Apakah jenazah pria memiliki penis yang ereksi?

Dilihat 227 • Ditanyakan 7 bulan lalu
1 Jawaban 1

Dua atau tiga jam setelah seseorang meninggal, sebuah proses yang dikenal dengan rigor mortis dimulai, yang membuat seluruh otot di dalam tubuh menjadi kaku. Karena penis memiliki otot yang mengendalikan aliran darah ke penis, kita dapat menyimpulkkan bahwa penis juga menjadi kaku. Penis menjadi kaku tapi tidak berdiri seperti penis yang ereksi. Saya juga mengasumsikan bahwa, karena penis tidak penuh dengan darah, maka ukurannya akan sama seperti ketika dalam kondiri tidak ereksi.


Setelah dua puluh empat sampai dengan delapan puluh empat jam, otot - otot akan relaks kelemahan sekunder akan terjadi. Terkait dengan necrophiles: Bagi orang - orang yang bekerja di kamar mayat, rigor merupakan kondisi sementara yang tidak penting. Mereka mungkin perlu memijat kaki dan tangan jenazah untuk mengurangi kekakuan untuk mempermudah pembalseman.

Terjawab 6 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang