Apa saja pengobatan alami untuk penyakit batu ginjal?

Dilihat 761 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Batu ginjal adalah masalah kesehatan yang sangat umum terjadi. Batu tersebut terbentuk dari bahan-bahan kimia yang ada di dalam air seni (urine), seperti asam urat, fosfor, kalsium dan asam oksalat. 


Penyebab umum lainnya dari batu ginjal adalah konsumsi vitamin D yang berlebihan, ketidakseimbangan mineral, dehidrasi, encok dan diet yang tidak benar. Tak peduli seberapa besar ukurannya, batu ginjal bisa menyebabkan rasa sakit yang parah. Tidak hanya rasa sakit yang teramat sangat bagi penderita, gejala batu ginjal sendiri pun cukup menyiksa. 



kelainan pada ginjal


Sebagai tambahan, untuk pengobatan konvensional, mayoritas kasus batu ginjal dapat diobati juga dengan bahan-bahan alami. Banyak dari bahan-bahan tersebut juga mampu mencegah munculnya batu lagi di kemudian hari. Lebih baiknya lagi, pastikan untuk minum air putih yang banyak. Jika anda minum 8 hingga 10 gelas air putih per hari, warna urine anda akan menjadi jernih, yang menunjukkan pertanda baik.



10 Obat Tradisional Batu Ginjal



Obat tradisional batu ginjal di bawah merupakan obat yang paling sering digunakan dan dipercaya ampuh oleh masyarakat yang pernah mencobanya. Selain itu, juga mudah untuk dibuat di rumah dan tidak terlalu merepotkan. 


Berikut kesepuluh obat tersebut :

 


1. Jus Lemon dan Olive Oil


pengobatan batu ginjal di rumah

Kombinasi dari jus lemon dan olive oil digunakan sebagai pengobatan rumah secara tradisional untuk mengeluarkan batu empedu, tapi bisa juga digunakan untuk mengobati batu ginjal. Asam sitrat yang terkandung dalam lemon membantu menghancurkan batu ginjal yang terbuat dari kalsium dan menghentikan pertumbuhan batu itu.


Ambil empat sendok makan atau seperempat gelas jus lemon. Tambahkan olive oil dalam jumlah yang sama. Minum campuran ini bersama air putih yang banyak. Lakukan hal ini dua hingga tiga kali sehari, selama tiga hari. Anda tak perlu melanjutkan pengobatan ini jika batu ginjal anda hilang dalam satu kali dosis. 


Hal yang perlu diperhatikan, cara ini mungkin tidak cocok untuk menghilangkan batu ginjal yang besar. Pastikan anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil langkah pengobatan ini.



2. Cuka Sari Apel


cuka apel untuk obat batu ginjal

Cuka sari apel membantu menghancurkan batu ginjal. Cuka sari apel juga mempunyai sifat basa bagi darah dan urine.

Campurkan dua sendok makan cuka sari apel dan satu sendok teh madu pada satu gelas air hangat. Minum beberapa kali dalam sehari.



3. Delima


obat batu ginjal alami



Biji dan jus dari delima memiliki kandungan astringent yang dapat membantu pengobatan batu ginjal. Coba konsumsi satu buah delima utuh atau minum satu gelas jus delima segar setiap hari. Anda juga dapat mencampurkan delima di dalam salad buah. 


Pilihan lainnya adalah haluskan satu sendok makan biji delima hingga menjadi larutan lembut. Konsumsi larutan ini dengan secangkir sup horse gram sekali sehari. Pengobatan ini akan membantu menghancurkan batu ginjal. Anda bisa mendapatkan horse gram di pasar-pasar India.



4. Daun Jelatang


tumbuhan untuk kesehatan


Daun jelatang membantu menjaga aliran air yang melalui batu ginjal dan empedu, sehingga melancarkan buang air kecil. Di saat yang bersamaan, daun jelatang membantu menjaga kristal-kristal tidak membentuk menjadi batu dan mencegah adanya bakteri. 


Teh jelatang juga meningkatkan kegunaan air putih sebagai diuretik alami. Tambahkan dua sendok teh daun jelatang kering pada segelas air panas. Biarkan terendam selama 10 menit dan kemudian saring. Minum dua hingga tiga gelas teh jelatang setiap hari selama beberapa minggu.



5. Selasih


mengatasi batu ginjal tanpa operasi


Selasih dianggap sebagai tonik untuk ginjal dan baik untuk keseluruhan organ-organ lainnya. Selasih juga dapat membantu mendorong penghancuran batu dari saluran kemih. Campurkan satu sendok teh jus selasih dan madu. Minum setiap hari di pagi hari selama lima hingga enam bulan. 


Jika anda tidak menyukai rasa madu, anda bisa minum jus selasih murni atau mengunyak dua hingga tiga daun selasih setiap hari. Opsi lainnya adalah minum teh selasih. Rendam lima hingga enam daun selasih di air mendidih selama 10 menit. Tambahkan satu sendok teh madu dan minum teh ini setelah dingin.



6. Semangka


manfaat semangka bagi kesehatan


Semangka adalah buah yang bagus sebagai obat tradisional batu ginjal yang terbuat dari kalsium dan magnesium fosfat dan karbonat. Potassium yang terkandung dalam semangka adalah bahan esensial bagi kesehatan ginjal. Ia membantu mengatur dan menjaga tingkat keasaman pada urine


Selain potassium, semangka juga mengandung kadar air yang tinggi, yang membantu membilas batu-batu dari ginjal. Makan semangka secara rutin dapat sangat membantu pengobatan sekaligus pencegahan batu ginjal. Anda juga bisa mengkonsumsi teh biji semangka.


7. Rumput Gandum (Wheatgrass)


rumput untuk kesehatan


Jus wheatgrass sangatlah efektif dalam mengobati batu ginjal dan penyakit-penyakit ginjal yang lain secara alami. Anda juga bisa minum segelas jus wheatgrass yang dicampur dengan satu sendok teh jus lemon dan satu sendok teh jus ekstrak selasih. Minum dua hingga tiga kali sehari. Jus wheatgrass adalah sumber magnesium, potassium, zat besi, asam amino, klorofil, dan vitamin B yang baik.



8. Bran Flakes (flake kulit ari gandum)


manfaat kulit gandum


Menurut studi yang dilakukan oleh American Society of Nephrology, diet dengan kandungan gandum yang tinggi telah dikaitkan dengan reduksi batu ginjal karena mengandung jumlah vitamin, mineral, dan serat yang cukup. 


Lebih jauh lagi, kandungan serat yang tak larut yang ada pada gandum membantu mengurangi kalsium pada urine, karena serat itu berkombinasi dengan kalsium di dalam usus, sehingga kalsium dapat dibuang bersama kotoran. Jadi, sangat penting untuk makan makanan yang kaya serat saat menderita penyakit batu ginjal. 


Jika berbicara mengenai makanan kaya serat, tak ada yang lebih baik daripada bran flakes. Kandungan seratnya akan membantu membuang kalsium dalam urine anda, sehingga mengurangi resiko batu ginjal. Satu mangkok bran flakes bisa mengandung 8 mg serat. 


Untuk mengurangi resiko batu ginjal, konsumsi bran flakes setiap hari tanpa putus. Makanan gandum yang utuh seperti roti juga bisa menurunkan resiko batu ginjal secara drastis. Roti gandum utuh merupakan sumber kaya nutrisi, serat, dan protein serta magnesium. Keistimewaan magnesium dapat mencegah berpadunya kristal-kristal di ginjal untuk membentuk batu yang lebih besar. 


Jadi, siapapun yang menderita batu ginjal layaknya mengkonsumsi dua hingga tiga potong roti gandum setiap hari untuk mengurangi batunya. Menyertai roti, konsumsi juga sereal gandum, pasta dan lain-lain untuk meningkatkan asupan serat dan nutrisi lainnya untuk menghindari batu ginjal di kemudian hari.



9. Seledri


jus yang menyehatkan


Segelas jus seledri bisa membantu meringankan rasa sakit dari batu ginjal akibat kandungan anti-spasmodic yang dimilikinya. Jus seledri membantu membersihkan racun-racun yang ikut berkontribusi dalam pembentukan batu ginjal. 


Jus seledri yang murni juga bersifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan volume urine dan mendorong batu ginjal. Minum teh herbal yang dibuat dari biji seledri dapat membantu mengobati batu ginjal yang disebabkan oleh akumulasi asam urat.



10. Kacang merah


manfaat kacang merah


Karena kandungan seratnya yang tinggi, kacang merah bisa mengobati berbagai macam masalah ginjal atau kandung kemih secara efektif, termasuk batu ginjal. Kupas kacang merah dari kulitnya, kemudian letakkan dalam air panas. Panaskan air dengan api kecil selama beberapa jam hingga kacang menjadi empuk dan lembut. Saring airnya dan biarkan dingin. Saring sekali lagi airnya. Minum beberapa kali dalam sehari untuk meredakan rasa sakit batu ginjal. 


Cairan ini tidak boleh disimpan lebih dari 24 jam, karena akan kehilangan kandungan terapeutiknya. Anda juga bisa mengkonsumsi kacang merah dalam sup atau salad.




Sebagai penutup, anda dapat mencoba menghindari terkena penyakit batu ginjal juga cara pengobatan yang manapun untuk mengobati batu ginjal. Jika sakit berlanjut, konsultasilah ke dokter. Dengan konsultasi ke dokter, anda juga mendapatkan diagnosa dan penanganan yang tepat.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang