Apakah kanabis medis itu efektif untuk meredakan sakit pada penderita Fibromyalgia?

Dilihat 1,18 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Secara khusus, ya, walaupun fibro itu merupakan kondisi rumit dimana penggunaan kanabis tidak selalu efektif. Dan kanabis itu merupakan obat rumit yang tidak begitu dipahai oleh banyak dokter ataupun pasien. Namun, banyak yang telah mempelajari mekanisme bagaimana kanabis bekerja dan tidak bekerja, selama lebih dari abad lalu. Banyak penelitian yang masih perlu dilakukan untuk memahami penggunakannya untuk manajemen rasa sakit. 

Membatasi dosis ganja ketika menyembuhkan kondisi seperti fibro itu penting, karena dosis berlebihan untuk rasa sakit fibro bisa menyebabkan penurunan regulasi dari reseptor CB1 dan dengan cepat membentuk peningkatan toleransi terhadap efek dari kanabis.

Studi menghisap kanabis dan sakit di Universitas California San Diego baru-baru ini mendemonstrasikan kalau ada "bagian manis" yang jelas pada dosis ketika menggunakan kanabis untuk menyembuhkan rasa sakit. Dalam studi ini, mengonsumsi kanabis dalam dosis besar sebenarnya menghasilkan tingkat rasa sakit yang lebih tinggi. Kebanyakan dokter terlihat tidak menyadari hubungan antara moderasi dosis dan efisasi kanabis untuk manajemen sakit ini. Diperkirakan sistem endocannabinoid sebagian bertanggung jawab atas seting tingkat rasa sakit dasar tubuh, yang kalau benar, menggarisbawahi kebutuhan dosis kanabis dengan pembatasan akan membuatnya efektif.

Dr. Ethan Russo, seorang neurologis, memhipotesiskan kalau fibro itu terhubung dengan defisiensi endocannabinoid umum, dimana tubuh tidak memproduksi cukup endocannabinoid yang membantu meregulasi tingkat rasa sakit, nafsu makan, ingatan, dll. Kalau hipotesis Dr. Russo benar, berarti suplementasi dengan tumbuhan cannabinoid bisa menjadi efektif. Banyak pasien fibro yang merasakan keefektifan kanabis, tapi awasi dosismu dengan hati-hati.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang