Apakah manusia purba (homo sapiens) awal tahu berhubungan seks adalah alasan mengapa pasangan mereka mengandung bayi?

Dilihat 456 • Ditanyakan 10 bulan lalu
1 Jawaban 1

Manusia purbakala adalah manusia yang diperkirakan hidup pada zaman sebelum manusia mengenal tulisan. Di zaman purbakala ini manusia harus mengatasi banyak kesulitan untuk bisa bertahan hidup dan meneruskan keturunannya. Ada banyak ancaman mulai dari iklim bumi yang belum stabil hingga serangan binatang buas. Kemungkinan manusia purba di dunia ini sudah hidup sezaman dengan dinosaurus. Ada beberapa macam manusia purba menurut ilmu yang berkembang sekarang, dan salah satunya yang paling cerdas adalah manusia purba homo sapiens. Menurut teori umum, manusia modern berkembang dari manusia purba, yang berkembang dari homo erectus.


manusia purba

Untuk mencari makan, manusia purbakala menggunakan peralatan seadanya. Ada peralatan yang terbuat dari tulang untuk memotong atau berburu, sementara sebagian lagi menggunakan batu yang diasah lebih tajam untuk mempertahankan diri, mencari makan atau bercocok tanam. Ini adalah sebagian ciri-ciri umum dari manusia purba

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah apakah manusia purba tahu alasan mereka mengandung bayi akibat seks? Banyak pakar berpendapat memang demikian. Hubungan seksual diperkirakan sudah menjadi naluri alami setiap mahluk hidup sejak jaman purba termasuk manusia. Lalu seberapa jauh kesadaran ini muncul? Kita bisa perhatikan pada binatang seperti kera yang tidak memiliki kemampuan intelijensi setinggi manusia sudah bisa memiliki konsep tentang hubungan seksual. Selain itu, dalam hal perkembangan otak, terdapat bagian tertentu dari otak homo sapiens yang mengungguli mamalia lain, sehingga menjadikannya lebih beradab dan "manusiawi".

 ciri-ciri manusia purba


Manusia purba betapapun konsep seksual mereka tidak serumit saat ini diyakini memiliki cara tersendiri untuk membicarakan seksualitas dengan pasangan dan juga anak-anak mereka. Perkembangan cara berbicara mereka terbilang rumit dan pada awalnya hanya terpaku pada apa-apa yang mereka lihat atau dengar secara langsung dari alam. Selain itu, pertanyaan yang juga memicu perdebatan dalam hal evolusi adalah kapan dan mengapa emosi berevolusi pada manusia purba (manusia)? Karena emosi adalah salah satu faktor yang membedakan antara manusia dengan binatang.

jenis manusia purba

Namun demikian, sepertinya tidak terlalu sulit bagi manusia purbakala untuk memahami kalau putri mereka tidak akan pernah bisa hamil sebelum berinteraksi dengan pria. Di samping itu, kondisi alam yang cukup keras membuat para wanita tidak bisa bertahan hidup sendiri tanpa lelaki yang bisa melindungi mereka dari serangan binatang buas ataupun untuk berburu mencari makan.

Nah, teori yang paling masuk akal adalah proses berkumpulnya antara laki-laki dan perempuan pada manusia purbakala inilah yang membuat mereka secara naluriah mengenal seks. Selain itu, pengamatan terhadap binatang di alam yang melakukan perkawinan dengan spesies mereka bisa jadi menginspirasi manusia purba untuk melakukan hubungan seksual. Demikian pula soal persalinan.

Homo sapiens termasuk manusia purba di dunia yang memiliki tingkat kecerdasan paling tinggi di antara manusia purba yang pernah ditemukan. Keahlian mereka dalam berburu dan meramu makanan menunjukkan adanya komunikasi yang baik di dalam kelompok dan juga kemungkinan menjalin komunikasi interpersonal secara lebih intim. Jadi, berdasarkan dugaan ini kemungkinan homo sapiens sudah bisa mengungkapkan perilaku seksual dalam bentuk isyarat bahasa.

Pada umumnya manusia purba di dunia hidup terisolasi dari satu kelompok dengan kelompok yang lain. Kondisi alam pada waktu itu memang sangat tidak memungkinkan bagi mereka untuk menjelajah dunia seperti yang bisa dilakukan oleh manusia pada zaman sekarang. Namun begitu tidak menutup kemungkinan terjadinya perkawinan antar manusia purbakala dari kelompok-kelompok yang berbeda.


otak manusia purba

Anda mungkin juga pernah berpikiran sama seperti saya, seandainya homo sapien tidak pernah ada di muka bumi ini, yang keberadaannya seringkali membahayakan sebagian besar ekosistem yang ada, lalu apa jadinya dengan planet bumi ini? Tidak ada jawaban yang pasti untuk sebuah perandaian, namun satu yang pasti, bahwa manusia zaman sekarang telah sedemikian parahnya merusak dan menghancurkan ekosistem yang ada di bumi ini. Dan hal ini pun berdampak balik kepada kelangsungan hidup manusia itu sendiri.

Demikian tadi sekelumit pembahasan tentang manusia purba. Kalau Anda sendiri bagaimana? Apakah menurut Anda manusia purba justru belum mengenal seks atau Anda punya teori sendiri tentang perbedaan konsep seksual manusia purba dan manusia zaman modern?

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang