Apakah mungkin bayi tabung menjadi hal yang umum untuk pasangan yang mandul?

Dilihat 366 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Unlikely. For one, it's expensive. Even in places where it's relatively cheap, it's still thousands of dollars. And though insurance increasingly covers at least part of IVF treatment, insurance companies still require such treatment to be "medically necessary," which means at least a diagnosis of infertility. For another, even if money is no object, it's time-consuming, stressful, uncomfortable, invasive, and not without substantial risks. 


Sepertinya tidak.Yang pertama, biayanya sangat mahal. Bahkan di tempat - tempat yang biaya relatif murah saja biaya masih puluhan juta. Lagipula, meskipun ada asuransi yang meng-cover prosedur bayi tabung, perusahaan tetap mensyaratkan bahwa perawatan itu dibutuhkan secara medis, yang berarti, paling tidak kamu harus dinyatakan mandul. 


Bagi sebagian orang, kalaupun uang tidak jadi masalah, prosedur bayi tabung membutuhkan waktu yang lama, penuh tekanan, tidak nyama, invasif, dan tetap memiliki beberapa resiko. Kamu harus melakukan suntikan setiap hari dan di hari - hari lainnya kamu harus mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan usg vagina dan pemeriksaan darah sebuah prosedur dimana kamu harus dibius. 


Salah satu resikonya adalah rahim mungkin dapat terstimulasi secara berlebihan atau terlilit, yang bisa berakibat pada hilangnya rahim. Jadi, bisa saja nanti bayi tabung menjadi lebih umum dilakukan dibanding sekarang bagi pasangan - pasangan yang ingin menghemat waktu, menghindari cacat atau penyakit, atau menginginkan kriteria tertentu, tapi tidak akan benar - benar umum secara keseluruhan.

Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang