Apakah kanker merupakan bagian dari evolusi manusia?

Dilihat 1,75 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Sekarang bisa kita saksikan banyak sekali hasil dari kemajuan peradaban manusia yang menjadi lebih canggih dan modern. Tetapi sayangnya di zaman modern ini kita juga bisa merasakan beberapa dampak buruk dari perkembangan kemajuan zaman dan teknologi. Salah satu dampak dari perkembangan teknologi adalah munculnya beberapa polusi yang bisa berdampak juga pada kesehatan manusia. Seperti yang kita bisa sadari bahwa di zaman sekarang semakin banyak orang yang mengidap beberapa penyakit berbahaya. Penyakit berbahaya tersebut bahkan bisa menyebabkan tingginya tingkat kematian manusia. Beberapa penyakit berbahaya tersebut diantaranya seperti kanker, jantung koroner, TBC, HIV/AIDS, dan masih banyak lagi. Munculnya beberapa penyakit berbahaya tersebut juga diakibatkan oleh beberapa faktor lainnya seperti pola hidup yang tidak sehat, kondisi lingkungan, kurangnya olahraga, dan juga bisa karena faktor keturunan. 


Kanker pada tubuh manusia


Penyakit Kanker

Kanker adalah salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang karena kanker memang terbukti sebagai salah satu penyakit penyebab kematian yang cukup besar. Di Indonesia sendiri kanker adalah penyebab kematian keenam setelah beberapa penyakit lainnya seperti gizi buruk, infeksi, kecelakaan, jantung, dan kelainan hormon. Kanker bukanlah penyakit menular kecuali kasus pada kanker hati yang bisa saja bersifat menular. Kanker mudah sekali terdeteksi pada seseorang yang sudah berumur lebih dari 45 tahun, tetapi ada juga beberapa penyakit kanker yang diderita oleh anak-anak dan bisa lebih membahayakan. Beberapa penyebab kanker adalah pola makan yang tidak sehat, faktor keturunan, merokok, stres, dan gaya hidup. Bahan makanan yang tersedia di zaman sekarang juga diduga berkontribusi besar terhadap resiko penyebab kanker dalam jangka panjang. Salah satu penyebab kanker adalah zat karsinogen, zat ini terdapat dalam hormon pertumbuhan pada ayam atau sapi, zat pengawet pada ikan, pestisida pada sayuran dan buah-buahan, dan zat pewarna pada makanan. 


Penyakit kanker dan evolusi


Berdasarkan suatu penelitian bahwa kanker juga disebabkan oleh stres yang berkepanjangan lebih dari 1,5 tahun. Stres yang berkepanjangan l ini akan merangsang kelenjar epifisa pada tubuh manusia untuk mengeluarkan hormon yang dapat mengubah sel muda menjadi weak cells. Weak cells dalam tubuh manusia menyebabkan seseorang mudah sekali terserang penyakit karena daya tahan tubuhnya yang menurun. Weak cells dalam tubuh juga menjadi cikal bakal munculnya sel-sel kanker pada tubuh manusa. Seperti yang kita ketahui bahwa makanan cepat saji atau bahan makanan yang banyak dihinggapi pestisida tidak mudah untuk kita hindari dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang menyebabkan penderita kanker di dunia semakin bertambah. 


Gaya hidup modern


Kanker dan Evolusi Manusia

Munculnya penyakit berbahaya seperti kanker di zaman modern ini dikaitkan dengan evolusi yang juga terjadi pada peradaban manusia. Banyak spekulasi yang menganggap bahwa kanker adalah bagian dari evolusi manusia, apakah hal itu benar? Saya akan menjelaskan dengan sudut pandang saya namun tetap merujuk pada kenyataan dan logika yang terjadi. Anggapan bahwa kanker merupakan bagian dari evolusi manusia adalah sebuah pernyataan yang tidak tepat. Nyatanya bukan hanya manusia yang bisa mengidap kanker, tetapi hewan juga bisa memiliki penyakit ini. Untuk itu kanker bukanlah bagian dari evolusi manusia dan begitu pula pertumbuhan kanker tidak bergantung pada evolusi manusia. Saya ingin meluruskan pernyataan ini, jika anda menanyakan apakah kanker merupakan efek samping dari evolusi manusia? Jawabannya adalah benar, kanker merupakan efek samping dari evolusi manusia saat ini. Perkembangan peradaban manusia juga kemajuan teknologi pada kehidupan manusia menimbulkan banyak penyakit berbahaya pada manusia. Kemajuan evolusi manusia juga telah mengubah cara pola pikir manusia saat ini, dimana mereka lebih menyukai gaya hidup yang instan dan praktis. Mereka tidak lagi memikirkan tentang pentingnya menjaga kesehatan tetapi lebih banyak menjaga gengsi dan juga memuaskan hasrat contohnya sering mengkonsumsi makanan lezat setiap hari tanpa memikirkan dampaknya.


Kebiasaan memakan makanan junk food


Mari kita bandingkan dengan kehidupan masyarakat pada zaman dahulu, kehidupan saat itu jauh dari kata modern namun masyarakat zaman dahulu sangat jarang terkena penyakit mematikan seperti kanker. Selain karena faktor makanan pada saat itu yang sangat terjaga dan tidak menggunakan pestisida yang berbahaya, penyajian makanan juga tidak menggunakan bumbu dan zat berbahaya lainnya. Orang zaman dahulu akan menyiapkan makanan mereka dengan tangan mereka sendiri, mengambil bahan makanan dari alam secara langsung, dan juga akan selalu berusaha menyajikannya tanpa tambahan bahan kimia apapun. Inilah yang membuat orang di zaman dahulu jarang sekali terserang penyakit berbahaya apalagi kanker. Perbandingan pola makan dan gaya hidup masyarakat zaman dahulu memang bisa meyakinkan kita bahwa orang zaman dahulu memang tidak sering berhubungan dengan zat kimia berbahaya apalagi dalam hal makanan. Makanan pada zaman dulu cenderung lebih bersih, sehat, dan bebas akan bahan pengawet. Begitu pula dalam hal kepraktisan, orang di zaman sekarang senang sekali menggunakan teknologi dalam semua aspek kehidupan mereka. Mereka lebih senang pergi menggunakan kendaraan bermotor dibandingkan dengan menggunakan sepeda untuk pergi ke suatu tempat. Padahal dengan bersepeda atau berjalan kaki kita juga bisa mendapatkan efek kesehatan yang bagus untuk kebugaran tubuh kita dan merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah kanker menyerang tubuh kita.

 Kebisaan sehat orang zaman dulu


Penyakit kanker biasanya tidak akan dirasakan oleh penderitanya pada awal pertumbuhan. Padahal dengan mengetahui penyakit kanker sejak awal bisa membantu penanganan kanker sejak dini sehingga kesempatan untuk sembuh semakin besar. Biasanya seseorang dengan penyakit kanker akan datang ke dokter jika mereka sudah berada pada stadium tiga atau stadium empat yang sudah sangat sulit untuk diobati. Untuk itu penting bagi anda untuk mengetahui ciri-ciri kanker sejak awal, sehingga anda akan selalu waspada jika gejala kanker terjadi pada anda.


Penurunan berat badan drastis

Berikut adalah beberapa ciri-ciri kanker secara umum yang harus anda ketahui:


1. Kehilangan Berat Badan 

Kehilangan berat badan memang menjadi salah satu ciri sel kanker telah berada dalam tubuh anda, khususnya pada bagian pencernaan. Anda harus waspada jika mengalami penurunan berat badan yang drastis pada tubuh anda padahal anda sedang tidak menjalan program diet apapun. Penurunan berat badan bisa merupakan indikasi bahwa sel kanker mulai tumbuh pada bagian tubuh anda terutama pada sistem pencernaan seperti yang umumnya terjadi pada kanker usus, kanker lambung, kanker pankreas, dan juga kanker ovarium.


2. Merasa Sangat Lemas

Sering merasa lelah padahal tidak banyak melakukan aktivitas merupakan tanda-tanda kanker yang umumnya terjadi. Biasanya orang yang terdapat sel kanker ditubuhnya akan mudah sekali merasa lemas dan lelah. Hal ini menunjukkan bahwa sel kanker dalam tubuh telah menggerogoti tubuh dan membuat stamina seseorang menjadi lemah. 


Rasa nyeri merupakan salah satu gejala kanker

3. Rasa Nyeri

Rasa nyeri yang demikian hebat bisa merupakan indikasi bahwa tubuh anda telah dihinggapi oleh sel kanker. Apalagi jika anda merasakan rasa nyeri yang amat sangat pada bagian tubuh tertentu misalnya daerah belakang tubuh, tulang, persendian, dan bagian tubuh lainnya. Nyeri pada bagian tubuh tertentu bisa saja menjadi tanda bahwa tubuh telah dihinggap oleh kanker tulang. Tetapi dalam beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penderita kanker hati biasanya akan merasakan nyeri dibagian punggung akibat peredaran darah yang tidak lancar. 


4. Pendarahan

Pendarahan juga biasanya terjadi pada penderita kanker sesuai dengan kanker yang diidap seseorang. Pendarahan adalah gejala yang ditunjukkan oleh penderita kanker yang menandai bahwa kanker sudah meluas dan merusak beberapa jaringan tubuh. Pendarahan yang terjadi setelah mengalami batuk yang parah biasanya terjadi pada penderita kanker paru-paru. Pendarahan yang terjadi di daerah dubur biasanya mengindikasi penderita menderita kanker usus besar, dan juga beberapa gejala pendarahan lainnya bisa terjadi sesuai dengan kanker yang diderita. 


Itulah beberapa gejala kanker secara umum yang bisa dirasakan saat seseorang terserang kanker. Namun munculnya gejala-gejala tersebut belum tentu menunjukkan bahwa seseorang telah menderita kanker. Untuk dapat memastikannya, jika dirasa ada sakit ataupun gejala yang aneh pada tubuh anda sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk melakukan beberapa tes kesehatan. Jika itu memang gejala kanker, penyakit kanker anda akan mendapatkan penanganan tepat lebih awal dan kesempatan anda untuk sembuh akan lebih besar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dalam memberikan informasi mengenai penyakit kanker. 


Kunjungi: http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/news/071001_cancer

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang