuat tubuh anda mampu merespon patogen asing tersebut jauh lebih cepat daripada jika anda belum pernah terinfeksi di tahap 2.


Penting untuk dicatat bahwa gejala yang anda rasakan saat menderita pilek (demam, hidung tersumbat, batuk dll.) adalah kombinasi dari infeksi itu sendiri (beberapa virus langsung menyerang epitelium pernapasan anda) serta respon imun dari virus tersebut. Jadi jika anda sakit, hingga batasan tertentu bisa saja itu hanya tubuh anda yang melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Namun, ini tidak benar-benar menjawab pertanyaan awal. Jika kita mendefinisikan ‘pilek yang sama’ sebagai ‘gejala yang sama’, tentu saja itu bisa merupakan dua virus yang sama sekali berbeda. Bahkan jika ‘pilek yang sama’ berarti ‘virus yang sama, ciri-ciri beda (misalnya tidak ada penumpukan antigenik)’, bahkan sistem imun yang sepenuhnya utuh akan menganggapnya sebagai infeksi jenis baru. Yang bukan selalu berarti anda akan sakit; sistem imun anda mungkin cukup kuat (dan punya inokulum awal yang kecil) sehingga anda dapat mengusirnya sebelum terkena gejalanya. Bahkan jika kita mendefinisikan ‘terkena’ sebagai ‘mengembangkan gejala dari infeksi’, dan bukannya ‘merontokkan partikel infeksi’, dan mendefinisikan ‘pilek yang sama’ sebagai virus dengan ciri yang sama seperti yang menyerang anda terakhir kali, tidak ada jaminan bahwa sistem kekebalan anda, bahkan dalam keadaan sepenuhnya sehat, akam mampu mengatasi serangan kedua. Masih ada yang membaca ini? Jika ya, ini pesan untuk dibawa pulang: Ya. Ya, anda dapat terkena pilek yang sama dua kali. Dalam pergantian musim, tahun, bahkan seumur hidup. Namun sepertinya tidak mungkin, jika anda memiliki asumsi definisi dari paragraf sebelumnya. Sistem imun anda dirancang untuk mencegah kejadian yang sama, dan jika sistemnya bekerja dengan baik anda akan jauh lebih jarang sakit.


Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang