Apakah ada nama perempuan Muslim yang bukan Fatima, Ruqaya, Aisha, Hadija atau Zaynab? Apakah ada nama-nama lain seperti Rola?

Dilihat 295 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Setiap benda yang memiliki bentuk pasti memiliki sebuah nama sebagai penanda. Setiap makhluk hidup ciptaan Tuhan juga memiliki nama sebagai bentuk eksistensi mereka di bumi ini. Begitu pula manusia, setiap orang tua selalu memberikan nama yang terbaik kepada bayi kecilnya yang mereka sayangi. Terlebih lagi jika sebuah keluarga muslim memiliki seorang bayi perempuan, maka orang tua bayi tersebut wajib memberikan nama bayi perempuan Islami dan artinya yang baik agar menjadi berkah di kemudian hari.

Nama merupakan identitas yang disematkan kepada suatu objek yang telah ada (baik dari dimensi alam nyata ataupun alam gaib). Pemberian sebuah nama terhadap suatu objek tersebut bertujuan untuk mempermudah proses identifikasi objek dalam upaya mengenal karakter objek yang dinamai tersebut. Pada sebuah benda, pemberian nama digunakan sebagai identitas penanda benda tersebut sebagaimana fungsinya. Sedangkan pada manusia, pemberian nama itu sendiri digunakan sebagai penunjuk ciri yang ada pada diri seseorang tersebut. Bahkan sebagian besar masyarakat beranggapan bahwa, sebuah nama merupakan doa yang disematkan kepada orang tersebut agar kelak ia akan bisa meraih kesuksesan sesuai nama yang disandangnya.




Dalam ajaran agama Islam, setiap orang tua yang mempunyai anak hendaknya memberi nama anak mereka dengan sebutan yang baik. Islam mempercayai bahwa hakikat sebuah nama adalah do'a yang selalu terpanjat di setiap hembusan nafas si anak. Sehingga ketika dewasa kelak dia akan menjadi orang yang sukses, sebagaimana makna dari nama yang ia sandang.


Arti sebuah nama dalam Islam merupakan hal yang sangat krusial, ada yang dianjurkan dan ada pula yang dilarang. Jika kita baru menerima seorang mualaf perempuan, maka kita dianjurkan untuk memberikan nama perempuan Islami atau jika anak kita baru lahir, maka kita bisa memberi nama anak menurut Al-Qur’an, karena di dalam Al-Quran sendiri terdapat banyak sekali nama-nama baik yang mengandung doa dan harapan. Karena memang, hakikat sebuah nama adalah doa. Nama menjadi doa terutama bagi kedua orang tua yang memberikan, juga kepada mereka yang memanggil. Sehingga, arti sebuah nama menurut Islam sangatlah penting.


Nama Perempuan yang Baik Dalam Islam


Sebagai umat Islam, kita sudah sepantasnya selalu mengikuti anjuran dan nasehat dari Nabi Muhammad SAW. Adapun sebagian dari nasehat beliau adalah agar para orang tua memberikan nama yg bagus dan penuh arti yang baik pada sang buah hati. Maksud Pemberian nama yang bagus serta memiliki arti nama dalam Islam yang penuh arti, mempunyai beberapa manfaat sebagai berikut:


  • Mengamalkan anjuran Rasulullah SAW.
  • Enak didengar dan enak diucapkan karena karena pelafalan dan artinya bagus.
  • Nama yg bagus dan bagus dan bermakna akan memengaruhi jiwa dan kehidupan sang buah hati.
  • Secara tidak langsung ketika kita menyebut nama sang buah hati, kita sedang mendoakannya sesuai dengan makna dari nama tersebut. misalnya jika anda memilihkan nama shalih (berarti orang yg saleh) maka ketika kita memanggilnya, sama halnya dengan mendoakannya menjadi orang yang salehmaknanya.
  • Anak memiliki ciri/identitas ketika dipanggil, baik di dunia fana ketika bergaul dengan sesama dan ketika di akhirat ketika menghadap pada-Nya.

Kewajiban bagi kedua orang tua adalah memilih nama terbaik bagi anaknya, baik dari sisi lafadz dan arti nama dalam islam, sesuai dengan syar’iy dan lisan arab. Kadangkala pemberian nama kepada seorang anak baik adab dan diterima oleh telinga/pendangaran akan tetapi nama tersebut tidak sesuai dengan syari’at.


Islam menganjurkan pemilihan nama yang baik dan arti nama dalam islam juga baik, kerana ia lambang identitas seseorang dan nama itulah ia akan dikenali sepanjang hayat dan menjadi sebutan sampai ke hari akhirat. Apabila orang memanggilnya dengan nama tersebut, maka pada sepanjang hayatnya, mereka seolah-olah berdoa untuk anak tersebut. Seorang Muslim wajib percaya kepada hari kebangkitan dan perlu mengakui bahawa nama yang diberikan kepada anak di dunia akan kekal digunakan di akhirat.


Pada era modern ini, banyak sekali warga dari berbagai belahan dunia yang berbondong-bondong memeluk agama Islam. Mereka yang mualaf mengganti nama lahir mereka dengan nama yang lebih Islami. Anggap saja jika yang menjadi mualaf itu perempuan, maka ia akan meminta saran kepada ulama setempat untuk memberikannya nama perempuan Islami yang baik dengan harapan agar mereka senantiasa dalam ketaatan dan juga keselamatan.



Kedudukan perempuan dalam Islam sangatlah mulia, karena wanita adalah wujud dari kasih sayang Tuhan yang tiada tara. Hal itu dibuktikan dengan adanya rahim dalam tubuh seorang ibu yang mampu melahirkan kehidupan baru yang lebih bermutu. Oleh karenanya, setiap wanita muslim sejak lahir diharuskan memiliki nama perempuan Islami yang memiliki arti dari sebuah harapan yang baik.


Setiap kelahiran seorang bayi dari keluarga muslim pasti akan diberi nama yang baik. Selain agar memiliki panggilan yang baik, sebuah nama adalah do'a yang melekat pada diri seseorang. Terlebih lagi jika bayi tersebut perempuan, maka sang ayah akan mencarikannya nama bayi perempuan Islami dan artinya yang baik dengan tujuan kelak akan mampu membawa kemuliaan kepada dirinya, keluarga dan lingkungannya.


Barokah sebuah nama dapat diartikan sebuah kebaikan yang berkesinambungan pada nama tersebut. Barokah bukanlah cukup dan mencukupi saja, tapi berkah/barokah ialah bertambahnya ketaatan kita kepada Allah SWT dengan segala keadaan yg ada, baik berlimpah atau sebaliknya  anak-anak yg berkah bukanlah ketika mereka lucu dan imut, tapi anak yang berkah ialah yg senantiasa taat kepada Rabb-Nya dan kelak diantara mereka ada yg lebih soleh dan tidak hentinya mendoakan kita.



Dalam Islam sering kita jumpai perempuan muslim yang bernama Fatima, Aisha, Ruqayyah, ataupun Zainab. Nama-nama tersebut diambil dari nama keluarga Nabi Muhammad yang dimuliakan oleh umat Islam. Nama dari keluarga beliau (Nabi Muhammad) sangatlah populer di kalangan umat Islam karena penyebutannya yang sederhana namun memiliki arti yang baik. Hal tersebut membuat banyak orang menjadi suka dan dengan senang hati memberikan nama-nama tersebut kepada anaknya.


Hakikat sebuah nama adalah do'a, dalam ajaran Islam sendiri tidak diwajibkan seorang muslim harus memberi nama seperti apa kepada anaknya. Akan tetapi Nabi Muhammad pernah menganjurkan agar setiap orang tua memberi nama yang baik (dari segi penyebutan atau makna) kepada anaknya, dan sebisa mungkin memberikan nama seperti para nabi atau keluarganya (yang taat) dengan harapan agar hidupnya senantiasa dinaungi ridho dan rahmat-Nya. Maka dari itu, diperbolehkan kepada orang tua si bayi untuk memberikan nama selain  dari bahasa Arab asalkan memiliki sebutan dan makna yang baik pula.


Seperti halnya era sekarang, umat Islam banyak yang memilih nama populer dan keren dari berbagai bahasa seperti Devi, Liza, Rosa, Lenny dan lainnya sebagai nama bayi perempuan Islami dan artinya yang baik untuk anak mereka. Nama-nama yang indah tersebut diambil dari berbagai bahasa yang populer dikalangan masyarakat, sehingga memudahkan mereka untuk mengingat dan menyebutkannya. Hal itu dikarenakan kebudayaan dinamis dalam masyarakat yang menuntut mereka memberikan sebuah identitas yang mudah diingat (namun keren) kepada anak mereka.


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang