Apa penyebab mimisan dan bagaimana cara mengobatinya?

Dilihat 2,43 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Apakah anda pernah atau bahkan sering mengalami mimisan


Menurut sebuah jurnal penelitian, bahwa setiap orang pasti pernah mengalami mimisan minimal satu kali dalam hidupnya. Mimisan bisa dialami oleh segala usia baik anak-anak, dewasa, maupun orang tua. Mimisan atau dalam istilah medisnya disebut epistaksis yaitu suatu kondisi yang ditandai dengan keluarnya darah melalui lubang hidung. 


Penyebab mimisan umumnya terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang letaknya berada pada bagian nasofaring. Dinding dalam hidung kita penuh dengan pembuluh darah halus yang terletak mendekati lapisan kulit sehingga mudah pecah dan terjadilah mimisan pada seseorang. 


Yuk, kita pelajari tentang beberapa penyebab mimisan dan cara mengobati mimisan


Mimisan




Jenis-Jenis Mimisan 



Pada saat mimisan darah atau terjadi hidung berdarah dapat keluar melalui salah satu atau kedua lubang hidung, dengan waktu dan frekuensi yang berbeda-beda untuk setiap orangnya. Sebagian orang mengalami mimisan yang keluar secara spontan, ringan, dan hanya terjadi beberapa detik atau menit saja dan biasanya akan berhenti dengan sendirinya. Tetapi ada juga yang sukar untuk berhenti dan kerap terjadi berulang kali. 


Ada dua jenis mimisan atau episktasis yaitu: epistaksis anterior dan epistaksis posterior. Pada jenis epistaksis anterior pendarahan terjadi di bagian depan hidung, pada mimisan jenis ini darah yang keluar tidak terlalu banyak dan dapat berhenti dengan sendirinya dan mudah ditangani. 


Sedangkan pada epistaksi posterior, pendarahan berasal dari bagian belakang hidung (di antara langit-langit mulut dan rongga hidung), pada mimisan jenis ini darah keluar sangat banyak dan jarang berhenti spontan sehingga membutuhkan penanganan yang lebih lanjut. 


Cara mengobati mimisan sangat tergantung dari penyebabnya, dan penyebab mimisan ada beragam. Tidak perlu panik jika terjadi pada diri kita atau keluarga terdekat, cukup kenali penyebabnya terlebih dahulu.


Penyebab mimisan




Hal-Hal yang Menyebabkan Mimisan



Ada banyak penyebabnya, tetapi pada setiap orang bisa berbeda-beda penyebabnya. 


Beberapa hal yang dapat menyebabkan mimisan adalah sebagai berikut: 


1. Terlalu Keras Saat Membuang Ingus


Di saat flu atau pilek maka mukosa hidung akan menghasilkan banyak cairan lendir yang akan menghambat pernapasan. 


Untuk meringankan kembali pernapasan, ingus yang menghalangi harus segera dikeluarkan namun terkadang saat mengeluarkan ingus terlalu keras dapat menyebabkan pembuluh darah pada dinding hidung pecah, sehingga dapat mengakibatkan mimisan.



2. Terlalu Dalam Saat Mengorek Hidung


Mengorek hidung terlalu dalam dan berlebihan ternyata termasuk ke dalam salah satu penyebab mimisan. Kenapa demikian? Karena jari yang masuk terlalu dalam dapat merusak pembuluh darah di dalamnya, sehingga menyebabkan mimisan. Maka dari itu, saat mengorek hidung atau membersihkan hidung dianjurkan untuk tidak memasukan jari tangan anda terlalu dalam.



3. Sinusitis


Sinusitis merupakan gangguan kesehatan yang kronis, penyakit sinusitis bisa menimbulkan gejala pendarahan pada hidung seperti mimisan pada penderitanya. Untuk mengetahui secara pasti bahwa anda terdiagnosis penyakit ini, anda perlu memeriksakan diri anda ke dokter.



4. Perubahan Suhu


Suhu yang terlalu panas atau dingin dapat memicu mimisan karena hidung cenderung membawa udara yang kering, hidung yang kering akan lebih mudah terluka dan terinfeksi dan pada akhirnya menyebabkan pendarahan yang terjadi akibat perubahan udara yang drastis.



5. Alergi


Terjadi mimisan karena bentuk reaksi alergi terhadap sesuatu sehingga dapat menyebabkan pembuluh kapiler menjadi terbuka dan akibatnya dapat mengakibatkan keluarnya darah dari lubang hidung.


Salah satu penyebab mimisan


6. Penggunaan Alkohol dan Obat-obatan


Alkohol dan obat-obatan terlarang terutama jenis yang dihirup seperti kokain, dapat menjadi penyebab mimisan. Karena kokain yang dihirup masuk ke dalam tubuh dapat menimbulkan iritasi. Sementara pada alkohol dapat menghentikan pembekuan darah dan melebarkan pembuluh darah sehingga bisa menyebabkan mimisan.


7. Hidung bengkok


Kelainan bentuk hidung yang bengkok ini, bisa karena keturunan atau cidera Terjadi partisi antara saluran hidung, menjadi bengkok dan keluar dari posisi normalnya. 

Kelainan ini dapat menggangu aliran udara normal di dalam hidung, selain itu hidung bengkok dapat menghambat saluran hidung, sehingga memudahkan benda asing masuk ke dalam hidung. Kelainan hidung bengkok ini sangat rentang mengakibatkan cedera di dalam bagian hidung sehingga bisa menyebabkan mimisan.



8. Adanya tumor di Dalam Rongga Hidung


Mimisan ini terjadi apabila seseorang menderita tumor di dalam rongga hidung salah satunya adalah angiofibroma. Tumor ini biasa ditemukan pada anak usia muda atau dewasa. Ketika tumor semakin membesar, tumor tesebut bisa menyebabkan tertutupnya saluran pernapasan dan menekan pembuluh darah hingga pecah dan mengalir ke luar.



9. Penggunaan Obat-Obatan Tertentu


Mimisan juga bisa terjadi akibat dari penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, antikoagulan, atau obat pelega pernapasan yang berlebihan. Untui itu, batasilah dosis dalam mengonsumsi kategori obat-obatan tersebut agar mimisan tidak semakin sering terjadi.


Cara mengatasi mimisan



Cara Menghentikan Mimisan


Ketika terjadi mimisan banyak orang yang tidak mengetahui bagaimana cara mengobati mimisan. Padahal mengobati mimisan sangatlah mudah jika kita mengetahui cara yang tepat, kita juga bisa mengaplikasikannya kepada seseorang yang terkena mimisan sebagai pertolongan pertama. Hal ini akan berguna agar darah saat mimisan tidak keluar terlalu banyak. Berikut adalah beberapa cara terbaik untuk menghentikan mimisan yang bisa kita lakukan:


  • Duduk pada posisi tegak dan jepit kedua lubang hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk. Posisi duduk dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung sehingga dapat mengurangi pendarahan. 
  • Bungkukan tubuh sedikit kedepan, agar darah yang keluar dari hidung tidak masuk ke tenggorokan. 
  • Keluarkan dan buang darah yang mengalir ke mulut. Karena darah yang tertelan kedalam perut dapat menimbulkan mual serta muntah. 
  • Jepitlah hidung dengan ibu jari dan telunjuk selama lebih kurang sepuluh menit, hal ini akan memberikan tekan pada sumber pendarahan sehingga menghentikan darah. Bernapaslah melalui mulut agar darah tidak terhirup kedalam hidung. 
  • Gunakan kompres dingin atau dengan cara meletakan es batu pada pangkal hidung agar memperlambat pendarahan. 
  • Daun sirih bisa digunakan sebagai cara mengobati mimisan yang ampuh. Gulung selembar daun sirih dan masukkan ke dalam hidung yang berdarah.

Mimisan yang menandakan suatu penyakit


Mimisan yang Tidak Normal dan Berbahaya



Sebagian dari kita mungkin mengalami mimisan berulang kali. Hidung berdarah lebih banyak terjadi dari bagian pusat hidung yang disebut septum. Ada anastomosis pada pembuluh darah di bagian anterior spetum yang dikenal sebagai area kecil atau zona berbahaya hidung yang seringkali berdarah ketika terjadi benturan pada hidung.

 

Kebanyakan hal itu spontan terjadi secara alami akhibat udara kering, cuaca panas atau selama berolahraga terlalu bersemangat. Setetes atau dua tetes darah tak lebih dari 2-3 menit bisa pulih normal dan dikontrol. Jika lebih dari itu, cukup jepit bagian anterior hidung anda, tundukkan kepala anda ke depan dan tunggu 5 menit. Itu akan berhenti. 


Jangan berbaring lurus atau mendongakkan kepala, karena akan menciptakan ruang kosong negatif yang menyedot hingga membuat lebih banyak pendarahan. 


Jangan panik. Karena akan meningkatkan tekanan darah anda dan menyebabkan pendarahan lebih banyak. Setelah 5 menit cek kembali. Jangan lakukan posisi seperti hendak membuang ingus, usap saja tetesan darahnya. 


Tanda mimisan yang berbahaya

Jika masih berlanjut, letakkan beberapa kotak es di atas hidung anda, itu akan menyempitkan pembuluh darah dan menghentikan pendarahan. Jika masih berlanjut juga, maka pergilah ke dokter, karena dokter harus mengecek tekanan darah anda dan hanya dengan mengontrolnyalah kita bisa menghentikan mimisan. 


Jika secara alami itu terulang kembali, maka lebih baik segeralah ke dokter meskipun darah yang keluar sedikit. Cukup dengan pemeriksaan lokal, dokter bisa melihat area merah di dalam hidung anda, dan dengan bantuan perak nitrat, kita bisa melakukan kauterisasi pada pembuluh darah tersebut. Tetesi air garam ke dalam hidung anda untuk membuatnya lembab, karena keringnya mucosa menyebabkan pendarahan berulang yang lebih banyak. 


Mimisan dikatakan berbahaya atau tidak normal apabila: 


  • Darah yang keluar sangat banyak dan berlangsung lebih dari 30 menit.
  • Frekuensi mimisan yang sering atau beulangi-kali. 
  • Ketika mimisan diikuti dengan kesulitan bernapas atau detak jantung yang cepat.
  • Mimisan terjadi pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. 
  • Lemah dan pingsan sebelum atau selama mimisan. 
  • Kulit berubah pucat 
  • Ketika mimisan diikuti dengan pendarahan dari selain lubang hidung, seperti dalam urin atau feses. 
  • Apabila sedang mengonsumsi obat pengencer darah, seperti aspiri atau warfarin. 
  • Memiliki penyakit yang berhubungan dengan pembekuan darah, seperti penyakit ginjal, hati atau hemofhilia (ketidakmampuan darah untuk membeku).
  • Mimisan yang terjadi setelah mengalami cidera.  
  • Muntah darah karena menelan banyak darah.
 Cara mencegah mimisan


Cara Mencegah Mimisan



Lalu bagaimana cara untuk mencegah mimisan? Berikut adalah caranya:


  • Jangan mengorek hidung terlalu dalam.
  • Jangan membuang ingus terlalu keras. 
  • Menjaga suhu ruangan tempat tinggal sehari-hari, agar tidak terlalu dingin maupun terlalu panas. 
  • Banyak makan sayuran dan buahan untuk memperkuat selaput lender hidung.
  • Jauhkan benda-benda pencetus alergi di rumah. 
  • Gunakan masker di tempat yang berpolusi. 
  • Jangan merokok, dan menjauh dari orang yang sedang merokok.
  • Selalu jaga kesehatan dan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi serta dengan dibarengi rajin berolahraga.

-


Demikianlah beberapa penjelasan tentang mimisan dan cara mencegahnya. Walaupun mimisan adalah sebuah gejala ringan, namun mimisan yang tidak wajar, bisa jadi menjadi tanda tubuh anda dihinggapi penyakit tertentu. 


Mungkin anda tidak tahu, tapi penyakit hipertensi menyebabkan mimisan. Untuk itu, jangan pernah anggap remeh jika mimisan cukup sering terjadi diiringi dengan beberapa gejala lain seperti pusing dan mual.


Pola makan dan gaya hidup juga bisa mempengaruhi seseorang untuk terkena mimisan, jadi mulai sekarang cintailah hidup sehat untuk kebahagiaan anda di masa sekarang dan di masa depan lagi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda!!

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang