Apakah Anda sekarang selingkuh dari pasangan Anda? Jika iya, mengapa?

Dilihat 503 • Ditanyakan sekitar 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Dulu awalnya sedikit rayuan online untuk menggantikan seks dan keintiman yang tak saya dapatkan di rumah. Seorang pria yang saya temui di sebuah website, dulu saya sangat jelas saya menginginkan suatu hiburan online (chatting, telepon seks, gambar) dan bahwa saya telah menikah dan tak menginginkan apapun lainnya. Kami terhubung seakan saya tak menduganya dan sekarang berkembang lebih jauh. Ia sekarang telah mengunjungi saya. Ia tidak sedang memiliki hubungan dengan siapapun kecuali saya. Saya akan lega sekarang, saya berharap ia bahagia dengan seseorang yang cocok dengannya dan mencintainya apa adanya. Itu akan melegakan juga. Kami bisa berujung berpisah secara baik-baik, yang terjadi seperti yang saya prediksikan. Peristiwa itu segar di ingatan saya dan sebelum itu terjadi saya meyakinkan diri saya sendiri bahwa saya dulu bahagia dan hidup saya sangat sempurna.


Saya sekarang tahu berdasar pengalaman saya dengan pria lain (suami saya adalah  satu-satunya hubungan dan yang pertama) dimana hidup saya bisa berbeda, saya bisa merasa seksi dan dihargai oleh seorang pria dengan cara yang saya inginkan dan saya tak harus hidup dimana saya mengorbankan kebutuhan saya untuk bertemu orang lain. Meski hubungan gelap tidak bertahan hingga perceraian saya, saya bersyukur itu terjadi. Saya bersyukur saya tahu rasanya diinginkan. Tidak, tidak pernah dan tak akan pernah. Saya merasa bersalah dan sering sakit, sering menangis dan mengecam emosi saya dan perasaan saya setiap hari. Saya segera tahu pernikahan saya akan berakhir, karena saya tak bisa melanjutkan seperti ini (ini mengerikan) dan saya tak akan pernah kembali pada keadaan seperti dulu lagi. Saya bersyukur saya tak punya anak.

Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang