Apakah bekas luka psoriasis hilang seiring waktu? Bagaimana?

Dilihat 2,98 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika Anda bertanya mengenai akankah bekas luka psoriasis hilang seiring berjalannya waktu, jawabannya adalah iya. Tapi, bekas luka tersebut tidak pernah bisa hilang dari kulit seratus persen. Pada kebanyakan kasus sukses, pasti selalu ada sisa bekas luka di bawah lengan, di siku, di bawah payudara (pada perempuan), dan di bagian tubuh lainnya yang terdapat banyak lemak (lipatan lemak) atau bagian tubuh yang tidak menerima matahari langsung. Namun kita bisa menggunakan berbagai macam cara menghilangkan bekas luka untuk mempercepat proses penyembuhan dan meminimalisir bekas luka. Mantan pacar saya mengalami kelebihan berat badan serta psoriatic, dan saya menghabiskan dua tahun untuk melakukan pemeriksaan akan kondisinya, memberikan saran, dan mengobservasi efeknya (baik di kondisi terparah, maupun saat mudah ditangani), jadi saya rasa saya berkualifikasi untuk menjelaskan mengenai hal ini. Berikut saya akan memaparkan pengalaman saya mengenai bagaimana cara menghilangkan bekas luka di kulit yang disebabkan psoriasis.


Cara Menghilangkan Bekas Luka di Kulit



Menangani psoriasis membutuhkan waktu lama, usaha dedikasi, niat dan perubahan besar pada gaya hidup. Faktor yang paling penting adalah, tentu saja, penanganan stres dan kemarahan, dan korban harus bisa tenang dalam menangani semua hal buruk, semenjak mereka lebih berdampak daripada seseorang yang sehat. Dia menjadi stres saat banyak ujian dan bertarung bersama saya dan orangtuanya, akhirnya dia masih ada di tahap serius dari penyakitnya untuk waktu lama.


Perawatan kulit adalah yang terpenting untuk siapapun dengan kondisi kulit. Orang dengan psoriasis sebaiknya menghindari sabun, juga harus menjaga kulit tetap lembab, dan dengan baik dan rutin mengurangi kekeringan dan pecah-pecah pada kulit, dan bisa menggunakan bantuan kosmetik untuk menutupi kulit yang terjangkit (khususnya di situasi genting dimana orang memiliki penyakit kulit yang mencolok) saat dibutuhkan. Terpaparnya kulit ke radiasi UV, khususnya cahaya matahari, juga termasuk cara menghilangkan bekas luka karena psoriasis dan memiliki keuntungan tersendiri dalam proses penyembuhannya.


Sampai saya bertemu dengannya, mantan pacar saya memiliki gaya hidup yang sangat terpencil dan jarang keluar. Saat mulai kuliah, dia baru mulai mau keluar rumah saat kita berjalan bersama (dalam kota panas dan lembab yang kita tinggali) dan menggunakan minyak untuk menjaga kelembaban kulitnya. Saat kita pindah bersama, saya mulai membantunya dengan tempat yang susah dijangkau dan memastikan kulitnya terjaga. Inilah solusi yang paling baik, namun tidak sepenting poin berikutya.


Olahraga fisik regular (bersama dengan perspirasi ekstensif, seperti cardio) membantu korban dalam metabolisme dan membersihkan kulit dari sel mati dengan efisien.


Dia tidak begitu serius saat olahraga, tapi saya sangat serius, dan mengajaknya untuk gabung di gym yang kebetulan terletak di basement apartemennya. Dia memang pergi ke situ, dan ada perubahan, tapi dia tidak melanjutkannya. Alasannya malas dan ada banyak tugas, lalu dia kembali ke posisi di mana dia mengalami gejala psoriasis lagi.




Makanan juga bisa memainkan peran penting dalam menangani penyakit apapun, dan dalam jangka panjang, hindari makanan dengan pengawet, mengonsumsi makanan ringan sehari di waktu yang tepat dan memakan sayuran hijau, juga buah segar membantu secara drastis mengurangi jumlah lukanya.


Setelah menyelesaikan pemakaian obat (steroid, immunosuppressants) dan obat hangat, dia mencoba metode lain (GM dan Diet Atkin, wheatgrass, lemongrass, obat lain - homeopathy, Ayurveda, dan sebagainya). Tetapi, pola makannya susah berubah, dan masih, tidak begitu sehat (pancake untuk sarapan; nasi dan gorengan untuk makan siang; mi untuk makan malam; keripik, coklat, dan eskrim untuk kapan pun).

Saat aku membuatnya berubah ke pola makan sehat dengan telur, roti, dan jus buah segar untuk sarapan, salad atau buah-buahan di siang hari, dan nasi dengan sayur di sore hari, kondisinya sepertinya membaik.


Seks secara mengejutkan bisa efektif saat membantu orang dalam proses penyembuhan, dan bertindak sebagai menaikkan semangat pasien, khususnya saat pasien sedang depresi atau dijauhi oleh siapapun, seperti yang dia alami. Disamping dari aktivitas fisik yang intens, beberapa orgasme secara positif membantu sirkulasi darah, aliran menstruasi (dia juga punya masalah dengan itu), stres (tegangan otot), dan mood.


Dia menunjukkan tanda penyembuhan setelah kami mulai ciuman dan bermesraan. Tentunya menggembirakan saat pertama kali kami melakukannya. Relasinya sendiri, titik puncaknya, seperti mempertahankan semua keuntungan psikologis orgasme. Dia juga merasa dihargai dan terhormati (sebagaimana perempuan yang kelebihan berat badan dan menderita psoriasis, emosinya kurang stabil, dia ditindas dan dikucilkan di sekolah) dan melihat kehidupan dan hubungan kami dengan semangat yang baru. Saya juga suka berpikir dia lebih sensitif di beberapa tempat spesifik semenjak kebanyakan kulitnya mati rasa daripada saya saat bergairah. Juga, saya tidak tahu kalau wajar bagi orang yang menderita psoriasis untuk memiliki vaginosis bakteri/jamur juga (karena sistem imun yang lebih lemah), sehingga dia bau di bawah sana. Akhirnya, dia punya kecemasan mengenai seks oral, tapi aku masih bercinta dengannya.


Catat kalau tidak hanya hubungan seks yang bekerja - orgasme melalui masturbasi sepertinya ada efek sama padanya. Hal terakhir ini adalah salah satu hal yang saya tidak diketahui pada awalnya. Saya biasanya tidak melakukannya, tapi karena hubungan kami sekarang dan fakta kalau seks adalah faktor penting untuk mengobati psoriasis membuat saya melakukannya.


Untuk kesimpulan, saya melihat pengurangan drastis pada bekas luka di kulitnya dan metode di atas dilakukan olehnya dengan tidak sepenuh hati. Saya tidak bisa mengikutinya untuk waktu lama untuk melihat hasilnya saat ia melakukannya dengan serius, tapi saya sarankan ini ke siapapun yang mau menyembuhkan penyakitnya karena masyarakat penuh dengan orang yang tidak begitu mengerti tentang cara menghilangkan bekas luka di kulit yang disebabkan oleh penyakit ini.


Walaupun ini mungkin terdengar palsu, satu-satunya cara kalau ingin metode ini mengobati kondisinya adalah tekad. Saya yakin penyembuhan terletak pada pikiran. Psoriasis bisa melumpuhkan, baik korbannya maupun orang yang peduli dengannya. Penyakit ini bisa ditangani secara benar dengan kooperasi dan dukungan, jika tidak ada dukungan yang diberikan oleh orang-orang terdekatnya, penyakit ini akan terus merusak dan menjadi semakin merambat.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang