Apakah depresi termasuk jenis yang akan terus dimiliki oleh seseorang seumur hidup?

Dilihat 1,83 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya bukan seorang ahli kesehatan yang professional. Pendapat saya tentang masalah ini adalah bahwa depresi dapat menyebabkan perkembangan perspektif filosofis tertentu dalam kehidupan. Seperti bidang lain dalam kedokteran, orang memiliki kecenderungan fisiologis (kejiwaan) untuk prilaku tertentu.  Pandangan fisiologis (kejiwaan) kita sangat terkait dengan konfigurasi (susunan) kimia dari otak dan tubuh kita. Ketika kita sadar berfikir tentang sesuatu yang negatif membuat sangat stress, tubuh kita merespon dengan melepaskan kortisol dan seluruhnya melepaskan bahan kimia (hormon) dan sebaliknya. Jika kita tidak menjaga kesehatan fisik kita, hal itu dapat mempengaruhi pandangan fisiologis kita. 


Saya berfikir apabila seseorang menderita penyakit fisiologis/mental, mereka mengerti akan pengalamannya dan mungkin tubuh masih menyimpan kenangan  itu. Akan tetapi, di zaman modern ini ada banyak bantuan sehingga depresi seharusnya tidak perlu ada dalam kehidupan. Apakah kita terus tertekan atau tidak lihatlah ke pertanyaan tentang bagaimana  cara yang mudah untuk belajar meninggalkan/melupakan sesuatu hal, bagaimana cara yang mudah untuk merubah struktur cara kita berfikir tentang sesuatu dalam rangka membangun pikiran yang sehat, bagaimana cara yang mudah  bagi kita untuk mengubah kebiasaan fisik yang tidak sehat, atau pelajarilah semua hal tersebut di atas.


Sama seperti kesehatan fisik, manfaat kesehatan mental juga diperoleh dari usaha. Untuk kesejahteraan fisik, ahli kesehatan yang professional mendorong kita untuk berolah raga, perubahan cara diet (diet yang sehat), atau perubahan gaya hidup lainnya. Bagi sebagian orang, obat dapat membantu. 

Didalam bidang penyakit mental, olah raga, perubahan cara diet (diet yang sehat) dan perubahan gaya hidup adalah hal penting serta ditambahkan dengan membangun sebuah pikiran positif, pandangan yang baik pada dunia yaitu dengan memperbaiki cara kita memilih untuk berfikir dan merasakan sesuatu. Dan untuk beberapa orang , obat juga dapat membantu. Saya pikir pendekatan yang menyeluruh untuk kesehatan dapat membawa hasil yang baik, baik secara fisik maupun mental.


Semoga tulisan ini membantu :)

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang