Apakah estetika itu?

Dilihat 541 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya dulu mengambil mata kuliah estetika di perguruan tinggi dan disebutkan di awal bahwa "estetika" yang diartika saat ini seharusnya dipahami sebagai usaha modern. Istilah ini berasal dari penulis German bernama  Alexander Baumgarten dan hal tersebut bisa dikatakan sebagai ilmu dari keindahan atau invetigasi ke dalam kondisi yang logis dan dibutuhkan yang membuat suatu objek dipersepsikan sebagai estetika. 


Hal tersebut sejalan dengan usaha untuk menimbulkan kondisi yang dibutuhkan untuk sesuatu yang merupakan karya seni atau objek dari keindahan atau membutuhkan kondisi mental dari penonton harus layak untuk dapat merasakan keindahan tersebut. Pembaca yang modern yang melakukan pendekatan terhadap estetika mengalami masalah di awal karena terlihat agak aneh untuk memperbincangkan mengenai kondisi yang logis dan dibutuhkan dari estetika. 


Tentu keindahaan tergantung pada orang yang melihatnya,
atau tergantung selera subjectif? Kenyataannya, David Hume yang mengatakan hal tersebut dan penulis - penulis selanjutnya yang tidak dapat menerimanya bereaksi dan mengatakan setuju sampai pada tahap tertentu. Namun, terdapat jumlah tertentu dari keuniversalan terhadap pengalaman indrawi. 

Contoh yang baik adalah Kant, yang setelah mencoba dengan prinsip - prinsip etika universal mengenai apakah kita harus mendasari tindakan kita dan terhadap model universal dari pikiran namun pada akhirnya memecahkan masalah dengan menggunakan seni. Bagaimana dia bisa mempertimbangkan ide Huma bahwa kita adalah seperti apa yang terlihat dan buka seperti apa yang kita coba untuk kondisikan, ketika pada saat yang sama dia berusaha menggunakan pendekatan kondisi tertentu untuk pikiran dan tindakan moral? Jawabannya, walaupun sangat rumit dapar dirangkum sebagai berikut : kita semua merasakan sesuatu dengan cara yang sama (misalnya informasi visul diproses dengan cara yang sama), tapi kita memiliki reaksi yang berbeda terhadap apa yang kita rasakan. Jadi terdapat satu cara dimana kita bereaksi terhadap pandangan yang belum pernah kita lihat sebelumnya dan tidak tahu bagaimana cara memprosesnya. 


Hal tersebutlah yang dia bilang sebagai sublim. Anda dapat mengalami sublim ketika anda melangkan ke pinggir jurang, atau melihat aurora borealis untuk pertama kalinya. Hal tersebut merupakan pengalaman yang membuat kita terkagum - kagum untuk sesuatu yang belum pernah dialami sebelumnya, tapi juga bercampur dengan semacam teror bahwa anda tidak bisa mengolahnya dalam konsep yang sudah anda miliki. Kant adalah salah seorang penulis paling penting mengenai estetika, dan pemikiran yang jauh lebih modern mengenai estetika berhutang kepada dia.

Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang