Apakah boleh memakan yogurt pada saat sakit demam?

Dilihat 332 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Di saat panas terik menyengat dan rasa lelah menahan gerak badan, tentu yang sangat diinginkan semua orang adalah sebuah makanan yang dingin dan segar di badan. Salah satu makanan yang paling disukai masyarakat pada saat terik seperti ini adalah yoghurt, dengan kesegarannya dan kelembutan rasanya tentu olahan susu yang satu ini sangat disukai oleh semua orang. Selain itu di balik rasanya yang enak dan segar, kesehatan badan dan organ pencernaan juga akan diperoleh si pengonsumsi sebagai khasiat yogurt.




Yoghurt atau yogurt, adalah olahan susu yang dibuat dengan fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk sari kacang kedelai. Namun pada saat ini produksi industri makanan modern lebih didominasi susu sapi, hal tersebut terjadi karena kandungan susu sapi dinilai lebih tinggi nutrisi daripada bahan yang lain. Pembentukan fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan aroma unik pada yoghurt. Di era modern ini, yoghurt tersedia dalam beraneka macam rasa, rasa alami, rasa buah, rasa vanilla, rasa coklat atau rasa lain yang segar dan diminati masyarakat.


Bukti-bukti menunjukkan bahwa produk susu budidaya telah diproduksi sebagai makanan sedikitnya sejak 4.500 tahun lalu atau sekitar pada abad ke-3 SM. Pada awalnya yoghurt terbentuk oleh fermentasi secara spontan bakteri liar yang hidup pada tas kulit kambing yang dibawa oleh bangsa “Bulgar”, orang nomadik yang mulai bermigrasi ke Eropa pada abad ke-2 M dan akhirnya menetap di Balkan pada akhir abad ke-7. Kemudian susu yang tidak sengaja terfermentasi tersebut ahirnya diolah dan dijadikan suatu makanan yang kaya manfaat. Sekarang, banyak negara memiliki yoghurt-nya sendiri, dengan berbagai varian rasa dan juga kemasan para produsen di berbagai negara bersaing untuk menciptakan yoghurt terbaik untuk konsumen. Meskipun demikian, sampai sekarang belum ada bukti yang jelas mengenai siapa yang menemukan yoghurt.




Teori bahwa yoghurt digunakan oleh orang-orang Turki kuno didasarkan pada buku Diwan Lughat al-Turk oleh “Mahmud Kashgari” dan Kutadgu Bilig oleh “Yusuf Has Hajib” yang ditulis pada abad ke-11. Pada kedua buku tersebut, kata yoghurt disebutkan dan digambarkan sebagaimana yang digunakan oleh orang Turki nomadik, dengan kata yoghurt digambarkan dalam berbagai bagian. Juga, pertama kali orang Eropa mengenal yoghurt dapat dilihat pada sejarah klinik Perancis ketika “Francis I” menderita diare yang mematikan dan tidak ada dokter Perancis yang mampu menyembuhkannya. Namun ketika sekutunya “Suleiman” si hebat mengirim seorang dokter, dan dengan bantuan khasiat yoghurt ia dapat disembuhkan. Mulai saat itulah Eropa dipercaya mengenal yoghurt untuk pertama kalinya dengan insiden itu.


Pada perkembangannya yoghurt dengan tambahan selai buah diciptakan untuk melindungi yoghurt dari pembusukan. Ini dipatenkan pada tahun 1933 oleh “Radlická Mlékárna” di Praha. Yoghurt dibuat dengan memasukkan bakteri spesifik ke dalam susu di bawah temperatur yang dikontrol dan kondisi lingkungan, terutama dalam produksi industri. Bakteri merombak gula susu alami dan melepaskan asam laktat sebagai produk sisa. Keasaman meningkat menyebabkan protein susu menjadi memadat dan membentuk gumpalan-gumpalan. Pada saat itu keasaman meningkat menjadi (pH=4-5). Hal tersebut juga bertujuan untuk menghindari proliferasi bakteri patogen yang potensial. Di Amerika Serikat, sebuah produk olahan susu baru bisa dinamai yoghurt harus berisi bakteri Streptococcus salivarius subsp. thermophilus dan Lactobacillus delbrueckii subsp. bulgaricus.


Pada kebanyakan negara, produk mungkin disebut yoghurt hanya jika bakteri hidup ada di produk akhir. Produk yang telah dipasteurisasi, yang tidak punya bakteri hidup, disebut susu fermentasi (minuman). Yoghurt yang telah dipasteurisasi memiliki rentang hidup yang panjang dan tidak membutuhkan kulkas. Yoghurt kaya akan protein, beberapa vitamin B, dan mineral yang penting. Yoghurt memiliki lemak setara dengan susu yang menjadi bahannya. Yoghurt bisa dikonsumsi orang yang alergi terhadap susu karena struktur laktosa yoghurt telah dirusak oleh bakteri. Yoghurt juga kaya dengan vitamin B.


Manfaat Yogurt Bagi Kesehatan Tubuh Manusia




Yoghurt saat ini sudah sangat populer di kalangan masyarakat, baik pada anak-anak maupun orang dewasa sangat menyukai produk olahan susu yang satu ini. Mengkonsumsi yoghurt setiap hari sangat baik bagi kesehatan tubuh kita. Pada saat kondisi apapun yoghurt bisa dinikmati dimanapun kita berada karena banyak sekali manfaat didalamnya. Berikut ini 10 manfaat yoghurt bagi kesehatan manusia yang mengkonsusinya :


1. Menjaga tulang tetap sehat

Mengkonsumsi semangkuk yoghurt dapat memberi Kita banyak kalsium dan vitamin D. Kedua komponen ini sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang. Kalsium yang ada di dalam yoghurt juga membantu menjaga kepadatan dan memperkuat tulang sepanjang hidup kita. Dengan demikian, manfaat yoghurt juga sangat membantu untuk mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis.


2. Mudah dicerna

Orang yang mengalami intoleransi laktosa karena beberapa alergi, dapat dengan aman menikmati dan mendapatkan manfaat dari yoghurt. Hal itu dikarenakan yoghurt lebih mudah dicerna dibandingkan susu. Kultur aktif yang hidup di dalam yoghurt menciptakan laktase, yang akan membantu meningkatkan penyerapan laktosa pada orang yang intoleran.


3. Mengandung bakteri baik

Yoghurt memiliki kultur aktif dan hidup. Ini berarti ia memiliki probiotik, yang hidup di saluran pencernaan Kita. Probiotik ini menghilangkan semua mikroorganisme berbahaya yang dapat menyebabkan kerusakan pada usus atau organ sistem pencernaan lain. Probiotik juga membantu fungsi kerja sistem pencernaan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.


4. Membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Tidak hanya mengandung kalsium, yoghurt juga mengandung banyak kalium. Kandungan kalium dalam yoghurt membantu menurunkan tekanan darah. Oleh karenanya yoghurt juga bisa digunakan sebagai alternatif terapi yang menyenangkan bagi kita yang sedang mengalami tekanan darah tinggi.


5. Baik untuk kesehatan kulit

Manfaat yoghurt adalah berguna untuk membantu Kita memiliki kulit bersih dan mulus. Asam laktat dalam yoghurt bertindak sebagai exfoliator, yang membantu menyingkirkan sel-sel mati. Selain dikonsumsi, Kita juga dapat menggunakan yoghurt sebagai masker agar kulit wajah lebih sehat.


6. Mengandung berbagai jenis vitamin

Satu porsi yoghurt dapat memberikan berbagai nutrisi seperti kalium, fosfor, vitamin B5, seng, yodium dan riboflavin. Yoghurt juga kaya akan vitamin B12, yang diperlukan untuk menjaga sel-sel darah merah dan menjaga fungsi kerja sistem saraf.


7. Meningkatkan kekebalan tubuh

Mengonsumsi yoghurt setiap hari dapat membantu menghasilkan kekebalan tubuh lebih tinggi. Probiotik yang ada juga membantu merangsang sel darah putih melawan infeksi dalam aliran darah.


8. Mengurangi risiko infeksi jamur

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi yoghurt dapat mengurangi dan kejadian infeksi akibat jamur dalam vagina.


9. Meningkatkan kesehatan usus

Kultur aktif yoghurt membantu meringankan kondisi pencernaan tertentu seperti intoleransi laktosa, konstipasi, diare, kanker usus besar dan penyakit usus.


10. Membantu menurunkan berat badan

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh International Journal of Obesity pada tahun 2005, asupan kalsium melalui yoghurt membantu tubuh menggunakan lemak yang tersimpan. Dengan demikian, hal ini membantu Kita memiliki tubuh yang lebih ramping.


Dari berbagai macam pemaparan manfaat yoghurt diatas, dapat kita simpulkan bahwa yogurt sangat baik dikonsumsi oleh semua orang dari berbagai kalangan. Terlepas dari kita sedang mengalami demam atau tidak, yogurt sangat berguna untuk mengembalikan kebugaran seseorang yang mengkonsumsinya. Jadi meskipun kita sakit demam, kita bisa dengan aman mengkonsumsi yoghurt untuk memulihkan lagi sistem imun tubuh yang sedang menurun. Selain itu varian rasa yoghurt yang cenderung segar akan dapat mood dan membangkitkan semangat seseorang untuk mengkonsumsi lebih banyak lagi makanan bernutrisi lain yang akan mempercepat proses pemulihan imun tubuh dikala demam. Jadi jangan ragu untuk mengonsumsi yoghurt ya...




Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang