Apakah obesitas adalah penyakit yang akan membunuh masyarakat?

Dilihat 1,03 rb • Ditanyakan sekitar 2 tahun lalu
1 Jawaban 1

Saya tak tahu apakah saya menyebutnya "membunuh" masyarakat. Saya akan mengatakan itu adalah masalah yang sangat serius. Saya menghabiskan banyak kehidupan dewasa saya dengan overweight atau obese. Empat tahun lalu saya kehilangan 130 pon dan tetap seperti itu hingga saat ini. Saya melakukan ini dengan berubah ke perencanaan makanan yang seimbang. Para dokter memberitahu saya itu bukanlah suatu masalah apakah saya memiliki serangan jantung, masalahnya adalah kapan. Kolesterol saya meroket tinggi - berkali-kali itu begitu tinggi sampai tak terbaca. Tekanan darah saya tinggi sekali dan berbahaya. Saya mengalami pre-diabetes. Saya sering mengalami masalah punggung, lutut, dan kaki. Saya baru saja memeriksaan fisik saya minggu lalu. Kolesterol saya "luar biasa". Tekanan darah saya rendah. Gula darah dan hal-hal lainnya dalam darah saya baik. Punggung dan persendian saya tak lagi menyebabkan masalah. Juga, saya mengamati adanya peningkatan substansial dalam ketajaman mental, konsentrasi, dan daya ingat. Saya memiliki lebih banyak energi. Saya rasanya hanya sakit karena hal-hal lainnya seperti demam dan flu. (Sebenarnya tak semuanya - sekali demam dalam empat tahun).


Tentu saja, saya jauh lebih bahagia. Saya tak tahu berapa banyak uang yang telah dihemat - dengan tidak mengkonsumsi obat kolesterol karena peralihan adalah suatu tabungan langsung dalam biaya pelayanan kesehatan saya. Saya belum pernah dirawat akibat serangan jantung, kondisi jantung, stroke, diabetes, atau lebih jauh lagi masalah punggung dan persendian. Berapa banyak biaya untuk membalikkan semua permasalahan itu? Tak ada. Nol. Zilch. Nada. Yah, sebenarnya itu mengurangi satu konsumen dari pabrik pembuat makanan siap saji, junk food, dan makanan olahan - tapi begitulah. Dan mereka akan baik-baik saja - mereka mendapat subsidi pemerintah.


Saya makan makanan reguler, kebanyakan dari toko bahan makanan lokal dan pasar para petani. Banyak makanan-makanan berasal dari tanaman, dan banyak sayuran mentah dan buah di setiap makanan. Masalah obesitas sangat sederhana untuk dipecahkan tapi nyaris tidak mungkin. Itulah bagian sedihnya. Sebagus-bagusnya, pemerintah membantu masalah ini dengan satu tangan sedangkan tangan lainnya menyulut api lainnya. Kita tak mengijinkan perusahaan tembakau menunjukkan iklan di televisi dan mereka harus memberi label peringatan besar di kemasan, tapi kita mengijinkan "makanan besar" memasarkan sirup jagung tinggi fruktosa (soda), junk food (termasuk sarapan sarat gula "sereal"), dan makanan cepat saji secara langsung pada anak-anak muda dan orang tua mereka. Ada solusi disana. Saya hanya tidak merasa setiap orang yang memiliki kekuasaan benar-benar ingin mencarinya.

Terjawab sekitar 2 tahun lalu
Kau memiliki jawaban yang lebih baik?
Tulis jawaban sekarang