Apakah bahaya merokok tidak dilebih-lebihkan?

Dilihat 17,4 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pernyataan mengenai "bahaya merokok bagi perokok pasif" yang sering Anda dengar memang agak berlebihan.

Bahaya merokok bagi kesehatan biasanya dinyatakan dengan akurat, tapi cenderung dinyatakan dalam cara-cara yang secara sengaja dirancang untuk membesar-besarkannya atau dinyatakan secara tidak lengkap- jadi meskipun informasinya mungkin akurat, tapi tidak sepenuhnya benar dalam hal kesan atau pengetahuan yang disampaikan. Berikut saya akan membahas bagaimana bahaya rokok bagi kesehatan dilebih-lebihkan.


Bahaya Rokok Bagi Kesehatan


Kandungan rokok didominasi oleh zat-zat kimia berbahaya yang mungkin berguna dalam kehidupan sehari-hari namun, bukanlah zat yang aman jika masuk ke dalam tubuh. Hal ini tentu saja merupakan sebuah faktor yang amat signifikan dan juga penyebab mengapa merokok berbahaya. Namun, bahaya merokok bagi kesehatan sedikit banyak bisa dibilang dibesar-besarkan.


rokok


Seperti yang dikatakan oleh David Kessler, ketua dari FDA, terdapat perbedaan yang sangat besar antara ketepatan dan kebenaran ketika seorang pendukung yang persuasif mencoba mempengaruhi Anda.


Ini potongan dari "Dissecting Antismokers' Brains" halaman 330.


"Anggap saja saya menerima $500,000 setahun sebagai seorang pengacara yang handal. Saya lalu mencalonkan diri sebagai pejabat publik dan meningkatkan citra saya dengan menyatakan bahwa saya percaya pada pentingnya memberi bagi orang-orang yang kurang beruntung. Saya memberikan kesan yang tulus dan sungguh-sungguh yang saya berikan kepada organisasi amal dan orang-orang miskin serta tuna wisma yang saya temui di jalan. Saya terus melakukannya dengan menekankan bahwa saya akan terus memberi bagaimanapun kondisi keuangan atau tekanan yang saya hadapi, dan bahwa saya akan memberikan dedikasi dan perhatian yang sama terhadap karir saya sebagai pejabat terpilih. Kenyataannya, "kontribusi reguler" saya adalah bahwa saya mendonasikan beberapa sen kepada bala keselamatan setiap natal dan lalu memberikan beberapa sen kepada tuna wisma yang tidur di bawah selimut (dan hati-hati agar tidak berada telalu dekat). Apakah saya berbohong dengan pernyataan yang saya berikan? Secara teknis, tidak.. Saya memang berkontribusi secara reguler, dan saya tidak menyebutkan mengenai jumlahnya. Tapi setiap orang yang waras pasti akan bilang kalau saya tidak jujur."


Ini merupakan contoh yang sangat tepat dari "berbohong dengan ketepatan".


"85% orang yang mengidap kanker paru-paru merupakan perokok".


Sekarang coba perhatikan angkanya. Saya yakin Anda sudah pernah melihat variasinya, mungkin ratusan kali. Sangat dahsyat bukan? Anda yakin bahwa pernyataan tersebut memberikan informasi yang penting kan?

Sekarang coba bertanyalah kepada diri Anda sendiri, berapa persen kemungkinannya Anda akan terkena kanker paru - paru jika Anda merokok?


Bukan 85%. Bukan juga 75, 65, 55, 45, 35, 25, atau bahkan 15%... kecuali Anda pekerja asbes atau termasuk dari 1% orang yang tinggal di basement yang penuh radon dan/atau Anda merokok 2 bungkus sehari sejak berusia 15 tahun dan masih terus melakukannya selama 50 tahun atau Anda fitnes di ruangan yang berisi formaldehida setiap harinya, atau orang tua Anda mati muda karena kanker paru - paru (tanpa disebabkan oleh faktor kesehatan lainnya), dan banyak lagi.


kanker paru-paru


Kalau Anda perokok rata-rata, kemungkinan Anda terkena kanker paru - paru lebih kecil dari 10% tanpa adanya faktor-faktor lainnya. Mungkin kurang dari 5%. Saya tidak bisa mengatakan yang lebih akurat lagi, karena saya belum pernah melihat angka yang lebih baik dari itu. Angka ini terlalu kecil sehingga Anda mungkin tidak pernah melihatnya dipublikasikan... Karena ini tidak akan menjadi pesan yang propaganda - dan hanya akan memberikan pengaruh yang kecil terhadap komunitas dan perubahan tingkah laku. Angka 5% ini bisa saja naik turun tergantung dari faktor-faktor lain yang disebutkan.


Tapi angka 85% jauh lebih menarik perhatian, lebih mudah diingat, dan jauh lebih mungkin untuk menghasilkan perubahan perilaku dan jauh lebih mengena dibanding penjelasan yang lebih rumit, iya kan? Dan pernyataan tersebut bisa dibilang cukup akurat dalam batasan tertentu. Dan karena itulah pernyataan tersebut digunakan. 


Sekarang, kalau Anda bertanya-tanya kenapa seseorang ingin merubah perilaku, ada beberapa alasannya:

1. Mengingat kandungan rokok yang berbahaya, merokok dalam jumlah tertentu secara rutin seumur hidup dapat meningkatkan resiko kanker paru - paru secara signifikan, mungkin sekitar 5, 10, atau bahkan 15, 25, atau 35 kali lebih banyak dibanding orang-orang yang tidak merokok- hal ini juga tergantung faktor-faktor lain yang sebelumnya disebutkan dan apa yang dimaksud dengan "jumlah tertentu", "secara rutin", dan "seumur hidup". Tapi secara umum, jumlah penderita kanker paru-paru yang bukan perokok memang sangat rendah, di bawah 1%, kalau Anda tidak memiliki faktor-faktor lainnya. Itupun kalau Anda tidak meninggal karena sebab lainnya sebelum umur 70 atau 80 tahun. Jadi seperti yang bisa Anda lihat, perbedaannya cukup signifikan. Jadi orang-orang yang menyebutkan angka 85% di televisi, berita dan sebagainya mengenai larangan merokok mungkin berpikir bahwa mereka melakukannya untuk kebaikan Anda.


tubuh perokok


2. Saya tidak merasa bahwa pembenaran tersebut cukup untuk membuat pernyataan tersebut. Saya juga tidak berpikir bahwa hal tersebut merupakan satu-satunya alasan untuk mengkondisikan dan memanipulasi tingkah laku seseorang. Cara terbaik untuk memotivasi perokok untuk berhenti dapat dilihat pada rangkuman di halan 50 dari buku "Dissecting Antismokers' Brains " - Pemulihan dari ASDS. Anda akan melihat banyak orang dari berbagai latar belakang motivasi, yang semuanya berusaha untuk mencapai tujuan yang sama. Tidak ada yang namanya "Persatuan Konspirasi Yang Besar" terlepas dari kenyataan bahwa beberapa kelompok orang memiliki kendali uang yang sangat besar yang memungkinkan mereka untuk menyediakan platform untuk orang-orang lainnya.


Jadi secara keseluruhan, terkait dengan pertanyaan Anda mengenai bahaya merokok bagi kesehatan yang mungkin mencakup mengenai merokok dan efeknya ke orang lain, karena banyak orang yang merokok di tempat umum, jawaban saya adalah, "Ya, bahaya rokok bagi kesehatan memang dilebih-lebihkan".

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang