Apakah obat HIV yang baru dipublikasikan juga dapat mengobati herpes?

Dilihat 3,34 rb • Ditanyakan lebih dari 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Jika saya dihadapkan di depan senapan untuk menjawab, saya akan bilang "tidak". Alasannya karena vorinostat menginduksi diferensiasi sel. Seperti yang sudah didiskusikan sebelumnya, HIV akan tetap tersembunyi di dalam memori CD4+ atau T-sel. Alasan kenapa dia tidak berada di sekitar sel yang aktif adalah karena faktor turunannya yang bekerja pada sel-sel tersebut membuat virus ditranskripsikan, yang pada akhirnya menjadi apoptosis. T-sel yang aktif merupakan T-sel yang lebih terdiferensiasi.

Pada artikel ulasan di bawah, terdapat tabel yang menunjukkan faktor turunan yang dibutuhkan untuk mengekang diferensiasi ini - yang mana semuanya dikendalikan paling tidak secara sebagian oleh HDAC tertentu (1 atau 2 faktor yang menghambat diferensiasi sel). Jika kita menghilangkan faktor tersebut, maka sel dapat berdiferensiasi, yang mengakibatkan transkripsi dari virus dan lisis dari sel - dimana antiretroviral standar dari berdampak pada HIV.

Menurut saya itu merupakan metode yang luar biasa. Secara teknis, di dalam vivo data tidak terdapat informasi mengenai aktifitas dari vorinostat di dalam astrocyctes (sel sistem saraf yang dapat terinfeksi HIV), namun dalam vitro data dapat dilihat bagaimana hal tersebut mengaktivasi astroyctes.

Sebuah ulasan yang baik yang mendiskusikan zat yang mencegah pertumbuhan HDAC dalam HIV, dan sumber dari berbagai hal yang disebutkan di atas dapat dilihat di sini

Herpes simplex merupakan virus lentiviral RNA seperti halnya HIV, namun infeksi dari herpes tersebut terbatas hanya pada sel saraf. Metode tersebut juga paling tidak berdasarkan pada RNA dan beberapa faktor transkripsi yang muncul bergantung pada saraf, dan bukannya melibatkan faktor - faktor yang lebih umum seperti NFkB, yang ada di dalam transkripsi HIV. Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai infeksi tersebut dari herpes dengan melihat article Wiki di sini.

Saya dapat mengatakan bahwa berbeda dengan memori sel CD4, sistem saraf tidak terdiferensiasi menjadi sesuatu yang lebih lanjut. Hal ini juga berkaitan dengan fakta bahwa mekanisme yang berbeda untuk yang berjalan pada latency/lysogeny membuat saya menyimpulkan bahwa vorinostat and zat penghambat pertumbuhan HDAX lainnya tidak akan bekerja untuk menarik infeksi herpes.

Mulai dari ukuran genom (HIV memiliki genom sekita 10 kilobase dan herpes simplex sekita 150 kilobase) sampai dengan metode lysogeny, kedua virus tersebut sangat berbeda.

Terjawab lebih dari 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang