Apakah memakai kondom mengurangi kenikmatan seksual?

Dilihat 3,81 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1




Tidak bisa dipungkiri memang penggunaan kondom saat ini banyak disalahartikan oleh sebagian besar orang. Kondom yang berfungsi sebagai alat pengaman untuk mencegah penularan penyakit seksual dan mencegah kehamilan banyak disalahgunakan. Kondom dihubungkan dengan perilaku seks yang tidak baik, tidak setia, dan berbagai perilaku immoral lainnya.


Yuk, bersama-sama kita singkirkan perilaku tersebut dan sekarang saya akan mengajak Anda untuk melihat fungsi kondom dari kacamata yang berbeda. 


Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi dan merupakan satu pilihan dari sekian banyak metode program Keluarga Berencana (KB). Bisa kita lihat, kesadaran penggunaan kondom di Indonesia sebagai metode KB masih sangat rendah. 


Banyak suami yang enggan menggunakan kondom ketka berhubungan dengan istri karena diyakini dapat mengurangi kenikmatan seksual. Benarkah demikian? Lalu sebenarnya apa manfaat dari penggunaan kondom? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak yuk ulasan berikut…. 




Manfaat Kondom


Kondom bisa digunakan oleh perempuan maupun laki-laki sebagai alat kontrasepsi atau pengaman ketika berhubungan suami istri. Kondom bekerja dengan cara menampung sperma di dalam kantung kondom sehingga mencegah sperma memasuki saluran reproduksi wanita. Jadi kondom akan memblok atau menghalangi rute sperma untuk membuahi sel telur. 


Sebagaimana kondom untuk pria, kondom wanita pun memiliki fungsi dan cara kerja yang sama, yaitu membantu mencegah terjadinya pembuahan. Mungkin, cara pakai kondom wanita memang agak ‘berbeda’ dibanding kondom untuk pria


Alat kontrasepsi ini biasanya terbuat dari karet lateks, poliuretan (plastic yang sangat tipis), atau kulit domba. Fungsi kondom yang kita ketahui secara umum adalah untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan dan mencegah penularan infeksi penyakit menular seksual. Pemakaian kondom dinilai efektif guna mencegah dua hal tersebut diatas, sehingga cara pakai kondom yang baik dan benar harus dipahami. 


Jika kondom digunakan dengan bijak dan dengan kesadaran yang tinggi, banyak sisi positif yang dapat dirasakan. Adapun penjelasannya sebagai berikut:


1. Mencegah Terjadinya Kehamilan


Kondom dapat digunakan untuk mengendalikan jumlah angka kelahiran. Pemakaian kondom merupakan salah satu cara tepat yang dapat digunakan pasangan yang telah menikah, namun ingin menunda ataupun membatasi jumlah anak yang dilahirkan. Penggunaan dengan cara yang benar dapat mengurangi resiko kehamilan pada istri, karena dapat mencegah masuknya sperma ke dalam rahim dan membuahi sel telur.



2. Mencegah Penyakit Menular Seksual dan virus


Kondom bisa digunakan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit menular seksual (PMS). Kondom membentuk penghalang antara kontak kelamin dan sekresi. Kebanyakan PMS akan menular jika kedua organ intim berhubungan secara langsung kulit dan kulit, begitu juga dengan cairan yang keluar. PMS diantaranya adalah Gonore, Herpes, penyakit sifilis. Selain itu kondom dapat mencegah penularan virus mematikan yang disebabkan oleh hubungan seksual, seperti HIV dan AIDS.



3. Meningkatkan kehidupan seksual


Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kondom dapat membantu meningkatkan kehidupan seksual dengan memperpanjang waktu ejakulasi. Kondom yang terbuat dari bahan lateks atau karet dapat membuat organ vital pria berkurang kepekaannya (tidak terlalu sensitive ) terhadap gesekan. Keadaan ini membuat durasi penetrasi bisa menjadi lebih lama, memperpanjang waktu ketika berhubungan dan ejakulasi tidak cepat terjadi.



4. Menjaga ereksi dan Mencegah Ejakulasi Dini


Kondom dapat mencegah terjadinya ejakulasi dini dan membantu pria yang mengalami kesulitan untuk ereksi.



5. Mencegah Cedera


Banyaknya pelumas pada kondom, kemungkinan cedera (lecet karena terjadi gesekan) saat berhubungan seksual menjadi rendah.




Itulah beberapa manfaat kondom yang harus diketahui oleh pasangan suami istri. Berikut ini adalah hal- hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda menggunakan kondom ketika berhubungan:


  • Gunakanlah kondom dengan benar dan tepat, pastikan Anda membaca aturan pakai serta tanggal kadaluarsa yang tertera di kemasan. 
  • Pastikan kondom yang digunakan dalam keadaan baik, tidak cacat dan tidak berlubang. 
  • Jangan pernah menggunakan kondom lebih dari sekali penggunaan. Gunakan kondom baru setiap kali ingin berhubungan seksual 
  • Sisakan ruang kosong di ujung kondom sekitar 1,5 cm untuk membiarkan kondom menangkup cairan ejakulasi. 
  • Gunakanlah kondom sesuai dengan ukuran karena jika terlalu kecil atau besar bisa mengurangi efektivitas perlindungan 
  • Pakailah kondom yang dilengkapi pelumas berbasis air atau silicon untuk mencegah kerusakan. 


Setelah mengetahui beberapa manfaat yang diperoleh dari penggunaan kondom diatas, maka apakah Anda masih berfikir kondom dapat mengurangi kenikmatan seksual? 


Sah-sah saja jika lintasan pikiran tersebut mucul, karena memang banyak orang berpendapat demikian, entah karena pengalaman pribadi ataupun sugesti. Namun, jika kita menilik kembali fungsi kondom diatas, penggunaan kondom sebenarnya justru dapat menambah rasa kepuasan ketika berhubungan suami istri. 


Kondom dapat mencegah terjadinya ejakulasi dini, menjaga ereksi dan bisa membuat durasi penetrasi menjadi lebih lama, sehingga penggunaan kondom justru dapat meningkatkan hubungan seksual Anda. Oleh karenanya, hilangkan sugesti mengenai kondom yang Anda dengar, mulailah untuk mengetahui bagaimana menggunakan kondom secara tepat dan benar. 


Apalagi saat ini kondom dapat dibeli dan diperoleh dengan cukup mudah, dengan harga yang relatif murah. Tentunya Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter, ketika memilih penggunaan kondom sebagai metode kontrasepsi yang Anda inginkan. Dokter akan menjelaskan berbagai manfaat dan efek samping kondom yang mungkin timbul ketika digunakan.



Efek Samping Penggunaan Kondom


Pada umumnya penggunaan kondom tidak memiliki efek samping. Setidaknya hingga saat ini belum ada laporan medis tentang dampak buruk bila pasangan sering menggunakan kondom saat melakukan hubungan suami istri. 


Berikut penjelasannya:


  • Pada kasus yang sangat jarang terjadi, salah satu efek samping kondom adalah timbulnya alergi baik pada pihak laki-laki ataupun perempuan. Alergi pada latex (bahan kondom) bisa menimbulkan reaksi rasa gatal, kemerahan, dan bengkak pada wilayah kontak dengan kondom. Biasanya keluhan akan terjadi segera sesudah penggunaan. Alergi lateks hanya terjadi pada beberapa orang tertentu dan jarang ditemukan. Oleh karenanya selama tidak menimbulkan reaksi alergi gatal setelah berhubungan intim, maka kondom tidak berbahaya. Jika Anda mengalami alergi ini, segera konsultasikan ke dokter. 


  • Kondom dapat robek atau terlepas saat digunakan. Terkadang pasangan suami istri mungkin tidak menyadari bahwa kondom telah robek pada saat berhubungan seksual. Jika terjadi hal ini, maka peluang terjadinya kehamilan atau tertularnya penyakit kelamin masih terbuka. Oleh karenanya, pastikan kondom yang Anda gunakan dalam keadaan baik dan pakailah dengan cara yang benar dan tepat 


  • Mempengaruhi Kenikmatan. Bahan kondom yang elastis, mengandung minyak, dengan bentuknya yang tipis serta tahan lama seringkali mempengaruhi kenikmatan dan membuat penggunanya merasakan tidak nyaman ketika sedang melakukan hubungan intim. Hal ini tidak sepenuhnya benar, para istri tak perlu takut dengan keberadaan minyak pada kondom. Minyak justru dapat memudahkan suami ketika melakukan penetrasi penis ke dalam vagina, sehingga keduanya tidak merasakan nyeri. Kondom juga dapat membantu meningkatkan kehidupan seksual dengan memperpanjang waktu ejakulasi. 

  


Pada dasarnya kondom memiliki kelebihan tersendiri bila dibandingkan dengan alat kontrasepsi lain, seperti spiral, pil KB, atau suntik. Tidak seperti kondom, alat kontrasepsi tersebut hanya dapat mencegah terjadinya kehamilan, namun tidak dapat mencegah penularan penyakit seksual. Oleh karenanya pahami penggunaan kondom secara tepat dan benar serta hilangkan berbagai persepsi negative yang selama ini Anda dengar.





Namun satu hal yang perlu diingat dan wajib digarisbawahi adalah kondom tidak boleh disalahgunakan. Kondom hanya boleh digunakan oleh pasangan suami istri yang sah. Adanya kondom sebagai alat pengaman bukan berarti melegalkan perilaku seks bebas.


Yang kerap terjadi saat ini adalah, karena kondom dapat mencegah terjadinya kehamilan dan mencegah penularan penyakit seksual, banyak orang menyalahgunakan pemakaiannya. Oleh karena itu, tanamkan sedini mungkin untuk berkata TIDAK pada perilaku seks bebas. karena hal itu merupakan kunci dasar untuk menghentikan tertularnya berbagai macam PMS. Mulai sekarang gunakan kondom secara bijak


Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang