Apakah hewan yang memakan hewan lain seluruhnya terkena diare atau keracunan makanan dari isi perut yang kotor dari mangsanya? jika tidak, kenapa dan bagaimana?

Dilihat 572 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Tidak juga. Burung hantu adalah salah satu contohnya. Saya mengunjungi pusat rehabilitasi burung dan belajar bagaimana mereka mendapatkan burung hantu yang sakit. Mereka biasanya memberikan makanan yaitu bangkai ayam yang dipotong tapi menemukan kalau ini bukan makanan yang cocok.


Burung hantu biasanya makan hewan kecil seperti tikus seluruhnya. Isi sayuran di perut tikus adalah sumber vitamin yang penting untuk burung hantu, dan mereka tidak dapat bertahan hanya pada bangkai parsial. Pastinya mereka akan makan feses hewan juga, tapi untungnya mereka dengan baik beradaptasi dengan ini.


Kamu bisa bayangkan ini adalah kompilasi yang hebat untuk wildlife centre karena mereka butuh sumber hewan sepenuhnya sebagai makanan dan rehabilitasi burung pemangsa.


Sarah, burung hantu ternak diselamatkan tapi tidak dapat dilepas karena tidak bisa terbang. Dia menetap di pusat sebagai asisten mengajar. Tikus sudah mati sebelum diberikan ke dia.

Satu masalah untuk burung hantu adalah jika tikus sudah makan racun tikus. Ini bisa menyebabkan sakit dan kematian bagi burung hantu.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang