Apakah anak dapat menjadi alasan untuk mempertahankan pernikahan?

Dilihat 840 • Ditanyakan lebih dari 1 tahun lalu
1 Jawaban 1

Pernikahan adalah jalinan suci yang kita ikrarkan, tidak hanya pada kedua orang tua dan kedua belah pihak keluarga besar, tapi langsung berhubungan dengan Sang Pencipta. Janji suci pernikahan merupakan ikatan yang sebaiknya tidak dilanggar, tapi kenyataannya banyak pernikahan yang tidak berlangsung harmonis dan dipenuhi dengan cekcok, sehingga terkadang perpisahan menjadi jalan satu-satunya yang harus ditempuh.


Menyatukan dua karakter yang berbeda memang sulit. Kadang muncul masalah yang tak terduga sehingga pernikahan jatuh ke ambang kehancuran. Ketika perpisahan menjadi pilihan yang paling mudah, banyak yang memilih bertahan demi anak-anak. Dengan alasan ini, tanpa kita sadari anak juga bisa turut berperan mempersatukan orang tuanya sebagai salah satu cara mempertahankan hubungan yang di ambang kehancuran. 


Banyaknya kasus pernikahan yang selalu melibatkan anak dalam masalah mereka. 

Seperti contoh kasus berikut ini: 


Aku telah menikah selama 23 tahun dan memilki 3 orang anak dengan banyak melewati kesulitan dan kemudahan. Inilah mengapa aku benar-benar memahami karena telah mengalaminya dalam bertahun-tahun pernikahanku.

Pernikahanku dengan seseorang yang tidak membuat bahagia dalam suatu hubungan suami isteri? Jika kamu telah melakukan semua yang kamu bisa dan kamu tetap memutuskan untuk berpisah, kamu harus yakin sepenuhnya dan mengetahui bahwa ini adalah yang terbaik untukmu, untuk anakmu, dan semua orang. Hanya kamu yang bisa memutuskan hal tesebut. Kalau aku, aku yakin bahwa aku tidak akan bertahan dalam suatu hubungan suami isteri demi anak. Seorang anak dapat mengetahui apabila orang tuanya tidak saling mencintai dan hanya menghitung waktu untuk berpisah. 


Kasus di atas menunjukkan bahwa mereka tidak bahagia tapi masih ingin bertahan demi anak-anak.


hubungan pernikahan


Mempertahankan Hubungan Pernikahan


Mempertahankan hubungan pernikahan tentunya sangat membutuhkan kesabaran agar kuat dalam menjalani bahtera rumah tangga yang penuh dengan cobaan. 

Hubungan yang sehat dilandasi dengan saling pengertian dan komunikasi yang baik antara suami istri. Namun selain komunikasi, ada beberapa cara agar hubungan langgeng yang lainnya, seperti:


  • Saling mencintai. Ini merupakan modal utama untuk menjalin hubungan ke tahap perkawinan. Jika pernikahan tidak didasari oleh cinta atau karena dijodohkan, maka kamu harus memahami sifat dan karakter pasanganmu. Cobalah belajar dan amati dari pengalaman-pengalaman keseharianmu dengan pasangan, misalnya cara berpakaian, masakan kesukaannya, hal yang tidak disukainya, dan hal-hal yang kecil yang membuatnya terkesan. Tunjukkanlah perasaan kita, baik dalam tindakan maupun ucapan dan jangan malu dalam mengungkapkannya.
  • Keterbukaan. Keterbukaan adalah cara mempertahankan hubungan yang paling penting setelah cinta. Pasangan suami istri sebaiknya saling terbuka satu sama lain, ceritakanlah segala yang ada mengganjal perasaan kita kepada pasangan, juga berbagilah ketika kita merasa bahagia. Komunikasi yang baik antara suami istri akan mempererat hubungan pernikahan, dan dengan cerita-cerita yang kita bagi dengan pasangan tiap hari tanpa sadar akan membuat kita mengenal mereka lebih dalam lagi, atau bahkan kita dapat mengetahui beberapa sisi pasangan yang tidak kita ketahui sebelumnya.


hubungan pernikahan


  • Saling menghormati satu sama lain. Sedekat apapun kita, pasangan harus menghormati pendapat yang diberikan oleh pasangannya, jangan semena-mena dan memaksakan pendapat atau keinginan kita sendiri. Memang suami adalah imam dalam keluarga yang wajib memberi nasehat pada istri, namun seorang suami juga bukan makhluk paling sempurna di bumi ini, suami tetap manusia biasa yang penuh kesalahan. Suami juga perlu mendengarkan saran dari seorang istri jika suami sudah melenceng dari jalur yang sebenarnya. Maka dari itu, saling menghormati satu sama lain sangat diperlukan demi sebuah hubungan yang harmonis.
  • Peduli kepada pasangan. Seorang pasangan selalu ingin selalu mendapat perhatian yang lebih dari pasangannya. Peduli pada hal-hal yang kecil misal tentang hari ulang tahunnya, memperhatikan adik-adiknya atau keluarganya, dan tentu saja kedua orang tuanya. Dari perhatian itu seseorang akan merasa bahwa pasangannya memperhatikan dia dan keluarganya, hal ini akan membuatnya bahagia. Selain itu, juga pedulilah terhadap keseharian pasangan, perhatikan ketika pasangan lelah sepulang kerja, membersihkan rumah, atau setelah mengurus anak-anak dan bantulah ia semampu kita. Terkadang hal-hal kecil mampu berubah menjadi sesuatu yang besar bila dilakukan di tempat yang tepat.
hubungan pernikahan


  • Sikap arif dan bijaksana, kearifan memang diperlukan pada sebuah hubungan suami istri dalam mengambil keputusan harus melihat sisi baik dan sisi buruknya agar kamu tidak terjebak dalam keptusasaan. Cobalah bicarakan berdua dengan pasanganmu jalan keluar mana yang terbaik dan kamu harus bisa merelakan pendapat kamu yang mungkin tidak disetujuinya. 

Demikian penjelasan di atas adalah cara mempertahankan hubungan agar tetap harmonis. Walaupun keretakan hubungan sudah berada di ujung tanduk tapi kalau kamu tetap bersabar dan mencoba memperbaikinya diiringi dengan doa maka hubungan yang terjalin akan tetap utuh.


hubungan pernikahan



Beberapa Cara Agar Hubungan Langgeng 


Ada beberapa tips cara agar hubungan langgeng antara lain:

  • Tidak berusaha mengubah kebiasaan dengan cara memaksa, mengubah kebiasan pasangan memang sulit, tapi kamu harus bisa menyiasatinya dengan bijak. Misalnya pasanganmu kelihatan jorok sedangkan kamu suka kebersihan. Jangan melakukan perubahan dengan cara mendadak, biarkan pasanganmu melakukan apa yang menjadi kebiasaannya. Beri mereka contoh bersih sehingga pasangan kamu akan mengikutinya seiring dengan berjalannya waktu. Saling menghormati pasangan akan menambah keharmonisan rumah tangga.
  • Fokus pada hal yang positif, tidak mencurigai pasangan terlalu berlebihan. Hal ini akan membuat pasanganmu akan semakin kesal, jadi ajaklah pasanganmu berbicara dengan santai sambil bercanda jika memang ada sesuatu yang mengganjal agar pasanganmu tidak sakit hati.
  • Selalu memuji pasangan, hal ini perlu dilakukan agar pasangan merasa bahagia, selalu tersenyum, dan berilah pelukan atau kecupan setiap hari.
hubungan pernikahan


Selain itu, cobalah untuk berkonsultasi dengan teman atau orang tua yang mempunyai pasangan yang harmonis. Pasangan yang mempunyai masalah dalam pernikahannya selalu mengkhawatirkan anak-anak apabila mereka akan memutuskan untuk berpisah. Dan tak jarang untuk mempertahankan hubungan demi anak-anak. 

Apalagi yang mempunyai anak perempuan yang nantinya akan mengalami suatu pernikahan. Ada juga yang berpisah karena egonya masing-masing tanpa peduli dengan kehadiran anak. Semua itu tergantung dari individunya sendiri. Semoga bermanfaat!



Terjawab lebih dari 1 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang