Apakah mungkin dua embrio bisa berkembang dengan baik di dalam satu uterus setelah proses In Vitro Fertilization (Bayi Tabung)?

Dilihat 425 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

fase kehamilan


Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigot yang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosis untuk menghasilkan organisme multi seluler. Hasil dari proses ini disebut Embrio. Embrio adalah sebuah eukariota diploid multisel dalam tahap paling awal dari fase kehamilan.


Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya. Dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (misalnya, dalam kasus kembar, atau triplet/kembar tiga). Fase kehamilan sering ingin diketahui para ibu hamil untuk memastikan keadaan janin yang dikandungnya tetap baik-baik saja. Bagi mereka yang memiliki budget lebih, tentu bisa melakukan pemeriksaan USG setiap bulan untuk dapat melihat bentuk dan perkembangan calon bayinya tersebut. Namun, bagi mereka yang merasa pemeriksaan USG tidak perlu dilakukan terlalu sering, mengetahui perkembangan janinnya dapat dilakukan dengan membayangkannya sesuai dengan perkembangan janin dari bulan ke bulan pada umumnya.


Sehubungan dengan yang disinggung diatas mengenai "dalam kehamilan dapat terjadi banyak gestasi (Gestasi adalah dikandungnya embrio atau fetus di dalam kandungan. Selama kehamilan, dapat mengalami lebih dari satu gestasi pada saat yang sama (gestasi ganda)".


Konsep terbentuknya kehamilan dengan anak kembar adalah jika pada saat ovulasi sel telur yang keluar lebih dari satu (dua) dan pada saat itu terjadi pembuahan oleh sel sperma pada masing-masing sel telur. Pada sesi ini akan kita ketahui cara membuat anak kembar, beberapa diantaranya adalah dengan mengkonsumsi susu dan ubi-ubian. Pada beberapa kasus yaitu suku di Afrika yang selalu mengkonsumsi ubi liar atau singkong (cassava) berkolerasi dengan angka kelahiran 4 kali lebih tinggi daripada rata-rata global. Nutrisi dalam ubi ubian diyakini dapat merangsang ovarium untuk memproduksi lebih dari 1 sel telur selama ovulasi.


cara membuat anak kembar

Selain itu ada pula susu yang menjadi salah satu cara membuat anak kembar. Sebuah studi yang dilakukan oleh spesialis kesuburan terkemuka menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi produk susu selama rentang waktu perencanaan kehamilan akan meningkatkan kesempatan mereka untuk memiliki anak kembar sebanyak 5 kali dibanding wanita yang tidak melakukannya.Diduga Insulin-like Growth Factor (IGF), yang diproduksi di hati sapi, yang mendasari fenomena ini.


Anak kembar adalah dua atau lebih individu yang membagi uterus yang sama dan biasanya, tapi tidak selalu, dilahirkan dalam hari yang sama. Pada manusia, ibu dengan kandungan yang membawa bayi kembar dengan demikian akan mengalami persalinan berganda dan biasanya masa mengandung yang lebih singkat (34 sampai 36 minggu) dari pada kehamilan bayi tunggal. Karena kelahiran prematur biasanya memiliki konsekuensi kesehatan kepada bayi,  kelahiran kembar seringkali ditangani secara khusus yang agak berbeda daripada kelahiran biasa.


Apakah Mungkin Dua Embrio Bisa Berkembang dengan Baik didalam Satu Uterus setelah Proses Bayi Tabung?


Dewasa ini, manusia telah mengembangkan sebuah proses pembuahan diluar tubuh sang ibu/wanita. Proses tersebut disebut Fertilisasi in vitro atau pembuahan in vitro atau sering disebut bayi tabung. Ini adalah suatu proses pembuahan sel telur oleh sel sperma di luar tubuh sang wanita: in vitro ("di dalam gelas kaca").


Proses ini melibatkan pemantauan dan stimulasi proses ovulasi seorang wanita, mengambil suatu ovum atau sel-sel telur dari ovarium (indung telur) wanita itu dan membiarkan sperma membuahi sel-sel tersebut di dalam sebuah medium cair di laboratorium. Sel telur yang telah dibuahi (zigot) dikultur selama 2–6 hari di dalam sebuah medium pertumbuhan dan kemudian dipindahkan ke rahim wanita yang sama ataupun wanita yang lain, dengan tujuan menciptakan keberhasilan kehamilan.


proses ovulasi

Fertilisasi manusia adalah proses yang sangat rumit dengan banyak langkah yang terjadi dalam waktu singkat. Definisi ini tidak serumit prosesnya. Fertilisasi manusia pada dasarnya adalah perpaduan dari telur dan sperma menghasilkan zigot. Banyak dari kalangan peneliti medis yang pada waktu itu mengembangkan penelitiannya mempertanyakan "Apakah mungkin dua embrio bisa berkembang dengan baik didalam satu uterus setelah proses In Vitro Fertilization (BayiTabung)?"


Saat menjalani prosedur IVF (Fertilisasi in vitro), sel telur akan diambil dari ovarium dan dibuahi oleh sperma, seluruh proses ini dilakukan di laboratorium. Setelah itu sel telur yang sudah dibuahi, atau disebut embrio, akan ditanamkan kembali ke rahim untuk kemudian dibiarkan tumbuh dan berkembang layaknya janin pada umumnya. Saat menjalani IVF, biasanya lebih dari satu embrio akan ditanamkan di rahim untuk meningkatkan kemungkinan program tersebut berhasil, tetapi bisa juga setelah itu lebih dari satu embrio yang tumbuh menjadi janin. Inilah yang menyebabkan kehamilan kembar pada mereka yang menjalani program IVF. Menurut NHS Choices, pada pembuahan secara normal akan dihasilkan 1 kehamilan kembar dari 80 kehamilan. Tetapi dengan IVF, dua embrio bisa berkembang dengan baik didalam satu uterus dan kemungkinan terjadi kehamilan kembar adalah 1 banding 5.


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang