Apakah berkata jujur telah terjadinya perselingkuhan selalu merupakan pilihan (opsi) yang paling baik ?

Dilihat 421 • Ditanyakan 12 bulan lalu
1 Jawaban 1

Saya diminta untuk menjawab dan saya akan menjawab. Saya tidak yakin banyak orang akan menyukai ini. Apakah kalian berdua sudah mengucapkan sumpah di depan para saksi yang dilengkapi dengan lembaran sah yang mengatakan bahwa kamu tidak akan menjalin hubungan dengan wanita lain lagi? 


Kalau ya, berarti kamu selingkuh. Ini merupakan hal yang serius dan kamu seharusnya merasa menyesal dan malu. Kalau saya berada di posisimu, saya akan mengatakan apa yang akan berkata jujur. Tapi bukan urusan saya untuk mengatakan kepada orang lain apa yang seharusnya mereka lakukan. Saya melakukan sumpah semacam ini ketika masih kuliah. Saya melakukannya karena putus asa, tapi saya melakukannya. Saya menganggap itu hal yang sangat serius.


Tidak peduli seburuk apapun situasinya, saya tidak pernah selingkuh. Pasangan saya selingkuh dan meninggalkan saya dan saya terbebas dari kewajiban saya. Kalau saya berselingkuh, saya akan merasa malu, dan saya akna mengatakannya kepada pasangan saya dan terserah dia apakah dia masih mau melanjutkan hubungan dengan saya atau tidak. Ada alasan kenapa proses ini serius: memberikan kebebasan dasarmu sebagai manusia merupakan langkah yang sangat serius. Meski begitu, seseorang yang tidak merupakan bagian dari kontrak itu tidak memiliki kewajiban apapun.


Sekarang, kalau kamu tidak melakukannya, hal ini tidak penting dan satu - satunya adalah hal yang bersifat taktis. Hal itu karena kalian sudah saling membohongi dan mengkhianati satu sama lain sepanjang kalian menjalin hubungan. Banyak orang yang kelihatannya menikmati halitu. Tapi kita sudah menghapuskan perbudakan di tahun 1865. Tidak ada pelanggaran terhadap kontrak ataupun hukum yang berlaku.


Jadi kalau kamu merasa bersalah, itu sepenuhnya pilihan dan tanggung jawabmu. Kalau kamu memberitahu, itu sepernuhnya hak dan tanggung jawabmu. Kalau dia terluka, itu sepenuhnya pilihan dan tanggung jawabnya. Siapapun dari kalian bisa melakukan yang kalian inginkan, termasuk memutuskan hubungan yang kalian jalin. 


Kamu bermain dengan sangat buruk dan akan akan banyak rasa sakit dan ini jelas sekali bukan permainan yang akan saya lakukan. Tapi kamu melakukannya dengan kedua mata terbuka lebar sejak hari pertama. Kalau ada hal yang membuatmu merasa bersalah, hal itu adalah melakukan kesalah bodoh di awal. Ini merupakan hal utama dimana konsep "memaafkan" dapt diterapkan.


Mungkin kamu muda dan bodoh, dan kamu benar - benar tidak mengerti pola tingkat lakumu, tapi sekarang kamu mengerti. Kamu tahu bahwa kamu adalah orang semacam itu. Saya pikir tidak ada yang salah dengan hal itu. Saya pikir itu menyenangkan, terlebih jika melibatkan banyak wanita dan kamu jadi sulit untuk mengingat semuanya.


Saya akan bilang yang sebenarnya sekarang. Saya tidak akan melakukan sumpah untuk tidak akan pernah melakukannya lagi. tapi ketika saya tidak tahu bahwa saya orang semacam itu, saya melakukannya dan menjaga sumpah saya. Kalian berdua sudah bersikap tidak jujur dan saling berbohong sehingga hal itu tidak penting lagi sekarang. Meskpun kamu mengatakan kepada dirimu betapa luar biasanya hubungan yang kalian jalani dan sekalipun kamu berpikir bahwa orang - orang bisa menerimanya. Sekarang yang penting adalah taktis.

Jadi sekarang menurut saya yang terbaik yang bisa kamu lakukan adalah jangan katakan kepada pasanganmu mengenai selingkuhanmu. Lalu coba bicarakan mengenai kemungkinan untuk membuka hubungan kalau menurutnya itu akan baik - baik saja, lalu berikan alasan yang tepat kalau dia menolaj, setelah itu akhirnya hubungan secepat mungkin agar kamu tidak teralu menyakitinya dalam proses ini.


Terjawab sekitar 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang