Apakah kedelai dalam jumlah tinggi bisa mempengaruhi pubertas laki - laki?

Dilihat 982 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya rasa tidak. Saya adalah seorang laki -laki vegetarian sejak umur 12 tahun dan hanya makan sayur sejak usia 16 tahun dan hal tersebut tidak pernah mempengaruhi saya. Dan saya menjadi vegetarian sampai usia 21 tahun dan masih mengikuti pola makan tanpa produk olahan susu dan hanya makan daging sebulan sekali. 


Secara keseluruhan, saya akan mengatakan bahwa saya merasa lebih sehat dan kuat dibanding orang lain, ditambah lagi, saya cukup kurus tapi sama sekali tidak memiliki masalah dalam membangun otot atau hal semacamnya. Sahabat saya mulai menjadi vegetarian di usia yang sama dan melakukannya lebih lama dari saya dan tubuhnya jadi lebih tinggi dan berkembang. Jadi kedelai memang memiliki efek, tapi efek yang bagus. 


Jagalah asupan energimu . Jumlah protein yang didapatkan dari daging mungkin dapat memberikan banyak energi, tapi kamu bisa menggantinya dengan putih telur. Tapi saya rasa kamu sudah dapat gambaran. 


Ini yang saya makan sekarang :

  • 3 teluar sehari (kuning telur hanya 1)
  • Smoothie dari buah - buahan beku, agave, dan biji rami, susu kedelai (organik, tanpa gula) dan jus jeruk
  • Sereal kayu manis kismis dengan susu kedelai
  • Salad porsi besar
  • Kacang - kacangan
  • Seledri organik
  • Teh hijau

Dan kadang saya ngemil yang manis - manis. Seharusnya saya makan sedikit daging setiap dua hari sekali, tapi di sekitar tempat tinggal saya tidak ada yang menjual daging berkualitas tinggi. Kamu bisa mengikuti pola makan saya ini. Saya pikir tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. 




Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang