Apakah nyamuk bisa menyebarkan HIV/AIDS?

Dilihat 377 • Ditanyakan 9 bulan lalu
1 Jawaban 1

Tidak.

Parasit yang menggunakan nyamuk untuk berpindah dari inang ke inang lain (seperti malaria) sudah mengembangi jalan khusus untuk menghindari (atau bahkan memakai) proses pencernaan dari nyamuk predator. Partikel HIV (virion), akan tetapi, hanya sekedar makanan untuk nyamuk dan dicerna, membuatnya tidak bisa menginfeksi orang yang berkontak dengan nyamuk.


Apa yang terjadi kalau beberapa selamat?

Pertama, badan pencernaan nyamuk tidak seperti suntikkan, tapi struktur yang kompleks yang mana makanan masuk dalam satu jalan dan saliva keluar dengan saluran yang berbeda. Jadi saat seseorang terinfeksi oleh HIV menggunakan suntikkannya, analogikan dengan suntikkan mekanis yang tidak akurat.


Kedua, virion tidak cukup untuk memulai infeksi di orang lain. Ya, teorinya hanya butuh satu, tapi alasan HIV menyebar dari orang satu ke orang yang lain karena jumlah yang tipis dari partikel virus selama sex, transfusi darah. Menurut beberapa riset,”individu bebas HIV haruss tergigit oleh 10 juta nyamuk yang membawa HIV untuk mendapatkan satu unit HIV dari mulut nyamuk yang terkontaminasi”. Tetap ingat kalau tidak setiap virion yang datang ke inang baru bisa terkena infeksi, kemungkinan terkena infeksi melalui bagian mulut nyamuk dekat dengan nol.


Jadi, sejauh nyamuk mendekat, kamu harusnya takut oleh beberapa penyakit berikut. Beberapa dari ini lebih parah dari HIV, jadi fokusmu berpindah kea rah akuisisi mustahil dari HIV melalui nyamuk adalah hasil dari tidak lebih dari panic HIV, yang berakar dari kebohongan, rasis dan ide homofobik tentang tipe orang yang terkena penyakit.


Penyakit dari nyamuk

Malaria

Chikungunya

Cacing hati anjing

DBD

Demam kunging

Encephalitis timur

Encephalitis st.louis

Encephalitis LaCrisse

Encephalitis barat

Virus nil barat.


Terjawab 9 bulan lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang